HIMAPALI Sumsel 2025 Ditutup Penuh Semangat, Mahasiswa Didorong Jadi Mitra Strategis Pemerintah
PALI, bidiksumsel.com – Tiga hari penuh pembelajaran, diskusi, dan refleksi telah dituntaskan oleh para mahasiswa Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa PALI (HIMAPALI) Sumatera Selatan. Pada Senin (7/7/2025), acara penutupan Pelantikan dan Seminar HIMAPALI sekaligus pembukaan Latihan Dasar Organisasi (LDO) resmi digelar di Gedung Baru DPRD Kabupaten PALI.
Acara ini tak hanya menjadi simbol regenerasi kepengurusan HIMAPALI, tapi juga mencerminkan semangat baru pemuda PALI dalam berkontribusi aktif untuk pembangunan daerah.
Sejak Sabtu (5/7/2025), kegiatan HIMAPALI berlangsung aman dan tertib. Pada puncak penutupan, pengamanan ekstra ketat dikerahkan oleh jajaran Polres PALI dan Polsek Talang Ubi. Berdasarkan Surat Perintah Nomor: Sprin / 252 / VI / PAM.3.2 / 2025, sebanyak 35 personel gabungan diturunkan, terdiri dari 28 anggota Polres dan 7 personel Polsek.
Pengamanan ini langsung dikomandoi oleh Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, S.H., bersama Kabag Ops serta sejumlah pejabat utama Polres PALI.
“Kami pastikan acara berlangsung tanpa gangguan. Ini bentuk nyata negara hadir dalam mendukung ruang demokrasi yang sehat, apalagi bagi mahasiswa yang sedang belajar berorganisasi,” ujar AKP Ardiansyah.
Wabup PALI : HIMAPALI Bukan Hanya Agen Perubahan, Tapi Mitra Pemerintah
Sorotan utama dalam penutupan HIMAPALI Sumsel 2025 datang dari Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, S.H., yang hadir langsung menutup kegiatan tersebut secara resmi. Dalam sambutannya yang penuh semangat, Wabup menggarisbawahi pentingnya posisi mahasiswa bukan hanya sebagai agen perubahan, tapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
“Jangan hanya mengkritik dari luar. Jadilah jembatan aspirasi rakyat, jadilah penggerak solusi. HIMAPALI harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya di ruang-ruang diskusi,” tegasnya di hadapan ratusan mahasiswa dari berbagai kampus.
Wabup juga mengajak HIMAPALI untuk merancang program kerja yang nyata dan menyentuh masyarakat akar rumput, seperti pendampingan UMKM, pendidikan hukum di desa, hingga advokasi kesehatan dan sosial.
Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh daerah, di antaranya Kepala Dinas Koperasi dan UKM PALI, Rohman, S.Pd., M.Pd., Ketua Umum HIMAPALI Sumsel, Aki Mushola, serta sejumlah pelajar dan tokoh masyarakat.
Sementara itu, Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui pernyataan Kapolsek Talang Ubi, mengapresiasi seluruh peserta dan panitia HIMAPALI atas kelancaran kegiatan.
“Kami mendukung penuh ruang-ruang ekspresi intelektual yang damai dan bertanggung jawab. HIMAPALI menunjukkan bahwa organisasi mahasiswa bisa bersikap kritis tanpa kehilangan nilai-nilai santun,” tutur AKP Ardiansyah.
Ia juga menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan baik secara terbuka maupun tertutup, sebagai bagian dari upaya memastikan kenyamanan seluruh pihak yang hadir.
Penutupan HIMAPALI tahun ini bukan sekadar seremoni, melainkan juga momentum regenerasi. Para pengurus baru resmi dilantik dan siap mengemban tugas keorganisasian di tahun berjalan. Acara ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan sesi foto bersama yang memperlihatkan keakraban antara mahasiswa, pejabat pemerintah, dan aparat keamanan.
Raut wajah ceria dan semangat terlihat jelas dari para peserta. Tak sedikit dari mereka yang mengaku mendapatkan banyak wawasan baru selama tiga hari kegiatan berlangsung.
“Latihan Dasar Organisasi benar-benar membuka pikiran kami. Ternyata menjadi mahasiswa bukan hanya soal kuliah, tapi juga soal kebermanfaatan nyata bagi masyarakat,” ujar salah satu peserta.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan HIMAPALI Sumsel 2025, harapan besar turut dititipkan : agar para mahasiswa PALI menjadi generasi yang berani berpikir, kritis dalam bertindak, dan bijak dalam bersuara. HIMAPALI diharapkan menjadi katalisator perubahan sosial, mitra kritis pemerintah, sekaligus pembela kepentingan masyarakat bawah.
“PALI membutuhkan mahasiswa yang tidak hanya lantang di podium, tapi juga hadir di lapangan. HIMAPALI harus jadi contoh organisasi yang berintegritas, inklusif, dan penuh manfaat,” pesan penutup dari Wabup Iwan Tuaji.
Dengan semangat yang menyala dan dukungan dari semua pihak, HIMAPALI Sumsel 2025 resmi ditutup dengan kesan mendalam : mahasiswa bukan sekadar pelaku perubahan, tapi juga harapan masa depan PALI. (es)










