PALI, bidiksumsel.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Firdaus Hasbullah, S.H., M.H, dinobatkan sebagai “Legislator Paling Komunikatif” oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten PALI. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026, Senin (9/2/2026).
Predikat itu diberikan kepada Firdaus Hasbullah yang merupakan politisi dari Partai Demokrat, sebagai bentuk apresiasi atas perannya dalam membangun komunikasi yang baik serta menjaga sinergitas dengan insan pers di Kabupaten PALI.
Dalam piagam penghargaan yang diserahkan, PWI PALI menilai Firdaus Hasbullah sebagai sosok yang aktif, terbuka, dan responsif terhadap kebutuhan informasi publik, terutama dalam hal hubungan kerja antara lembaga legislatif dan media.
“Firdaus Hasbullah sangat komunikatif dalam menjaga sinergitas dengan insan pers di Kabupaten PALI,” demikian tertulis dalam piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Ketua PWI PALI, J. Sadewo, S.H., M.H.
Menanggapi penghargaan tersebut, Firdaus Hasbullah menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus PWI Kabupaten PALI. Ia mengaku penghargaan tersebut menjadi penyemangat sekaligus pengingat agar dirinya terus menjaga komunikasi yang sehat dan transparan.
“Penghargaan ini bukan sekadar gelar, tapi pengingat bahwa komunikasi yang jujur, terbuka, dan berpihak pada masyarakat selalu menemukan jalannya,” kata Firdaus Hasbullah.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara pejabat publik dan insan pers merupakan bagian penting dalam membangun pemerintahan yang terbuka. Ia menilai pers memiliki peran strategis dalam menjaga demokrasi, mengawal kebijakan, serta menjadi jembatan informasi bagi masyarakat.
Firdaus juga menegaskan bahwa sejak dipercaya menjadi wakil rakyat, ia telah berkomitmen untuk menjalankan tugas sebagai legislator secara menyeluruh. Bukan hanya hadir dalam rapat atau ruang sidang, namun juga memastikan aspirasi masyarakat benar-benar tersampaikan.
Firdaus Hasbullah menekankan bahwa tugas legislator tidak bisa dibatasi pada kegiatan formal semata. Menurutnya, wakil rakyat harus hadir di tengah masyarakat, mendengar keluhan, menjawab pertanyaan publik, serta mampu menjelaskan kebijakan dengan bahasa yang mudah dipahami.
“Menjadi legislator bukan hanya soal hadir di ruang sidang, tetapi juga soal mendengar, menjawab, dan menyampaikan suara rakyat, baik secara langsung maupun melalui ruang-ruang komunikasi publik,” tegasnya.
Ia juga menilai bahwa ruang komunikasi publik saat ini tidak hanya terbatas pada pertemuan tatap muka, tetapi juga melalui media massa, media online, hingga kanal digital lainnya. Karena itu, keterbukaan informasi menjadi hal yang semakin penting.
Pemberian penghargaan dari PWI PALI ini sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga legislatif dengan insan pers. Dalam konteks daerah, hubungan yang baik antara media dan pejabat publik dinilai mampu mempercepat penyebaran informasi yang benar, menghindari kesalahpahaman, serta menjaga iklim demokrasi tetap sehat.
HPN 2026 menjadi momentum refleksi bahwa pers bukan hanya mitra kerja pemerintah, namun juga pilar penting dalam pengawasan publik. Karena itu, penghargaan ini juga menjadi pesan bahwa pejabat publik yang terbuka terhadap pers akan lebih mudah menjembatani aspirasi masyarakat.
Di akhir pernyataannya, Firdaus Hasbullah menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan semata-mata untuk dirinya pribadi. Ia menyebut, apresiasi itu juga merupakan bentuk penghargaan atas sinergi yang selama ini terjalin antara DPRD PALI dan insan pers.
“Jika hari ini upaya itu diapresiasi, maka sesungguhnya penghargaan ini milik kita bersama,” pungkasnya.
Dengan penghargaan tersebut, Firdaus Hasbullah berharap hubungan komunikasi yang baik antara pejabat publik dan insan pers di Kabupaten PALI terus terjaga. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran secara terbuka, demi kepentingan masyarakat Kabupaten PALI. (bd)









