Ketika Cinta Berhadapan dengan Keluarga dan Keyakinan, Ibadah & Cinta Tayang 24 September

Salah satu pemeran utama film Ibadah dan cinta, Berlliana Lovell saat diwawancara dibioskop PS Palembang/(bidiksumsel.com/red)

Palembang, bidiksumsel.com – Setelah membangun rasa penasaran melalui berbagai materi promosi, Film Ibadah & Cinta siap menyapa penonton di seluruh bioskop Indonesia mulai 24 September 2026.

Film garapan sutradara Jastis Arimba tersebut menghadirkan drama romantis yang tidak hanya berkutat pada hubungan asmara antartokoh, tetapi juga membawa penonton menyelami persoalan keluarga, keikhlasan, keyakinan, serta pilihan-pilihan yang harus dihadapi seseorang dalam perjalanan hidup.

Menjelang penayangannya, film yang diproduksi oleh Sinemata Buana Kreasindo ini menawarkan kisah yang berupaya menghadirkan kedekatan emosional dengan kehidupan sehari-hari.

Cerita dalam Ibadah & Cinta mengajak penonton mengikuti perjalanan sejumlah karakter ketika mereka berhadapan dengan berbagai persoalan yang secara perlahan menguji cara mereka memahami cinta dan kehidupan.

Mengusung genre drama romantis, Ibadah & Cinta menempatkan hubungan antarkarakter sebagai salah satu bagian penting dalam cerita.

Namun, film ini tidak menjadikan hubungan romantis sebagai satu-satunya fokus. Unsur keluarga juga mendapat porsi penting, terutama hubungan antara anak dan ayah.

Kedekatan tersebut digambarkan melalui kasih sayang yang tidak selalu disampaikan secara langsung. Perhatian, kehadiran dan berbagai hal sederhana dalam keluarga justru menjadi bagian yang membentuk perjalanan emosional para karakter.

Hubungan anak dan ayah tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu sisi cerita yang terasa dekat dengan pengalaman penonton.

Sebab, dalam kehidupan sehari-hari, tidak semua bentuk kasih sayang harus disampaikan melalui kata-kata. Terkadang, perhatian yang sederhana justru menjadi bagian yang paling membekas.

Film ini kemudian membawa penonton untuk melihat bagaimana keluarga dapat menjadi tempat seseorang belajar memahami cinta, menerima keadaan dan menghadapi berbagai pilihan dalam hidup.

Sutradara Ingin Penonton Dekat dengan Karakter

Sutradara sekaligus sosok di balik penggarapan film, Jastis Arimba, mengatakan pengalaman menonton Ibadah & Cinta diharapkan dapat membuat penonton merasa dekat dengan karakter serta perjalanan emosional yang mereka jalani.

Menurutnya, film tersebut tidak hanya ingin menghadirkan cerita mengenai hubungan antara dua orang yang sedang menjalani kisah cinta.

Keluarga, khususnya hubungan antara anak dan orang tua, juga menjadi bagian yang ikut membentuk perjalanan seseorang.

“Kami ingin penonton tidak hanya melihat Ibadah & Cinta sebagai sebuah cerita tentang hubungan antara dua orang, tetapi juga melihat bagaimana keluarga, terutama hubungan anak dan orang tua, ikut membentuk perjalanan seseorang,” ujar Jastis.

Ia menambahkan, terdapat banyak hal sederhana dalam hubungan keluarga yang terkadang baru disadari nilainya setelah seseorang mengalaminya sendiri.

Pesan tersebut menjadi salah satu elemen yang coba dibangun melalui karakter dan hubungan antartokoh dalam film.

Sementara itu, Budi Yulianto dan Avesina Soebli selaku Executive Producer menyebut Ibadah & Cinta hadir dengan cerita yang dekat dengan kehidupan dan pengalaman banyak orang.

Budi mengatakan setiap orang memiliki pengalaman masing-masing mengenai cinta, keluarga maupun pilihan yang harus dijalani dalam kehidupan.

“Kami percaya setiap orang memiliki pengalaman sendiri tentang cinta, keluarga dan bagaimana menjalani sebuah pilihan. Melalui Film Ibadah & Cinta, kami ingin menghadirkan cerita yang bisa dinikmati sebagai film, tetapi juga memberikan ruang bagi penonton untuk melihat kembali hubungan mereka dengan orang-orang yang mereka sayangi,” kata Budi.

Avesina menambahkan bahwa hubungan anak dan ayah juga menjadi bagian yang ingin ditampilkan secara dekat dan sederhana.

“Kami juga ingin menghadirkan hubungan anak dan ayah yang dekat dengan kehidupan banyak orang. Semoga lewat Ibadah & Cinta, penonton bisa kembali menghargai kehadiran dan kasih sayang keluarga,” ujarnya.

fhoto bersama nonton duluan bareng fans dan pemeran utama film Ibadah dan cinta di bioskop PS Palembang, minggu, 20 September 2026./(bidiksumsel.com/red)

Cinta, Kepercayaan dan Keikhlasan

Hal senada disampaikan Arismuda Irawan dan Rendy Gunawan selaku Producer.

Menurut Arismuda, salah satu kekuatan film tersebut berada pada hubungan antarkarakter yang diharapkan mampu membuat penonton merasa memiliki kedekatan dengan cerita.

Ia mengatakan Ibadah & Cinta tidak hanya berbicara mengenai bagaimana seseorang menemukan atau mempertahankan cinta.

Lebih jauh, cerita juga menyentuh persoalan keluarga, kepercayaan dan proses menerima sesuatu yang tidak selalu berjalan sesuai dengan keinginan.

“Kami ingin Ibadah & Cinta menjadi film yang punya kedekatan emosional dengan penonton. Bukan hanya tentang bagaimana seseorang menemukan atau mempertahankan cinta, tetapi juga tentang keluarga, kepercayaan, dan bagaimana kita belajar menerima sesuatu yang tidak selalu berjalan sesuai dengan keinginan kita,” kata Arismuda.

Sementara Rendy menyoroti kembali hubungan anak dan ayah yang menjadi salah satu bagian cerita.

Menurutnya, kasih sayang dalam keluarga tidak selalu harus diungkapkan melalui perkataan. Perhatian dan kehadiran juga dapat menjadi bentuk kasih sayang yang memiliki arti besar.

“Selain kisah cintanya, kami juga ingin menghadirkan hubungan anak dan ayah yang terasa dekat dan sederhana. Ada kasih sayang yang mungkin tidak selalu diucapkan, tetapi bisa dirasakan lewat perhatian dan kehadiran. Semoga bagian ini juga bisa menjadi salah satu hal yang membuat penonton merasa dekat dengan filmnya,” ujar Rendy.

Dibintangi Sejumlah Aktor dan Aktris

Ibadah & Cinta diproduksi oleh Sinemata Buana Kreasindo dengan menghadirkan sejumlah pemeran.

Deretan pemain yang terlibat di antaranya Achmad Megantara, Indah Permatasari, Mathias Muchus, Stevan Rizky, Elma Theana, Adhin Abdul Hakim, Berlliana Lovell, Sita Permata Sari, Didi Hasyim, Irene Librawati, dan Jamie Aditya.

Kehadiran para pemain tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan karakter dengan latar dan persoalan yang saling berkaitan dalam perjalanan cerita.

Dengan perpaduan drama romantis dan kisah keluarga, film ini mencoba membawa penonton melihat bahwa perjalanan cinta tidak selalu sederhana.

Ada pilihan yang harus diambil, ada keyakinan yang harus dipertahankan, serta ada keadaan yang terkadang mengharuskan seseorang belajar menerima sesuatu di luar keinginannya.

Pertanyaan mengenai seberapa jauh seseorang mampu bertahan ketika cinta berhadapan dengan pilihan, keluarga dan keyakinan menjadi salah satu daya tarik yang ditawarkan film tersebut.

Jawabannya akan dapat ditemukan ketika Ibadah & Cinta hadir di layar lebar.

Film Ibadah & Cinta dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 24 September 2026.

Informasi terbaru mengenai film tersebut dapat dipantau melalui akun media sosial resmi @ibadahdancinta.film. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *