PersiOKUT Mantapkan Langkah Ikuti Liga 4 Sumsel, Siapkan Seleksi Pemain dan Kolaborasi dengan Asprov PSSI
Palembang, bidiksumsel.com – Klub sepak bola asal Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Persatuan Sepakbola Indonesia OKU Timur (PersiOKUT), menunjukkan keseriusannya untuk berlaga di Liga 4 Putaran Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) musim 2024/2025. Langkah ini ditandai dengan koordinasi intensif antara Presiden Klub PersiOKUT, Kolonel Infantri (Purn) Ruslan, dengan Pengurus Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumsel.
Koordinasi tersebut berlangsung pada Senin, 6 Januari 2025, di Palembang. Dalam pertemuan itu, Kolonel Inf (Purn) Ruslan diterima oleh Sekretaris Asprov PSSI Sumsel, AKBP (Purn) H. Syahril Musa, SH, yang mewakili Ketua Asprov PSSI Sumsel, Ir. H. Ucok Hidayat. Pertemuan ini menjadi langkah awal yang signifikan bagi klub baru ini dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi bergengsi tingkat provinsi.
“Kami melakukan koordinasi dengan Asprov PSSI Sumsel terkait persiapan Liga 4 Putaran Provinsi Sumsel 2024/2025. Ini adalah salah satu bentuk keseriusan kami untuk mengikuti Liga 4 tahun ini,” ujar Kolonel Inf (Purn) Ruslan kepada awak media.
Sebagai langkah konkret mempersiapkan tim, PersiOKUT akan menggelar seleksi pemain secara terbuka pada Minggu, 12 Januari 2025, di Stadion Tebat Sari, Martapura, Kabupaten OKU Timur. Seleksi akan berlangsung dari pagi hingga sore hari. Ruslan mengundang para pemain sepak bola berbakat dari OKU Timur dan wilayah Sumsel untuk bergabung.
“Kami membuka seleksi secara terbuka. Talenta-talenta sepak bola OKU Timur dan Sumsel pada umumnya, silakan datang dan bergabung,” kata Ruslan.
Presiden klub juga menyampaikan bahwa pihaknya akan mengundang Bupati OKU Timur, H. Lanosin, untuk menghadiri seleksi tersebut. “Kami akan segera menghadap Pak Bupati untuk meminta arahan. Kami berharap beliau dapat hadir langsung dalam seleksi pemain ini,” tambahnya.
Joko Nugroho, penggiat sepak bola asal OKU Timur yang turut mendampingi Kolonel Ruslan dalam pertemuan tersebut, menjelaskan beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh calon pemain.
“Pemain kelahiran 2002–2006, sehat jasmani dan rohani, membawa fotokopi KTP, serta mengisi curriculum vitae pemain. Selain itu, pemain senior di atas usia 23 tahun juga diperbolehkan ikut, karena terdapat kuota untuk tujuh pemain senior,” terang Joko.
Liga 4 Zona Sumsel dijadwalkan akan digelar oleh Asprov PSSI Sumsel pada Februari 2025. PersiOKUT memanfaatkan waktu yang ada untuk mempersiapkan diri secara maksimal, termasuk melalui seleksi pemain dan pembentukan tim yang solid.
“Kami menerima informasi dari Asprov PSSI Sumsel bahwa Liga 4 akan dimulai Februari mendatang. Oleh karena itu, kami sudah mulai mempersiapkan diri dari sekarang agar hasilnya maksimal,” jelas Joko.
Sementara itu, Sekretaris Asprov PSSI Sumsel, AKBP (Purn) H. Syahril Musa, SH, mengapresiasi antusiasme para peserta Liga 4, termasuk PersiOKUT. Menurutnya, Liga 4 menjadi ajang penting untuk memperkuat kompetisi sepak bola di tingkat daerah.
“Kami di Asprov PSSI Sumsel sedang mempersiapkan diri untuk melaksanakan Liga 4 Putaran Provinsi Sumsel. Saat ini masih dalam tahap pendaftaran. Peserta Liga 4 adalah member atau calon member Asprov PSSI Sumsel yang telah disahkan dalam Kongres Tahunan,” ujar Syahril.
Namun, Syahril menambahkan bahwa status keanggotaan PersiOKUT di Asprov PSSI Sumsel masih dalam proses pengesahan. Klub ini belum menjadi anggota resmi, sehingga perlu melalui mekanisme tertentu sebelum diakui secara penuh.
“Mungkin nanti bisa merger dengan klub lain terlebih dahulu sembari menunggu proses pengesahan resmi menjadi anggota Asprov PSSI Sumsel dalam kongres yang akan diadakan pada April mendatang,” jelasnya.
Langkah-langkah strategis yang diambil PersiOKUT menunjukkan ambisi besar klub ini untuk berprestasi di Liga 4. Dengan seleksi pemain terbuka, dukungan pemerintah daerah, serta kolaborasi bersama Asprov PSSI Sumsel, klub ini optimis dapat bersaing dengan tim-tim lain di kompetisi regional.
Keikutsertaan PersiOKUT dalam Liga 4 juga diharapkan dapat menjadi momentum untuk membangkitkan gairah sepak bola di Kabupaten OKU Timur. Melalui kompetisi ini, klub tidak hanya ingin mencetak prestasi, tetapi juga membangun ekosistem sepak bola yang lebih baik di Sumatera Selatan. (rd)











