DPW PGK Sumsel Mulai Konsolidasi 2026, DPD PGK OKU Timur Resmi Dikukuhkan

Ketua DPW PGK Sumsel Firdaus Hasbullah, SH, MH kukuhkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PGK Kabupaten OKU Timur yang digelar di Hotel Selena, Minggu (8/2/2026)/ist

OKU Timur, bidiksumsel.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PGK Sumatera Selatan mulai memanaskan mesin organisasi pada tahun 2026 dengan melakukan konsolidasi kepengurusan di seluruh kabupaten/kota se-Sumsel. Langkah awal dimulai dari pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PGK Kabupaten OKU Timur yang digelar di Hotel Selena, Minggu (8/2/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting bagi PGK Sumsel untuk memperkuat struktur organisasi hingga ke akar rumput. Selain sebagai penguatan internal, agenda ini juga menjadi sinyal bahwa PGK menargetkan penguatan gerakan kebangsaan yang lebih masif di wilayah Sumatera Selatan.

Dalam pengukuhan itu, DPD PGK Kabupaten OKU Timur masa juang 2025–2028 resmi dipimpin oleh Hendriyanto, S.Pd., M.Sos sebagai ketua. Posisi sekretaris diemban oleh Rizki Ramdhani, S.Pd, sementara bendahara dipercayakan kepada Lilis Marlina, S.Pd.

Selain struktur inti, DPD PGK OKU Timur juga memperkuat barisan pembina dengan menunjuk H. Beni Davidson, S.IP., MM sebagai Ketua Dewan Penasehat. Nama Beni Davidson dikenal sebagai Wakil Ketua DPRD OKU Timur, sehingga diharapkan mampu menjadi penguat sinergi sekaligus pengarah gerak organisasi di daerah.

Ketua DPW PGK Sumsel Firdaus Hasbullah, SH, MH dalam sambutannya menegaskan bahwa OKU Timur memiliki posisi penting dalam peta gerakan kebangsaan. Ia menyebut, daerah ini dikenal sebagai wilayah yang melahirkan banyak pejuang, sehingga semangat perjuangan itu seharusnya ikut hidup dalam gerakan PGK.

“Ada semangat kepahlawanan. Muncul aura teguh perjuangan. Ada harapan besar bisa mengibarkan panji-panji gerakan kebangsaan di 20 kecamatan, 7 kelurahan, dan 305 desa di OKU Timur,” tegas Firdaus Hasbullah.

Firdaus juga menegaskan, pengukuhan DPD OKU Timur bukan agenda yang berdiri sendiri. Menurutnya, selama ia memimpin DPW PGK Sumsel, konsolidasi pembentukan dan penguatan struktur kepengurusan akan terus dilakukan hingga ke seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.

Ia bahkan menargetkan konsolidasi itu berjalan berkelanjutan hingga tahun 2028, sehingga PGK di Sumsel benar-benar memiliki struktur yang solid dan siap bergerak.

“Selama saya memimpin DPW PGK Sumsel, kita akan terus konsolidasi pembentukan struktur kepengurusan di seluruh kabupaten/kota di Sumsel sampai tahun 2028,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Firdaus Hasbullah juga menyampaikan tiga pesan utama yang dinilai menjadi pegangan penting bagi jajaran pengurus DPD PGK OKU Timur.

Pertama, Firdaus meminta pengurus DPD PGK OKU Timur untuk membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder, agar kehadiran PGK dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Namun, ia mengingatkan bahwa kolaborasi bukan berarti kehilangan sikap kritis.

“Saya ingatkan! Kolaborasi bukan berarti tidak kritis. Kolaborasi sesungguhnya adalah kritis saat ada kebijakan yang salah. Dan wajib hukumnya mendukung kebijakan pemerintah daerah yang berpihak kepada masyarakat,” tegasnya.

Kedua, Firdaus menekankan pentingnya kedekatan organisasi dengan persoalan rakyat. Menurutnya, DPD PGK OKU Timur tidak boleh jauh dari denyut masalah masyarakat, terutama karena OKU Timur memiliki kekayaan potensi yang besar, khususnya sektor pertanian.

Ia menilai, jika PGK OKU Timur mampu merancang program nyata dalam bidang pertanian dan mengkolaborasikannya bersama pemerintah daerah, maka gerakan organisasi akan terasa lebih konkret.

“Saya kira, jika DPD PGK OKU Timur memiliki program dalam bidang pertanian, maka akan sangat mulia dikolaborasikan dengan pemerintah, sehingga menjadi program yang nyata dan selalu memberikan solusi,” ujarnya.

Ketiga, Firdaus menegaskan bahwa PGK tidak ingin hanya menjadi penonton pembangunan. Ia menekankan bahwa organisasi harus menjadi pelaku yang terlibat aktif dan memberikan kontribusi nyata.

“Sudah saatnya DPD PGK OKU Timur bersinergi dengan pemerintah daerah, membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, dan memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program pembangunan daerah, khususnya dalam bidang pendidikan, kepemudaan, dan pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya.

Pengukuhan ini sekaligus menjadi titik awal bagi PGK Sumsel untuk memperkuat gerakan organisasi yang lebih luas. Dengan struktur kepengurusan yang telah terbentuk, PGK OKU Timur diharapkan dapat menjadi wadah gerakan kebangsaan yang aktif, responsif terhadap persoalan rakyat, serta mampu bersinergi dalam mendukung pembangunan daerah. (bd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *