Muba, bidiksumsel.com – Sebanyak ratusan calon jamaah haji asal Kabupaten Musi Banyuasin secara resmi dilepas keberangkatannya oleh Wakil Bupati Abrur Rohman Husen dalam acara Pelepasan Jamaah Calon Haji Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 1447 H/2026 M yang digelar di Hotel Gambo Sekayu, Minggu (26/4/2026).
Acara pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru, dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah serta tokoh masyarakat. Turut hadir perwakilan Forkopimda, Asisten I Setda Muba Ardiansyah, Kabag Kesra Setda Muba Opi Pahlopi, Staf Ahli TP PKK Muba Liliana Rohman, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.
Momentum ini menjadi titik awal perjalanan spiritual bagi para jamaah yang akan menunaikan ibadah haji, salah satu ibadah paling sakral dalam ajaran Islam.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Musi Banyuasin, Abrur Rohman Husen, menegaskan bahwa ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan oleh umat Islam yang mampu, baik dari segi finansial maupun kesehatan fisik dan mental. “Ibadah haji merupakan rukun Islam ke-5 dalam agama Islam, yang diwajibkan bagi orang yang mampu. Baik mampu dari segi biaya maupun kesehatan jasmani dan rohani,” ujarnya di hadapan para jamaah.
Ia juga mengingatkan bahwa perjalanan ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang matang. Oleh karena itu, para jamaah diminta untuk menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci. “Dalam pelaksanaan ibadah haji, selain memahami rukun, wajib, dan sunnah haji, jamaah juga harus menjaga kesehatan. Kami mengingatkan agar memperhatikan pola makan, minum, serta istirahat yang cukup,” pesannya.
Selain menjaga kesehatan, Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya kesabaran dan pengendalian diri selama menjalankan ibadah haji. Ia menyampaikan bahwa selama berada di Tanah Suci, jamaah kemungkinan akan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kondisi cuaca hingga kepadatan jamaah dari berbagai negara. “Oleh karena itu hendaknya dapat mengendalikan diri agar terhindar dari hal-hal yang dapat mengurangi nilai dan kekhusyukan dalam beribadah. Jika menghadapi hal yang kurang menyenangkan, sikapilah dengan ikhlas, penuh kesabaran, dan ketabahan,” katanya.
Di akhir sambutannya, Abrur Rohman Husen menyampaikan doa dan harapan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kelancaran selama menunaikan ibadah haji. “Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mengucapkan selamat jalan dan selamat menunaikan ibadah haji. Semoga saudara-saudara diberikan kekuatan untuk melaksanakan seluruh rangkaian ibadah dan meraih predikat haji yang mabrur dan hajjah yang mabrurah,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Musi Banyuasin, M. Kasrul Aswi, melaporkan bahwa seluruh jamaah asal Musi Banyuasin telah siap diberangkatkan. “Alhamdulillah seluruh jamaah asal Muba sudah siap secara dokumen dan manasik. Total jamaah berjumlah 236 orang. Kami juga telah menyiapkan petugas kloter dan tenaga kesehatan yang akan mendampingi selama di Tanah Suci,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan data jamaah tertua dan termuda yang menjadi bagian dari rombongan tahun ini. Jamaah tertua adalah Misem Sarjan (83 tahun) dari Kecamatan Tungkal Jaya, sementara jamaah termuda adalah Moh Haikal Rizki (24 tahun) dari Kecamatan Plakat Tinggi. “Semoga seluruh jamaah diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah haji. Kami juga memohon doa dari seluruh masyarakat Musi Banyuasin agar perjalanan para jamaah berjalan lancar hingga kembali ke tanah air dengan selamat,” tutup Kasrul.
Pelepasan jamaah haji Kabupaten Musi Banyuasin tahun ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi momen penuh harapan bagi keluarga dan masyarakat yang turut mengiringi keberangkatan para tamu Allah. Dengan kesiapan dokumen, pembekalan manasik, serta dukungan tenaga kesehatan, diharapkan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan membawa predikat haji yang mabrur.
Suasana haru dan doa mengiringi langkah para jamaah, menandai dimulainya perjalanan suci menuju Tanah Suci yang menjadi impian setiap umat Muslim. (rd)













