Transparansi di Sidang Terbuka Polda Sumsel : Calon Taruna Akpol 2024 Diumumkan!

fhoto : ist

Palembang, bidiksumsel.com – Pada Rabu, 3 Juli 2024, Polda Sumatera Selatan menggelar sidang terbuka untuk menentukan kelulusan tingkat panda menuju tingkat panpus penerimaan calon Taruna/i Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2024. Acara yang berlangsung di Auditorium lantai VII Gedung Utama Presisi Polda Sumsel di Jalan Jenderal Sudirman KM 4, Palembang, ini dipimpin oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Sumsel, Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, S.I.K., M.Si.

Sidang tersebut turut dihadiri oleh pejabat utama (PJU) Polda Sumsel, seperti Kombes Pol Gandung D. Wardoyo, S.I.K., Kabag Dalpers Ro SDM Polda Sumsel Kombes Pol Zainal Arrachman, S.I.K., serta para panitia dan pengawas, baik internal maupun eksternal. Peserta dan orang tua calon Taruna/i Akpol juga hadir dalam kesempatan tersebut, menambah kesan keterbukaan dan transparansi dalam proses seleksi.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumsel Irjen Pol A. Rachmad Wibowo, S.I.K., yang diwakili oleh Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, menekankan pentingnya pengawasan ketat dalam seluruh proses seleksi. Pengawasan dilakukan oleh Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) dan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sumsel, serta pengawas eksternal.

“Proses sidang ini dilaksanakan secara terbuka dan hasilnya dapat dilihat secara langsung. Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya peluang bagi oknum tertentu untuk melakukan tindakan yang tidak bertanggung jawab,” ujar Sudrajad, yang juga merupakan alumni Akpol angkatan 1996.

Kepala Bidang Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Sunarto, melalui Kasubbid PID AKBP Suparlan, S.H., M.Si., menambahkan bahwa proses penerimaan ini merupakan kompetisi untuk memilih Bhayangkara sejati yang berkualitas. Dalam kompetisi ini, tentunya ada yang lulus terpilih dan ada yang lulus namun belum terpilih. Oleh karena itu, panitia seleksi harus serius dalam menjalankan tugas mereka.

Suparlan mengutip ucapan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menutup Rakorbin SDM Polri di Yogyakarta pada 19 November 2021. “SDM Polri harus menjadi ‘koki’ yang meramu kompetensi, nilai etika, kepemimpinan, dan teknis untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan dipercaya oleh masyarakat,” tuturnya.

Suparlan juga mengucapkan selamat kepada calon Taruna Akpol yang dinyatakan lulus terpilih. Bagi mereka yang lulus namun belum terpilih, dia menyarankan untuk tidak putus asa dan tetap semangat. “Isilah hari-hari ke depan dengan hal-hal yang bermanfaat. Jaga mental, fisik, serta rohani. Koreksi diri sendiri, perbaiki dan tingkatkan kembali kekurangan yang ada dalam diri. Persiapkan diri secara maksimal, yakinlah bahwa keberhasilan akan datang,” lanjutnya.

Pada sidang akhir tingkat panda penerimaan Taruna/i Akpol T.A. 2024, dari total 24 peserta (20 pria dan 4 wanita), hanya 11 orang yang dinyatakan lulus terpilih (9 pria dan 2 wanita).

Tantangan tugas Polri ke depan akan semakin berat. Oleh karena itu, diperlukan personel Polri yang Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan (PRESISI) untuk menjawab dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam upaya mewujudkan hal tersebut, Polri, khususnya Polda Sumsel, terus berusaha meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak proses rekrutmen. Prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) selalu dipegang teguh dalam setiap tahapan seleksi.

Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo menegaskan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam setiap tahapan seleksi. “Kita harus memastikan bahwa setiap calon yang terpilih adalah mereka yang memiliki kompetensi dan integritas tinggi. Dengan demikian, mereka bisa menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,” ujarnya.

Proses seleksi yang diawasi secara ketat oleh pengawas internal dan eksternal menunjukkan komitmen Polda Sumsel dalam menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas. Pengawas eksternal yang dilibatkan berasal dari berbagai lembaga independen yang bertugas memastikan setiap tahapan berjalan sesuai prosedur tanpa ada intervensi dari pihak mana pun.

“Keterlibatan pengawas eksternal sangat penting untuk menjaga kredibilitas proses seleksi ini. Mereka berperan memastikan bahwa tidak ada praktik kecurangan atau nepotisme dalam setiap tahapan seleksi,” tambah Kombes Pol Sudrajad.

Harapan besar ditujukan kepada calon Taruna Akpol yang lulus terpilih. Mereka diharapkan dapat mengemban tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi tinggi. Bagi mereka yang belum terpilih, Polda Sumsel berharap mereka tidak menyerah dan terus memperbaiki diri.

“Setiap kegagalan adalah pelajaran berharga. Jadikan ini sebagai motivasi untuk terus berusaha dan meraih cita-cita di masa depan,” pesan Kombes Pol Sudrajad.

Polda Sumsel terus berkomitmen untuk mencetak personel Polri yang siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Dengan prinsip PRESISI dan BETAH, Polda Sumsel berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang profesional dan berintegritas tinggi.

“Kami siap mencetak personel Polri yang berkualitas dan siap menghadapi segala tantangan di masa depan. Dengan komitmen kuat, kami yakin dapat mewujudkan Polri yang dipercaya dan dicintai masyarakat,” tutup Kombes Pol Sudrajad. (dkd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *