Siap Rebut Piala Panglima TNI 2024! Inilah Tim Pencak Silat Polda Sumsel yang Berangkat!

fhoto : ist

Polda Sumsel Lepas Tim Atlet Pencak Silat untuk Berlaga di Piala Panglima TNI 2024

Palembang, bidiksumsel.com – Pada hari Selasa (22/10/2024), suasana di Mapolda Sumatera Selatan (Sumsel) terlihat berbeda. Di bawah langit yang cerah, tepat di lobi depan Mapolda Sumsel, digelar upacara pelepasan tim atlet pencak silat Polda Sumsel yang akan berlaga dalam Kejuaraan Pencak Silat Piala Panglima TNI 2024.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol M. Zulkarnain, SIK, MSi, didampingi Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, SIK, MSi, serta Kabag Watpers AKBP Fachrudin Jaya, SIK.

Kejuaraan Piala Panglima TNI ini menjadi momen penting, bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan bela diri personel Polri, khususnya pencak silat. Total 14 atlet pencak silat yang dilepas terdiri dari enam atlet perempuan, dua pelatih, serta atlet-atlet yang merupakan personel dari berbagai Satuan Kerja (Satker) di Polda Sumsel dan Polres jajaran.

Dalam sambutannya, Brigjen Pol M. Zulkarnain menekankan bahwa kejuaraan ini bertujuan untuk mewadahi serta mengasah keterampilan bela diri anggota Polri, terutama dalam seni bela diri pencak silat. Lebih dari itu, ajang ini juga menjadi kesempatan untuk menjaring potensi atlet silat dari kalangan internal Polri, sehingga dapat memperkuat kemampuan personel secara fisik dan mental.

“Kejuaraan ini menjadi sarana penting bagi peningkatan kemampuan bela diri personel Polri, khususnya di bidang pencak silat. Kami juga berharap kejuaraan ini dapat memunculkan atlet-atlet baru dari lingkungan Polri yang mampu berkompetisi di level nasional maupun internasional,” ujar Wakapolda Sumsel dengan penuh optimisme.

Sebagai salah satu seni bela diri tradisional Indonesia, pencak silat memiliki sejarah panjang dalam memperkuat mental dan fisik para pesilat. Kejuaraan ini menjadi salah satu langkah strategis Polda Sumsel dalam mengembangkan potensi personelnya, agar tidak hanya handal dalam menjalankan tugas sebagai aparat keamanan, tetapi juga memiliki ketahanan fisik dan mental yang kuat.

Brigjen Pol Zulkarnain menggarisbawahi bahwa kejuaraan ini juga merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Polri. Ia mengingatkan bahwa melalui pencak silat, personel Polri tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik yang kuat, tetapi juga mental yang tangguh serta sikap sportivitas yang tinggi.

“Matangkan kesiapan, baik secara fisik maupun mental, serta tetap menjunjung tinggi sportivitas. Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan dedikasi dan integritas sebagai anggota Polri yang presisi,” ungkapnya dengan tegas.

Ia juga mengapresiasi semangat para atlet yang telah berlatih keras dan giat untuk menghadapi kejuaraan ini. Menurutnya, persiapan yang matang sangat penting, baik dari segi fisik, mental, maupun strategi yang akan diterapkan dalam pertandingan. Oleh karena itu, peran pelatih juga sangat krusial dalam mempersiapkan atlet-atlet agar bisa tampil optimal di medan kompetisi.

Kejuaraan Pencak Silat Piala Panglima TNI 2024 ini juga dilihat sebagai salah satu upaya untuk mendukung program Polri yang presisi. Brigjen Pol Zulkarnain menjelaskan bahwa selain bertugas sebagai aparat keamanan, anggota Polri juga perlu memiliki kemampuan bela diri yang mumpuni, terutama dalam pencak silat, yang merupakan salah satu seni bela diri tradisional Indonesia.

“Kejuaraan ini merupakan salah satu langkah untuk mendukung Polri yang presisi, yaitu polisi yang memiliki kemampuan fisik dan mental yang baik, sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih maksimal dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan aman,” jelasnya.

Setelah upacara pelepasan, para atlet Polda Sumsel diagendakan untuk bertolak ke Jakarta Timur guna mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Panglima TNI 2024. Kejuaraan ini akan digelar di Padepokan Pencak Silat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.

Kabag Watpers AKBP Fachrudin Jaya, SIK, yang turut mendampingi para atlet dalam pelepasan ini, mengingatkan agar para atlet tetap menjaga kesehatan dan semangat selama persiapan dan kompetisi. Ia juga menekankan pentingnya menjaga nama baik institusi Polri, khususnya Polda Sumsel, selama mereka bertanding di kejuaraan tersebut.

“Saya berpesan kepada para atlet untuk selalu menjaga kesehatan serta semangat bertanding yang tinggi. Kita bawa nama baik institusi, dan saya yakin para atlet Polda Sumsel mampu menunjukkan performa terbaik mereka,” ujar Fachrudin dengan penuh semangat.

Selain menjaga kesehatan, Fachrudin juga menyampaikan pentingnya menjaga disiplin selama berada di luar daerah. Menurutnya, disiplin dan dedikasi yang tinggi adalah kunci keberhasilan tidak hanya di lapangan pertandingan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari sebagai personel Polri.

Keikutsertaan atlet pencak silat Polda Sumsel dalam Kejuaraan Piala Panglima TNI ini menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung pengembangan bakat dan potensi personelnya di berbagai bidang, termasuk olahraga. Brigjen Pol Zulkarnain berharap melalui ajang ini, personel Polri dapat terus mengasah kemampuan mereka dalam seni bela diri, dan lebih dari itu, dapat menjunjung tinggi sportivitas serta semangat juang yang tak kenal menyerah.

“Kami sangat bangga dengan para atlet yang berangkat mewakili Polda Sumsel. Ini adalah bagian dari upaya kita untuk meningkatkan kemampuan anggota Polri, sehingga mereka tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai atlet yang berprestasi,” pungkasnya.

Dengan persiapan yang matang, semangat juang yang tinggi, serta dukungan penuh dari pimpinan Polda Sumsel, diharapkan tim pencak silat Polda Sumsel dapat meraih prestasi gemilang dalam Kejuaraan Piala Panglima TNI 2024. Ajang ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga wujud nyata dedikasi Polri dalam mencetak sumber daya manusia yang tangguh dan berintegritas. (bd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *