Muba, bidiksumsel.com – Kondisi Jembatan SP4 Kecamatan Plakat Tinggi yang nyaris putus mendapat respons cepat dari Dinas PUPR Musi Banyuasin bersama jajaran Kecamatan Plakat Tinggi, Rabu (1/4/2026). Tim teknis langsung turun ke lokasi untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kerusakan yang mengancam keselamatan pengguna jalan.
Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjaga kelancaran mobilitas warga, terutama di wilayah yang bergantung pada akses jembatan sebagai jalur utama aktivitas sehari-hari.
Kepala Dinas PUPR Musi Banyuasin, Rudianto, memastikan bahwa proses perbaikan akan dilakukan secara bertahap dengan target penyelesaian dalam beberapa minggu ke depan.
“Insya Allah dalam beberapa minggu ke depan selesai dan bisa kembali dilewati lajur kiri jalannya,” ungkap Rudianto saat meninjau kondisi di lapangan.
Dalam penanganan darurat tersebut, tim teknis melakukan sejumlah langkah prioritas untuk memastikan struktur jembatan kembali aman dilalui. Penanganan utama difokuskan pada perbaikan bagian yang mengalami longsor serta penguatan oprit jembatan yang menjadi titik rawan kerusakan.
Kerusakan pada oprit jembatan dinilai sebagai faktor utama yang menyebabkan kondisi jembatan semakin memburuk, sehingga perlu penanganan cepat untuk mencegah putus total yang dapat memutus akses warga.
Selain itu, pihak Dinas PUPR Musi Banyuasin juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat serta aparatur pemerintah desa dan kecamatan yang sigap melaporkan kondisi tersebut.
“Terima kasih kepada warga dan pihak Pemerintahan Desa dan Kecamatan yang gerak cepat berkoordinasi dengan Dinas PUPR Muba,” ujar Rudianto.
Koordinasi yang baik antara masyarakat dan pemerintah dinilai sangat penting dalam mendeteksi kerusakan infrastruktur sejak dini, sehingga dapat segera ditangani sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.
Sebelumnya, Bupati Kabupaten Musi Banyuasin, Toha Tohet, menegaskan bahwa keterbatasan fiskal bukan alasan untuk menunda perbaikan infrastruktur yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.
Menurutnya, pemerintah daerah memahami bahwa sejumlah ruas jalan dan jembatan di beberapa titik telah mengalami kerusakan yang cukup parah dan membutuhkan penanganan segera.
“Kami menyadari betul kondisi jalan di beberapa titik sudah sangat mendesak untuk ditangani. Meski ada penyesuaian anggaran dari pusat, kami bersama DPRD tetap berkomitmen mencari solusi agar perbaikan jalan tetap berjalan,” tegas Toha Tohet.
Pernyataan tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap memprioritaskan keselamatan masyarakat, terutama pada infrastruktur yang memiliki dampak langsung terhadap mobilitas warga.
Lebih lanjut, Toha Tohet menilai bahwa kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten dan DPRD menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan jalan dan jembatan rusak, khususnya yang masuk kategori darurat.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur bukan sekadar proyek fisik semata, melainkan berkaitan langsung dengan keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tapi menyangkut akses masyarakat, distribusi hasil ekonomi, dan keselamatan pengguna jalan. Karena itu kita sepakat, yang emergency harus diprioritaskan,” pungkas Toha Tohet.
Dengan dilaksanakannya perbaikan pada Jembatan SP4 Kecamatan Plakat Tinggi, diharapkan akses transportasi masyarakat dapat segera pulih, sehingga aktivitas ekonomi dan sosial warga tidak terganggu dalam jangka panjang.
Jembatan tersebut memiliki peran vital sebagai penghubung antarwilayah di Kecamatan Plakat Tinggi, terutama dalam mendukung distribusi hasil pertanian serta mobilitas warga menuju pusat pelayanan publik.
Langkah cepat yang dilakukan pemerintah daerah ini menjadi bukti bahwa penanganan infrastruktur darurat tetap menjadi prioritas utama, meskipun di tengah keterbatasan anggaran. Dengan sinergi antara pemerintah, DPRD, serta masyarakat, diharapkan perbaikan infrastruktur dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (ari)













