Palembang, bidiksumsel.com – Momentum Hari Buruh Internasional atau May Day dimaknai secara berbeda oleh jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Selatan. Melalui Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam), institusi tersebut kembali menunjukkan sisi humanis dengan menggelar kegiatan bakti sosial di Palembang, Jumat (1/5/2026).
Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan di Panti Asuhan Peduli Anak Yatim yang berlokasi di kawasan Talang Anyar, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-Alang Lebar. Dalam kegiatan tersebut, jajaran kepolisian menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pokok guna mendukung operasional panti serta kebutuhan sehari-hari anak-anak asuh.
Rombongan Dit Intelkam dipimpin oleh Suandi selaku Kanit I Subdit IV Dit Intelkam Polda Sumsel, bersama sejumlah personel lainnya. Kehadiran mereka tidak hanya membawa bantuan material, tetapi juga memberikan dukungan moral bagi anak-anak yatim piatu yang tinggal di panti asuhan tersebut.
Dalam keterangannya, AKP Suandi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui aksi nyata.
“Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian Polda Sumsel kepada masyarakat, termasuk anak-anak yatim piatu. Ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolda agar seluruh personel terus melakukan kebaikan kepada masyarakat setiap hari,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan bakti sosial seperti ini tidak hanya sekadar rutinitas, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan emosional antara kepolisian dan masyarakat.
Program tersebut, lanjutnya, merupakan implementasi dari arahan Kapolda Sumatera Selatan, Sandi Nugroho, yang mendorong seluruh jajaran untuk aktif menebar manfaat dalam kehidupan sosial sehari-hari.
Selain penyaluran bantuan, kegiatan juga diisi dengan doa bersama antara personel kepolisian, pengurus panti, serta anak-anak asuh. Suasana khidmat dan penuh kehangatan terasa selama kegiatan berlangsung.
Doa bersama ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional. Dalam doa tersebut, seluruh peserta memanjatkan harapan agar masyarakat Indonesia senantiasa diberikan keberkahan, serta para pekerja memperoleh perlindungan, keadilan, dan kesejahteraan.
Perwakilan panti asuhan, Sari Puspita, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh pihak kepolisian. Ia menilai bahwa kegiatan seperti ini memberikan dampak positif yang besar bagi anak-anak.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan. Semoga kebaikan ini membawa manfaat bagi semua,” ungkapnya.
Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan sosial semacam ini memberikan semangat tersendiri bagi anak-anak panti, sekaligus menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi kehidupan.
Kegiatan bakti sosial ini menjadi salah satu agenda rutin Kepolisian Daerah Sumatera Selatan dalam mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat. Di tengah tugas utama sebagai penegak hukum, kepolisian juga berupaya hadir sebagai pelindung dan pengayom yang peduli terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitarnya.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Melalui kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat, diharapkan hubungan antara aparat dan warga dapat semakin erat.
Di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat, aksi sederhana seperti ini memiliki makna yang besar. Tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga memberikan harapan serta memperkuat nilai kebersamaan.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan. (oh)













