Muba, bidiksumsel.com – Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyelimuti kediaman pribadi Wakil Bupati Musi Banyuasin, Abdur Rohman Husen, di Kecamatan Sungai Lilin, Senin (23/02/2026). Momentum bulan Syawal dimanfaatkan orang nomor dua di Bumi Serasan Sekate tersebut untuk menggelar kegiatan open house sebagai sarana mempererat hubungan dengan masyarakat dan jajaran pemerintahan.
Sejak pagi hari, arus kedatangan warga terlihat tak pernah terputus. Masyarakat dari berbagai penjuru wilayah datang silih berganti untuk bersilaturahmi. Senyum ramah dan jabat tangan hangat dari tuan rumah menyambut setiap tamu yang hadir, menciptakan suasana kebersamaan yang begitu terasa di hari yang penuh berkah.
Dalam menjamu para tamu, Wakil Bupati Abdur Rohman Husen didampingi langsung oleh sang istri, Liliyani A. Rohman Husen. Kehadiran Ibu Wakil Bupati turut menambah nuansa kekeluargaan dalam acara yang berlangsung sederhana namun sarat makna tersebut.
Keduanya tampak menyapa tamu satu per satu dengan penuh keramahan. Tidak ada sekat antara pejabat dan masyarakat. Semua tamu disambut dengan hangat, mencerminkan nilai kebersamaan yang menjadi ciri khas perayaan Hari Raya Idul Fitri.
“Idul Fitri adalah momentum terbaik bagi kita untuk saling memaafkan dan memperkuat ukhuwah. Rumah ini terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin bersilaturahmi,” ujar Abdur Rohman di sela-sela kegiatan.
Pernyataan tersebut menggambarkan semangat keterbukaan dan kebersamaan yang ingin dibangun melalui momentum Syawal.
Antusiasme masyarakat dalam menghadiri open house tersebut terlihat sangat tinggi. Banyak warga yang datang tidak hanya untuk menikmati hidangan yang disediakan, tetapi juga untuk bertegur sapa, bersalaman, hingga mengabadikan momen kebersamaan melalui swafoto bersama Wakil Bupati.
Momen seperti ini menjadi kesempatan berharga bagi masyarakat untuk bertemu langsung dengan pemimpinnya dalam suasana santai dan penuh keakraban. Tidak sedikit warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan salam, doa, serta harapan bagi kemajuan daerah.
Kehadiran masyarakat dari berbagai kalangan menunjukkan tingginya rasa kedekatan antara pemimpin daerah dengan masyarakat yang dipimpinnya.
Selain masyarakat umum, kegiatan open house juga dihadiri sejumlah pejabat penting di lingkungan pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin. Tampak hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Muba, Syafaruddin, bersama unsur pimpinan wilayah setempat.
Turut hadir pula Camat Sungai Lilin, Sekretaris Kecamatan (Sekcam), hingga jajaran lurah di lingkungan Kecamatan Sungai Lilin. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi simbol soliditas perangkat daerah dalam mendukung jalannya pemerintahan yang harmonis.
Sinergi yang tercermin dari kehadiran berbagai unsur pemerintahan ini dinilai penting dalam menjaga stabilitas wilayah serta memperkuat hubungan antarinstansi setelah perayaan Idul Fitri.
Melalui kegiatan open house ini, sekat formalitas antara birokrasi dan masyarakat tampak mencair. Suasana yang awalnya penuh protokol berubah menjadi interaksi yang lebih santai dan emosional.
Kegiatan silaturahmi seperti ini memiliki nilai strategis dalam membangun kedekatan emosional antara pemerintah dan masyarakat. Kedekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Momentum Syawal dinilai sangat tepat untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
Open house yang digelar di kediaman Wakil Bupati Musi Banyuasin ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga simbol keharmonisan antara pemerintah dan masyarakat. Kehangatan yang tercipta menjadi gambaran nyata bahwa perayaan Idul Fitri bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan sarana memperkuat persatuan.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara pemimpin dan masyarakat semakin erat, sehingga komunikasi dalam pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif.
Momentum kebersamaan yang tercipta dalam suasana Syawal ini menjadi fondasi penting dalam menjaga kerukunan serta membangun kedekatan antara pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin, khususnya di wilayah Sungai Lilin. (rd)













