Prabumulih, bidiksumsel.com – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Prabumulih, Efran Santiaji, S.T., menerima Piagam Penghargaan atas Kolaborasi dalam Peningkatan Kompetensi Teknis Umum dan Fungsional Tahun 2025. Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung pada Senin (9/2/2026).
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif serta komitmen BKPSDM Kota Prabumulih dalam mendorong pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN), khususnya melalui kolaborasi dalam pelaksanaan pendidikan dan pelatihan (diklat) teknis umum maupun fungsional.
Pemberian piagam tersebut sekaligus menjadi pengakuan atas upaya BKPSDM dalam membangun kualitas sumber daya manusia aparatur, yang selama ini menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Dalam pelaksanaan tugas pemerintahan, peningkatan kualitas ASN menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar. ASN dituntut tidak hanya mampu menjalankan pekerjaan administratif, tetapi juga harus memiliki kemampuan teknis yang memadai, pemahaman regulasi yang kuat, serta keterampilan fungsional sesuai bidangnya masing-masing.
Melalui kolaborasi peningkatan kompetensi teknis umum dan fungsional selama tahun 2025, BKPSDM Kota Prabumulih dinilai konsisten membangun sistem pembelajaran aparatur yang terarah. Program tersebut melibatkan berbagai pihak, baik internal pemerintahan maupun mitra pelatihan, sebagai bagian dari strategi mempercepat peningkatan kapasitas aparatur.
Penghargaan yang diterima Efran Santiaji tersebut juga mencerminkan keberhasilan BKPSDM dalam menjalankan perannya sebagai lembaga yang bertanggung jawab terhadap manajemen SDM aparatur, mulai dari perencanaan kebutuhan pegawai, pembinaan karier, hingga peningkatan kompetensi melalui pelatihan yang relevan.
Dalam keterangannya, Efran Santiaji menyampaikan bahwa penghargaan yang diterimanya bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari kerja kolektif seluruh jajaran BKPSDM serta dukungan berbagai pihak yang selama ini ikut berkontribusi dalam program peningkatan kompetensi ASN.
Ia menegaskan bahwa kompetensi ASN merupakan faktor kunci untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik. Menurutnya, peningkatan kualitas aparatur akan berdampak langsung terhadap kinerja organisasi pemerintahan dan kepuasan masyarakat.
“Peningkatan kompetensi ASN merupakan kunci dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi,” ujar Efran Santiaji.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa BKPSDM Kota Prabumulih tidak hanya berfokus pada pelaksanaan pelatihan sebagai formalitas, namun juga menjadikan pengembangan kompetensi sebagai agenda strategis untuk memperkuat reformasi birokrasi.
Melalui program peningkatan kompetensi teknis umum dan fungsional, BKPSDM berharap ASN di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih semakin siap menghadapi tantangan pembangunan daerah ke depan.
Di era perubahan yang cepat, ASN dituntut menjadi aparatur yang adaptif, memiliki integritas, serta mampu merespons kebutuhan masyarakat dengan cepat dan tepat. Selain itu, penguatan kompetensi juga dibutuhkan agar ASN mampu mengikuti perkembangan regulasi, teknologi, serta model pelayanan publik yang semakin modern.
Program kolaboratif ini diharapkan dapat melahirkan ASN yang tidak hanya menguasai tugas pokok dan fungsi, tetapi juga memiliki kemampuan problem solving, komunikasi publik, serta kepekaan terhadap isu-isu pelayanan masyarakat.
Pemerintah Kota Prabumulih, melalui BKPSDM, terus menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas SDM aparatur sebagai bagian dari reformasi birokrasi yang berkelanjutan.
Peningkatan kompetensi aparatur dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat kualitas pemerintahan, meningkatkan efektivitas program pembangunan, serta mempercepat pencapaian target-target daerah.
Penghargaan yang diterima Kepala BKPSDM Kota Prabumulih ini diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat profesionalisme, serta membangun budaya kerja yang lebih baik.
Dengan demikian, Pemkot Prabumulih optimistis pelayanan publik dapat terus meningkat, seiring dengan terbangunnya aparatur yang kompeten, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (tinus)













