Prabumulih, bidiksumsel.com – Ketua DPRD Kota Prabumulih, Deni Victoria, menerima audiensi sekaligus berkas tembusan surat terbuka dari Pimred salah satu media online, Ladi Yansyah, bersama jajaran aktivis dan insan pers. Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung DPRD Kota Prabumulih, Senin (27/04/2026).
Audiensi ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan laporan tertulis terkait dinamika rekrutmen tenaga kerja di lingkungan mitra kerja sektor migas, khususnya di wilayah operasional Pertamina Hulu Rokan Zona 4 serta PT Pertamina Training and Consulting.
Pertemuan berlangsung dalam suasana khidmat, dengan fokus utama pada penyerahan dokumen aspirasi yang berisi berbagai catatan mengenai proses penyerapan tenaga kerja lokal.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kota Prabumulih, Deni Victoria, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima secara resmi tembusan surat terbuka tersebut. Ia menegaskan akan mempelajari setiap poin yang disampaikan secara detail sebelum mengambil langkah lanjutan.
Menurutnya, dokumen tersebut menjadi bahan penting untuk memahami kondisi nyata yang terjadi di lapangan, khususnya terkait peluang kerja bagi masyarakat lokal di wilayah Prabumulih.
“Kami sudah menerima berkas tembusannya dan akan segera mempelajari poin-poin yang ada di dalam surat terbuka tersebut. Ini menjadi masukan penting bagi kami di DPRD untuk melihat kondisi riil di lapangan terkait proses penyerapan tenaga kerja lokal,” ujar Deni Victoria.
Langkah ini menunjukkan keseriusan DPRD dalam merespons aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan yang diambil memiliki dasar yang kuat dan objektif.
Sebagai tindak lanjut dari audiensi tersebut, Deni Victoria mengungkapkan rencana untuk menggelar forum bersama yang melibatkan berbagai pihak terkait.
Forum tersebut nantinya akan menghadirkan unsur manajemen perusahaan, pemerintah daerah, hingga lembaga independen guna membahas keselarasan regulasi tenaga kerja lokal.
Langkah ini dinilai penting untuk menghindari kesenjangan antara kebijakan perusahaan dan kebutuhan masyarakat setempat, khususnya dalam hal kesempatan kerja.
“Langkah ke depan, kita akan coba selaraskan kembali regulasi yang ada. Penting bagi kita semua, baik perusahaan maupun pemerintah, untuk duduk bersama agar ada keselarasan aturan. Kita ingin memastikan bahwa setiap regulasi yang ada benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat lokal di Prabumulih,” tegasnya.
Dengan adanya forum tersebut, diharapkan tercipta kesepahaman yang kuat antara seluruh pihak yang terlibat dalam proses rekrutmen tenaga kerja di sektor migas.
Di sisi lain, Pimred salah satu media online, Ladi Yansyah, menyampaikan apresiasi atas sikap terbuka Ketua DPRD dalam menerima aspirasi masyarakat dan insan pers.
Ia berharap proses mediasi yang akan dilakukan dapat menghasilkan kebijakan yang lebih transparan dan akuntabel, sehingga mampu menjawab harapan masyarakat, khususnya dalam hal pemerataan kesempatan kerja bagi tenaga kerja lokal.
Menurutnya, kajian regulasi yang komprehensif menjadi langkah penting untuk memastikan proses rekrutmen di wilayah operasional migas berjalan lebih harmonis dan sesuai dengan prinsip keadilan sosial.
Audiensi ini mencerminkan pentingnya komunikasi antara masyarakat, media, dan lembaga legislatif dalam menciptakan tata kelola ketenagakerjaan yang adil dan transparan.
Dengan komitmen DPRD untuk mempelajari aspirasi serta menginisiasi forum sinkronisasi regulasi, diharapkan persoalan terkait rekrutmen tenaga kerja di sektor migas dapat diselesaikan melalui dialog yang konstruktif dan berbasis kepentingan masyarakat.
Langkah ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara perusahaan dan pemerintah daerah, sehingga keberadaan industri migas dapat memberikan dampak positif yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat di Prabumulih. (tinus)













