Arlan Buka PIDI 2026, Dokter Muda Siap Perkuat Layanan Kesehatan Prabumulih!

ist

Prabumulih, bidiksumsel.com – Komitmen memperkuat sektor kesehatan kembali ditegaskan Pemerintah Kota Prabumulih. Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Kota Prabumulih Drs. Amilton, secara resmi membuka kegiatan Penerimaan dan Penyerahan Peserta Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) Angkatan I Periode Februari 2026. Rabu, 18 Februari 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan nyata pemerintah daerah terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan, sekaligus langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia bidang medis di Kota Prabumulih.

Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) merupakan tahapan wajib bagi dokter yang telah menyelesaikan pendidikan profesi sebelum menjalankan praktik secara mandiri. Melalui program ini, para dokter muda ditempatkan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di bawah lingkup Dinas Kesehatan Kota Prabumulih untuk memperdalam kompetensi klinis dan pengalaman lapangan.

Dalam sambutannya, Drs. Amilton menyampaikan pesan Wali Kota agar para peserta internship memanfaatkan momentum ini dengan sungguh-sungguh.

“Momentum internship ini hendaknya dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperdalam pengalaman klinis, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta membangun empati dalam melayani masyarakat dari berbagai latar belakang,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan pelayanan kesehatan di daerah membutuhkan tenaga medis yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki sikap profesional, humanis, serta mengutamakan keselamatan pasien.

Para peserta PIDI akan menjalani penugasan di sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas dan rumah sakit di wilayah Prabumulih. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Prabumulih, Direktur RS Pertamina Prabumulih, Kepala UPTD Puskesmas Prabumulih Barat, Kepala UPTD Puskesmas Tanjung Rambang, para dokter pendamping, serta seluruh peserta program.

Kehadiran para dokter internship diharapkan mampu memperkuat layanan kesehatan primer maupun rujukan di kota ini. Selain itu, keberadaan mereka juga menjadi energi baru dalam mendorong inovasi dan pembaruan praktik pelayanan medis.

Pemerintah Kota Prabumulih memandang program ini sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan kesehatan. Tenaga medis yang terlatih dan berintegritas menjadi kunci dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Dalam konteks pembangunan daerah, sektor kesehatan memiliki peran strategis. Pelayanan yang baik tidak hanya berdampak pada kualitas hidup masyarakat, tetapi juga mendukung produktivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui PIDI Angkatan I Tahun 2026, Pemkot Prabumulih berharap lahir dokter-dokter muda yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga memiliki komitmen pengabdian kepada masyarakat.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan tenaga medis pendamping, program internship ini diharapkan berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi sistem pelayanan kesehatan di Kota Prabumulih.

Langkah ini menjadi bukti bahwa peningkatan mutu layanan kesehatan bukan sekadar wacana, melainkan komitmen berkelanjutan yang diwujudkan melalui penguatan sumber daya manusia medis di daerah. (tinus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *