Tiga Jemaah Haji Indonesia Hilang di Makkah, Pencarian Masih Berlangsung!

fhoto : Kolonel Harun Al Rasyid, Kepala Bidang Pelindungan Jemaah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Bersama tim/(kemenag.go.id/ist)

Tiga Jemaah Haji Indonesia Hilang di Makkah, Pencarian Diperluas hingga ke Perbatasan

Makkah, bidiksumsel.com – Tiga jemaah haji asal Indonesia dilaporkan belum kembali ke pemondokan mereka masing-masing sejak beberapa pekan lalu. Meski upaya pencarian intensif terus dilakukan oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, hingga saat ini ketiganya masih belum ditemukan.

Ketiganya adalah Nurimah (80 tahun) dari Embarkasi Palembang (PLM 19), Sukardi (67 tahun) dari Embarkasi Surabaya (SUB 79), dan Hasbulah (73 tahun) dari Embarkasi Banjarmasin (BDJ 07). Berdasarkan informasi resmi yang diterbitkan Kementerian Agama RI, seluruh jemaah tersebut diketahui memiliki riwayat demensia, yang diyakini menjadi penyebab utama mereka mengalami disorientasi dan kesulitan kembali ke hotel.

“Ketiga jemaah ini dilaporkan meninggalkan hotel tempat menginap mereka dan hingga kini belum kembali. Kami terus berupaya maksimal untuk menemukan mereka dalam kondisi selamat,” ujar Kolonel Harun Al Rasyid, Kepala Bidang Pelindungan Jemaah PPIH Arab Saudi.

Guna mempercepat proses pencarian, PPIH telah membentuk dua tim khusus yang bekerja secara bergantian melakukan penyisiran di wilayah-wilayah strategis. Upaya pencarian difokuskan di sekitar Masjidil Haram, kawasan hotel, Arafah, Muzdalifah, serta sejumlah wilayah perbatasan kota Makkah, termasuk al-Lith.

Tidak hanya itu, PPIH juga melakukan pengecekan rutin di rumah sakit utama seperti RS An-Noor Makkah, berbagai kamar jenazah, serta berkoordinasi intensif dengan Imigrasi Syumaisy, kantor polisi lokal, dan KJRI Jeddah.

“Kami juga sudah bersurat ke masing-masing syarikah penyedia layanan jemaah, meminta bantuan dan keterlibatan mereka dalam proses pencarian,” tambah Kolonel Harun.

Pemeriksaan CCTV dan Dukungan Pemerintah Arab Saudi

Salah satu langkah konkret yang tengah dilakukan adalah pemeriksaan CCTV di area hotel dan jalur utama pergerakan jemaah haji. Hingga kini, belum ada petunjuk pasti yang mengarah ke keberadaan ketiga jemaah tersebut.

PPIH menyebutkan bahwa informasi ini juga telah disampaikan langsung kepada Wakil Menteri Urusan Haji Kerajaan Arab Saudi, dalam pertemuan bilateral sebagai bagian dari peningkatan layanan dan pengawasan terhadap jemaah Indonesia.

Sebagai bentuk empati dan tanggung jawab, Kolonel Harun mengajak seluruh masyarakat Indonesia, baik yang masih berada di Tanah Suci maupun yang telah kembali ke Tanah Air, untuk ikut mendoakan keselamatan dan keberadaan ketiga jemaah tersebut.

“Mohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia, semoga mereka dalam kondisi baik dan bisa segera ditemukan. Pencarian ini akan kami lakukan hingga masa operasional haji selesai,” tegasnya.

PPIH menegaskan bahwa pencarian ini menjadi prioritas utama hingga titik akhir masa tugas penyelenggaraan haji tahun 2025. Seluruh sumber daya, jaringan koordinasi, serta tim lapangan terus dikerahkan demi memastikan jemaah Indonesia dalam kondisi aman dan terlayani secara maksimal. (oh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *