Kapolri dan Gubernur Sumsel Santuni Anak Yatim, Bahas Stabilitas Nasional di Tengah Dinamika Dunia

ist

Palembang, bidiksumsel.com – Suasana khidmat sekaligus penuh kebersamaan terasa dalam kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang dipimpin langsung oleh Listyo Sigit Prabowo di Markas Polda Sumatera Selatan, Sabtu (7/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, Kapolri menegaskan bahwa persatuan nasional merupakan kekuatan utama Indonesia dalam menghadapi berbagai dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.

Kunjungan Kapolri ke Palembang menjadi bagian dari agenda konsolidasi nasional untuk memperkuat stabilitas keamanan, mempererat sinergi antar lembaga, serta menjaga soliditas masyarakat di tengah berbagai tantangan global yang terus berkembang.

Sejak tiba di halaman Mapolda Sumsel, Kapolri didampingi oleh Sandi Nugroho. Keduanya bersama jajaran pimpinan kepolisian mengikuti rangkaian kegiatan Safari Ramadan yang dipusatkan di Masjid Assa’adah Polda Sumsel mulai pukul 17.00 WIB.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Sumsel Rony Samtana, seluruh Pejabat Utama Polda Sumsel, serta para Kapolres jajaran bersama Bhayangkari. Kehadiran mereka menambah semarak kegiatan yang tidak hanya bernuansa keagamaan, tetapi juga menjadi wadah memperkuat soliditas internal kepolisian.

Safari Ramadan ini juga menjadi momentum mempererat sinergi lintas sektor antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Herman Deru hadir langsung bersama Kapolri dan turut mendampingi penyerahan santunan kepada anak-anak yatim piatu dari sejumlah panti asuhan.

Turut hadir pula Pangdam II Sriwijaya Ujang Darwis, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Selatan yang terdiri dari Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Tinggi, Kapolrestabes Palembang, Danrem, Danlanal, Danlanud, Kepala BNN Provinsi, hingga Kepala Badan Intelijen Daerah.

Dari jajaran Mabes Polri, sejumlah pejabat tinggi juga hadir mendampingi Kapolri, di antaranya Yuda Gustawan, Ramdani Hidayat, Anwar, serta Johnny Eddizon Isir.

Dalam sambutannya, Kapolri menyoroti perkembangan situasi global yang saat ini turut memengaruhi stabilitas ekonomi dan keamanan di berbagai negara. Menurutnya, konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah memiliki potensi dampak luas terhadap stabilitas energi, jalur perdagangan internasional, hingga kondisi ekonomi masyarakat dunia.

Ia menegaskan bahwa Indonesia hanya dapat menghadapi berbagai tantangan tersebut apabila seluruh elemen bangsa tetap menjaga persatuan dan kebersamaan.

Menurut Kapolri, pengalaman bangsa Indonesia dalam menghadapi pandemi beberapa tahun lalu telah membuktikan bahwa soliditas antara pemerintah, TNI-Polri, ulama, serta masyarakat menjadi faktor kunci dalam menjaga ketahanan nasional.

Safari Ramadan Kapolri di Sumatera Selatan juga memiliki kaitan dengan agenda nasional penanaman jagung raya serentak yang sebelumnya digelar di provinsi ini. Program tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan nasional.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa provinsi yang dipimpinnya telah berhasil mencapai swasembada jagung dan bahkan menempati peringkat ketiga nasional dalam produktivitas padi.

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk jajaran kepolisian yang turut mendorong penguatan sektor pertanian sebagai bagian dari strategi menjaga ketahanan pangan nasional.

Setelah berbuka puasa bersama dan melaksanakan Shalat Maghrib berjamaah di Masjid Assa’adah, Kapolri melanjutkan agenda kegiatan dengan meninjau Command Center Polda Sumatera Selatan.

Dalam kesempatan itu, Kapolri menerima paparan dari Karo Ops Polda Sumsel Muhammad Anis Prasetio Santoso mengenai sistem pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang telah terintegrasi secara digital.

Paparan tersebut dilanjutkan oleh Irwasda Polda Sumsel Feri Handoko Soenarso yang menjelaskan sistem pengelolaan program dan anggaran di lingkungan Polda Sumatera Selatan.

Peninjauan Command Center tersebut menegaskan komitmen Polri dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung pengawasan keamanan secara real-time serta meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan di lapangan.

Safari Ramadan Kapolri di Sumatera Selatan memiliki makna strategis dalam memperkuat stabilitas nasional. Selain sebagai kegiatan keagamaan, kunjungan ini juga menjadi momentum konsolidasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat dalam menjaga keamanan dan persatuan bangsa.

Kapolda Sumatera Selatan Sandi Nugroho menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolri yang dinilai memberikan motivasi bagi seluruh jajaran kepolisian di daerah untuk terus meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Kapolri di Sumatera Selatan. Ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran Polda Sumsel untuk terus meningkatkan kinerja serta memperkuat sinergi dengan Forkopimda dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa kegiatan Safari Ramadan merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.

Menurutnya, kehadiran Kapolri di Sumatera Selatan memberikan pesan kuat bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang terus berupaya menjaga persatuan dan kondusivitas daerah.

“Safari Ramadan Kapolri di Sumatera Selatan mempertegas bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang terus mendorong persatuan dan kondusivitas daerah,” pungkasnya. (dkd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *