OKI, bidiksumsel.com – Pj. Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ir. Asmar Wijaya, M.Si, dan Pj. Gubernur Sumatera Selatan, Agus Fatoni, melakukan kunjungan langsung ke asrama putra Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Unggulan Kayuagung yang hangus terbakar pada Sabtu lalu, tanggal 3 Mei.
Pj. Gubernur berkomitmen untuk segera memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh kebakaran tersebut dengan mengalokasikan dana dari Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar 2 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
“Saat Pak Bupati menghubungi saya, saya segera mengkoordinasikan dengan Sekretaris Daerah, Asisten, dan Kepala Dinas untuk segera mengevaluasi dan menghitung kebutuhan perbaikan. Dana yang dibutuhkan akan segera dialokasikan melalui dana BTT,” kata Pj. Gubernur Agus Fatoni dalam acara peninjauan yang dihadiri oleh para guru, siswa, dan wali murid pada hari Selasa, tanggal 7 Mei 2024.
Kepala SMAN 3 Kayuagung, Anis Joko, menyatakan bahwa untuk penanganan jangka pendek, pihak sekolah telah menyiapkan asrama sementara bagi siswa yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran. “Kami telah menyiapkan ruang makan dan laboratorium sebagai asrama sementara. Kami juga akan melanjutkan pembelajaran secara daring,” jelas Anis.
Pada kesempatan yang sama, Pj. Bupati OKI, Ir. Asmar Wijaya, M.Si, mengucapkan terima kasih kepada Pj. Gubernur Sumatera Selatan atas respons cepat dan perhatiannya terhadap kejadian tersebut.
“Terima kasih atas kepedulian yang luar biasa dari Pj. Gubernur. Kami berharap perbaikan akan segera dilaksanakan sehingga para siswa dapat kembali tinggal di asrama dengan nyaman seperti sebelumnya untuk mendukung kegiatan belajar mengajar,” ujar Asmar.
Asmar juga memberikan pesan kepada para guru, siswa, dan wali murid agar kejadian ini dijadikan sebagai pembelajaran bersama untuk lebih waspada ke depannya.
“Kita bersyukur bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Semoga kejadian serupa tidak terulang lagi di masa depan. Mari kita semua menjadi lebih berhati-hati dan waspada, terutama dalam melakukan pengecekan keamanan gedung dan instalasi kelistrikan,” tambah Asmar. (red)







