Enam Atlet Taekwondo Taruna Indonesia Palembang Bidik Tiket Porprov Sumsel 2026

Palembang, bidiksumsel.com,-

Enam atlet taekwondo SMA Taruna Indonesia Palembang mulai menunjukkan taringnya dalam perburuan tiket menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Selatan 2026.

Mereka turun dalam ajang seleksi Festival Olahraga Provinsi (ForProv) II Sumsel 2026 Indonesia Taekwondo Fun (IT FUN) yang digelar di Aula Kantor Camat Seberang Ulu I, Kota Palembang, Minggu (27/9/2026).

Tak sekadar ambil bagian, keenam atlet tersebut turun di sejumlah kategori untuk bersaing memperebutkan kesempatan mewakili Kota Palembang pada ajang olahraga tingkat provinsi yang rencananya berlangsung di Muara Enim sekitar November mendatang.

Ketua Tim SMA Taruna Indonesia Palembang, Redi Araki, mengatakan enam atlet yang dibawanya mengikuti beberapa kategori pertandingan, yakni Kyorugi Junior Putra/Putri, Poomsae Junior/Senior Putra/Putri, serta Kyukpa Junior Putra/Putri.

Menurut Redi, keikutsertaan dalam seleksi tersebut menjadi momentum penting bagi para atlet muda untuk mengukur kemampuan sekaligus membuka peluang tampil di level yang lebih tinggi.

“Tujuan kegiatan ini untuk menyeleksi atlet-atlet junior menuju Pekan Olahraga Provinsi yang akan diadakan di Muara Enim kurang lebih bulan November. Kegiatan ini diselenggarakan KORMI sebagai bentuk seleksi perwakilan dari Kota Palembang,” ujar Redi.

Hadapi Bibit-Bibit Unggulan

Persaingan dalam seleksi ForProv II Sumsel 2026 dipastikan tidak mudah. Redi menyebut para peserta yang tampil merupakan atlet-atlet muda yang memiliki potensi dan diproyeksikan menjadi bibit unggulan.

Kondisi tersebut membuat persaingan berlangsung ketat. Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat enam atlet SMA Taruna Indonesia Palembang.

Redi mengatakan timnya tetap memasang target realistis sekaligus memotivasi para atlet untuk tampil maksimal di setiap pertandingan.

“Target kami minimal juara harapan III atau juara III. Saingannya luar biasa karena yang ikut ini para bibit-bibit unggulan. Tetapi semua atlet yang kami bawa tetap optimistis bisa memberikan yang terbaik untuk Tim Taruna Indonesia Palembang,” katanya.

Bagi Redi, hasil pertandingan bukan satu-satunya ukuran. Mental bertanding, pengalaman, disiplin, serta keberanian menghadapi lawan yang lebih kuat juga menjadi bagian penting dari proses pembinaan atlet muda.

Karena itu, setiap pertandingan diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga bagi para atlet untuk terus berkembang.

Sudah Siapkan Target Berikutnya

Perjuangan para atlet SMA Taruna Indonesia Palembang juga tidak berhenti pada seleksi ForProv II Sumsel 2026.

Redi mengungkapkan, pihaknya telah mempersiapkan agenda berikutnya dengan membidik Open Turnamen ITF Kota Palembang yang dijadwalkan berlangsung pada Desember mendatang.

Kejuaraan tersebut akan menjadi kesempatan bagi para atlet untuk kembali mengasah kemampuan sekaligus mengejar peluang melangkah ke tingkat Provinsi Sumatera Selatan.

“Perlu diketahui, nanti pada bulan Desember akan ada Open Turnamen ITF Kota Palembang. Insyaallah kami akan mengikuti kejuaraan tersebut untuk lolos ke tingkat Provinsi Sumsel,” ungkapnya.

Dukungan Sekolah Jadi Suntikan Semangat

Di balik persiapan para atlet, dukungan sekolah menjadi salah satu kekuatan penting bagi Tim Taekwondo SMA Taruna Indonesia Palembang.

Redi menyampaikan apresiasi kepada Kepala SMA Taruna Indonesia Palembang, Arizal Yustian, S.Pd., M.Si., Gr., yang disebutnya memberikan dukungan penuh terhadap aktivitas dan prestasi para siswa di bidang olahraga.

Dukungan tersebut, kata Redi, menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus berlatih dan berprestasi tanpa mengesampingkan pendidikan.

“Alhamdulillah, kepala sekolah kami sangat mendukung karena beliau yakin murid-muridnya bisa berprestasi dan mampu memberikan yang terbaik untuk sekolah, serta mengharumkan nama sekolah hingga ke tingkat nasional,” katanya.

Redi berharap dukungan tersebut dapat terus menjadi energi positif bagi para atlet dalam menghadapi berbagai kompetisi ke depan.

Ia pun berpesan kepada seluruh atlet agar tidak mudah puas dengan hasil yang telah dicapai. Latihan, pendidikan, kedisiplinan, dan sportivitas harus berjalan beriringan.

“Tetaplah berlatih, jangan lelah untuk belajar, dan raihlah kemenangan dengan sportivitas yang dijunjung tinggi,” pungkas Redi. (dkd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *