Palembang,bidiksumsel.com,—
Ballroom ARYADUTA Palembang dipenuhi antusiasme ratusan peserta saat hotel tersebut sukses menggelar acara “Ragam Raso Kito” Cooking Demo pada Minggu (9/8/2026).
Mengusung semangat memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara, khususnya cita rasa khas Palembang, kegiatan tersebut berhasil menarik perhatian lebih dari 500 peserta.
Menariknya, peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Palembang. Sejumlah peserta datang dari berbagai daerah, di antaranya Lahat, Bengkulu, Belitar, dan sejumlah kota lainnya.
Kegiatan “Ragam Raso Kito” merupakan bagian dari kampanye Sapta Rasa ARYADUTA Palembang yang mengangkat kekayaan cita rasa kuliner Nusantara sekaligus memperkenalkan makanan khas daerah kepada masyarakat secara lebih luas.
Sejak acara dimulai, suasana Ballroom ARYADUTA Palembang tampak semarak. Peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan dengan antusias, terutama ketika sesi cooking demo kuliner khas Palembang dimulai.
Salah satu hidangan yang menjadi perhatian adalah Nasi Minyak, makanan khas Palembang yang diperkenalkan melalui sesi cooking demo bersama Chef Taufiq dan Bunda Raya, Ketua ASPENKU.
Melalui sesi tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga dapat mengenal lebih dekat proses pengolahan salah satu kuliner khas Palembang yang memiliki cita rasa dan karakter tersendiri.
Kemeriahan kemudian berlanjut melalui sesi doorprize. Panitia menyiapkan berbagai hadiah dengan total nilai mencapai Rp25 juta.
Sejumlah partner turut mendukung pelaksanaan acara tersebut, di antaranya Sania, ARYADUTA Palembang, Pegadaian, MODENA, Tropicana Slim, Indosat, Diamond, Puratos, dan Clemen Baby Shop.
Memasuki pertengahan acara, suasana Ballroom semakin meriah setelah MC Ari Cihuy menyambut kehadiran aktor sekaligus entertainer Nicky Tirta.
Kehadiran Nicky menjadi salah satu momen yang paling dinantikan peserta. Dalam sesi cooking demo, Nicky Tirta secara langsung mengajak peserta melihat proses pembuatan donat abon dan sponge cake.
Tak hanya menunjukkan keterampilan memasak, Nicky juga aktif berinteraksi dengan peserta. Suasana semakin cair ketika sesi memasak diselingi dengan bernyanyi, foto bersama, serta berbagai aktivitas interaktif lainnya.
Interaksi tersebut membuat suasana acara semakin hangat dan membuat peserta lebih dekat dengan bintang tamu.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara berlangsung. Sejumlah peserta menilai kegiatan “Ragam Raso Kito” memberikan pengalaman yang sepadan karena memadukan unsur edukasi, hiburan, dan kuliner.
Selain memperoleh pengetahuan mengenai proses memasak, peserta juga berkesempatan menikmati berbagai hiburan dan membawa pulang goodie bag.
Goodie bag tersebut berisi sejumlah produk, di antaranya tepung terigu, tepung beras, dan minyak.
Kehadiran peserta dari berbagai daerah juga menjadi salah satu indikator tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan yang mengangkat kuliner Nusantara dan budaya lokal.
Marketing Communication ARYADUTA Palembang, Larasati Syahputri, mengungkapkan rasa bangganya atas keberhasilan penyelenggaraan “Ragam Raso Kito”.
Menurutnya, kesuksesan kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan seluruh partner serta antusiasme para peserta yang hadir.
“Kami sangat bangga dapat menyukseskan Ragam Raso Kito bersama seluruh partner dan peserta yang hadir. Melalui campaign Sapta Rasa, kami ingin memperkenalkan kekayaan kuliner Palembang, salah satunya melalui Nasi Minyak, kepada masyarakat yang lebih luas,” ujar Larasati.
Ia menambahkan, kehadiran Nicky Tirta memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut sehingga acara berlangsung semakin meriah dan interaktif.
“Melihat antusiasme peserta yang datang bahkan dari luar Palembang menjadi sebuah kebanggaan bagi kami,” katanya.
Kesuksesan “Ragam Raso Kito” menjadi salah satu wujud komitmen ARYADUTA Palembang dalam menghadirkan kegiatan yang tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga pengalaman kuliner sekaligus memperkenalkan kekayaan rasa dan budaya lokal.
Melalui kampanye Sapta Rasa, ARYADUTA Palembang berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai pengalaman yang dapat mempertemukan masyarakat dengan keragaman kuliner Nusantara.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan kuliner khas Palembang kepada masyarakat yang lebih luas, sehingga kekayaan cita rasa dan budaya lokal dapat terus dikenal dan diapresiasi. (dkd/ril)


