Palembang, bidiksumsel.com – Prestasi gemilang yang diraih Sumsel United U-19 dengan menjuarai Elite Pro Academy (EPA) Championship U-19 musim 2025/2026 terus membawa dampak positif bagi perkembangan sepak bola Sumatera Selatan. Keberhasilan tersebut kini berbuah kepercayaan dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui Garuda United Academy yang meminta Sumsel United mengirimkan enam pemain muda potensial dari tiga kelompok usia berbeda.
Kepercayaan tersebut menjadi pengakuan atas keberhasilan pembinaan pemain muda yang dilakukan Sumsel United dalam beberapa tahun terakhir. Tidak hanya sukses meraih gelar juara nasional, klub asal Sumatera Selatan itu kini juga mendapat kesempatan berkontribusi dalam program pengembangan pemain usia muda yang dipersiapkan menuju level nasional.
Manajer Sumsel United U-19, Didi Yanto, menjelaskan bahwa enam pemain yang akan dipilih berasal dari kelompok usia kelahiran 2010, 2011, dan 2012. Para pemain yang terpilih nantinya akan bergabung dalam program Garuda United Academy yang menjadi salah satu wadah pembinaan pemain muda berbakat Indonesia.
“PSSI melalui Garuda United Academy meminta kami mengirimkan enam pemain dari kelompok usia kelahiran 2010, 2011, dan 2012. Ini menjadi kesempatan besar bagi pemain muda Sumatera Selatan untuk menunjukkan kualitasnya di level nasional,” ujar Didi.
Pemain 2011 dan 2012 Dipantau Melalui Scouting
Untuk kelompok usia kelahiran 2011 dan 2012, Sumsel United tidak akan menggelar seleksi terbuka. Penjaringan pemain dilakukan melalui proses pemantauan langsung atau scouting pada ajang Piala Gubernur Sumatera Selatan yang saat ini tengah berlangsung.
Tim pencari bakat akan mengamati performa pemain selama kompetisi berlangsung guna menemukan talenta-talenta terbaik yang dinilai layak mengikuti program Garuda United Academy.
“Untuk pemain kelahiran 2011 dan 2012 tidak ada seleksi terbuka. Mereka dipantau langsung melalui scouting di Piala Gubernur Sumsel,” kata Didi.
Menurutnya, metode scouting dianggap lebih efektif untuk melihat kemampuan pemain dalam situasi pertandingan sesungguhnya. Dengan demikian, tim pelatih dapat menilai aspek teknik, taktik, mental, serta kemampuan bermain di bawah tekanan kompetisi.
Seleksi Terbuka untuk Kelahiran 2010
Berbeda dengan kelompok usia lainnya, pemain kelahiran tahun 2010 akan menjalani proses seleksi terbuka yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Juni 2026 di Stadion Bumi Sriwijaya Palembang.
Seleksi tersebut dibuka melalui dua jalur, yakni jalur undangan dan jalur umum.
Melalui jalur undangan, Sumsel United akan mengirimkan surat kepada berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) di Sumatera Selatan untuk merekomendasikan pemain terbaik mereka. Sementara jalur umum dibuka bagi seluruh pemain yang ingin menunjukkan kemampuan dan bersaing memperebutkan kesempatan bergabung dengan Garuda United Academy.
“Untuk kelompok usia 2010 kami lakukan seleksi terbuka. Ada jalur undangan kepada SSB dan ada juga seleksi umum yang bisa diikuti seluruh pemain,” jelas Didi.
Ia menambahkan bahwa proses seleksi akan dilakukan secara cepat mengingat batas waktu pengiriman nama pemain kepada Garuda United Academy sudah semakin dekat.
“Kami harus menyetorkan nama pemain pada 29 Juni mendatang. Karena itu proses seleksi akan segera dilakukan,” ujarnya.
Dipantau Langsung Tim Nasional
Pemain yang berhasil lolos nantinya tidak hanya mendapatkan kesempatan bergabung dengan Garuda United Academy, tetapi juga akan masuk dalam radar pemantauan tim nasional Indonesia.
Selama mengikuti program akademi, perkembangan pemain akan dievaluasi secara berkala oleh tim pelatih dan pemantau bakat yang bekerja sama dengan PSSI.
Hal ini membuka peluang besar bagi pemain muda Sumatera Selatan untuk menembus berbagai kelompok usia Tim Nasional Indonesia di masa mendatang.
“Pemain yang lolos akan mengikuti program Garuda United Academy dan perkembangannya akan dipantau langsung sebagai bagian dari pembinaan menuju level tim nasional,” kata Didi.
Sekaligus Mencari Skuad Baru Sumsel United
Selain memenuhi kebutuhan Garuda United Academy, seleksi terbuka tersebut juga dimanfaatkan Sumsel United untuk menjaring pemain muda berbakat yang akan memperkuat tim pada musim kompetisi mendatang.
Manajemen menargetkan membentuk skuad Sumsel United U-19 untuk menghadapi EPA Championship U-19 musim 2026/2027 dengan komposisi sekitar 25 pemain terbaik hasil seleksi.
Sementara untuk tim Sumsel United U-20, mayoritas pemain akan berasal dari skuad yang sukses membawa klub meraih gelar juara EPA Championship U-19 musim lalu.
“Seleksi ini juga menjadi bagian dari persiapan Sumsel United U-19 musim depan. Kami ingin menemukan pemain-pemain terbaik yang nantinya bisa berkembang bersama tim,” jelasnya.
Tiga Pemain Juara EPA Menuju Timnas
Di tengah proses regenerasi tersebut, Sumsel United juga mendapatkan kabar menggembirakan lainnya. Didi mengungkapkan bahwa tiga pemain dari skuad juara EPA Championship U-19 musim 2025/2026 diproyeksikan mengikuti pemusatan latihan (TC) Tim Nasional Indonesia U-19.
Pemusatan latihan tersebut merupakan bagian dari persiapan menghadapi berbagai agenda internasional, termasuk kompetisi tingkat Asia.
Meski demikian, pihak manajemen belum bersedia mengungkap identitas ketiga pemain tersebut karena masih menunggu pengumuman resmi.
“Ada tiga pemain yang direncanakan mengikuti TC Timnas U-19. Namun untuk namanya belum bisa kami sampaikan,” katanya.
Fokus pada Kualitas dan Mental Bermain
Terkait proses seleksi yang akan digelar, Didi menegaskan bahwa tim pelatih tidak mencari pemain untuk posisi tertentu.
Seluruh peserta akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Penilaian akan dilakukan berdasarkan kualitas teknik, postur tubuh, kecerdasan bermain, serta mentalitas di lapangan.
“Kami tidak mencari posisi khusus. Semua pemain memiliki peluang yang sama. Yang kami lihat adalah postur, skill, dan mental bermain,” tegasnya.
Menurut Didi, sepak bola modern membutuhkan pemain yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang baik, tetapi juga karakter kuat, disiplin, dan mental bertanding yang tinggi.
Harapan Lahirnya Bintang Baru Sumsel
Kepercayaan yang diberikan PSSI kepada Sumsel United dinilai menjadi momentum penting bagi perkembangan sepak bola usia muda di Sumatera Selatan.
Melalui seleksi dan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan semakin banyak talenta daerah yang mampu menembus level nasional hingga internasional.
“Harapan kami semakin banyak pemain muda Sumsel yang berkembang dan mampu mengharumkan nama daerah maupun Indonesia. Ini menjadi kesempatan besar bagi anak-anak Sumatera Selatan untuk menunjukkan potensinya,” tutup Didi.
Keberhasilan Sumsel United meraih gelar juara EPA Championship U-19 dan kini dipercaya menjadi bagian dari proses penjaringan pemain Garuda United Academy menunjukkan bahwa Sumatera Selatan semakin diperhitungkan dalam peta pembinaan sepak bola nasional. Momentum ini diharapkan menjadi pemicu lahirnya generasi baru pesepak bola berbakat yang kelak dapat memperkuat Tim Nasional Indonesia dan mengharumkan nama bangsa di pentas internasional. (bd)












