SE2026 Segera Dimulai! BPS Gandeng Diskominfo Prabumulih Genjot Sosialisasi ke Pelaku Usaha

ist

Prabumulih, bidiksumsel.com – Langkah strategis menuju pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) mulai dimatangkan. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Prabumulih secara resmi menyampaikan permohonan izin sekaligus dukungan kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Prabumulih guna menyukseskan sosialisasi SE2026, Rabu (25/02/2026).

Audiensi ini bukan sekadar formalitas administrasi. Lebih dari itu, pertemuan tersebut menjadi simbol kuatnya kolaborasi antarinstansi dalam memastikan pelaksanaan sensus berjalan optimal, tepat waktu, dan menghasilkan data yang akurat. Sosialisasi sendiri direncanakan sebagai langkah awal untuk meningkatkan pemahaman sekaligus mendorong partisipasi aktif para pelaku usaha di Kota Prabumulih.

Sebagaimana dijadwalkan, pelaksanaan SE2026 akan berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026. Rentang waktu tersebut menjadi momentum penting untuk memotret kondisi riil perekonomian daerah, mulai dari skala usaha mikro hingga perusahaan besar.

Kepala BPS Kota Prabumulih, Jupni Amnus, menegaskan bahwa Sensus Ekonomi memiliki peran strategis dalam perencanaan pembangunan daerah. Menurutnya, sensus bukan hanya proses pengumpulan angka dan data statistik semata.

“Sensus Ekonomi bukan sekadar pendataan, melainkan fondasi utama dalam penyusunan kebijakan berbasis data. Kami mengajak seluruh pelaku usaha di Kota Prabumulih untuk menerima petugas sensus dan memberikan informasi yang jujur, benar, serta lengkap. Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran,” tegasnya.

Ia juga memastikan bahwa seluruh informasi yang diberikan responden dijamin kerahasiaannya. Perlindungan data dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga pelaku usaha tidak perlu khawatir terkait keamanan informasi yang disampaikan.

Menurut Jupni, kualitas kebijakan publik sangat ditentukan oleh kualitas data. Tanpa data yang valid, kebijakan berisiko tidak tepat sasaran, bahkan berpotensi merugikan pelaku usaha itu sendiri. Karena itu, partisipasi aktif dan keterbukaan menjadi kunci keberhasilan SE2026.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Prabumulih, Edi Maksum, menyampaikan komitmen penuh dalam mendukung penyebarluasan informasi terkait SE2026.

“Diskominfo siap mendukung penyebarluasan informasi melalui berbagai kanal komunikasi pemerintah. Sinergi antarinstansi menjadi kunci keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 agar masyarakat, khususnya pelaku usaha, memahami pentingnya peran mereka dalam memberikan data yang akurat,” ungkapnya.

Dukungan tersebut akan diwujudkan melalui publikasi di media sosial resmi pemerintah, website, hingga kanal komunikasi lainnya yang menjangkau masyarakat luas. Harapannya, informasi mengenai jadwal, mekanisme, dan tujuan SE2026 dapat diterima secara utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Kolaborasi antara BPS dan Pemerintah Kota Prabumulih menjadi cerminan komitmen bersama dalam membangun tata kelola pemerintahan berbasis data. Dengan data ekonomi yang komprehensif, pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang lebih tepat, baik dalam hal pemberdayaan UMKM, pengembangan investasi, hingga pemerataan pembangunan.

SE2026 diharapkan menjadi pijakan penting dalam memperkuat struktur ekonomi daerah. Hasil sensus nantinya akan menjadi referensi utama dalam menentukan arah kebijakan pembangunan lima hingga sepuluh tahun ke depan.

Melalui semangat kebersamaan dan sinergi lintas sektor, seluruh pihak diajak untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Partisipasi aktif pelaku usaha bukan hanya kontribusi terhadap pemerintah, tetapi juga investasi bersama demi terwujudnya Prabumulih yang maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi di masa mendatang. (tinus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *