Menu MBG di Prabumulih Disorot! Warga Pertanyakan Kelayakan Porsi dan Anggaran

ist

Prabumulih, bidiksumsel.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Prabumulih tengah menjadi sorotan publik setelah beredarnya foto menu yang diterima peserta. Dalam gambar tersebut terlihat satu potong kue, satu butir telur, satu buah jeruk, serta satu botol minuman susu.

Menu tersebut langsung memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Sejumlah warga mempertanyakan apakah porsi yang diberikan sudah sebanding dengan anggaran yang dikucurkan pemerintah untuk mendukung program tersebut.

Program MBG sendiri digagas sebagai langkah strategis untuk meningkatkan asupan gizi masyarakat, khususnya pelajar dan kelompok penerima manfaat lainnya. Secara komposisi, menu yang dibagikan memang telah memuat unsur karbohidrat dari kue, protein dari telur dan susu, serta vitamin dari buah jeruk.

Namun demikian, sebagian masyarakat menilai porsi tersebut masih terlihat sederhana. Mereka berharap ada evaluasi lebih lanjut agar kualitas dan kuantitas makanan benar-benar mampu memenuhi kebutuhan gizi harian anak-anak.

Wahyuni, salah satu orang tua siswa di SD 38 Kota Prabumulih, mengungkapkan harapannya agar program ini tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata.

“Kami tentu bersyukur ada program ini. Tapi kami juga berharap menu yang diberikan benar-benar layak dan cukup untuk kebutuhan anak-anak,” ujarnya kepada awak media. Selasa, 24 Februari 2026.

Sorotan masyarakat juga tertuju pada aspek transparansi anggaran. Publik menilai penting adanya penjelasan resmi dari pemerintah daerah terkait besaran biaya per porsi, standar gizi yang digunakan sebagai acuan, serta mekanisme pengawasan distribusi makanan.

Transparansi tersebut dinilai penting agar tidak muncul persepsi negatif di tengah masyarakat. Terlebih jika program ini bersumber dari dana APBD maupun APBN, maka akuntabilitas menjadi hal yang mutlak.

Pengawasan kualitas bahan makanan dan proses distribusi juga menjadi perhatian. Masyarakat berharap pemerintah memastikan seluruh makanan yang diberikan memenuhi standar kebersihan, keamanan pangan, serta kandungan gizi yang sesuai.

Pada dasarnya, tujuan Program MBG mendapat dukungan luas karena dinilai mampu membantu meningkatkan asupan gizi anak-anak, terutama dari keluarga yang membutuhkan. Namun, pelaksanaan di lapangan perlu terus diawasi dan dievaluasi agar sesuai dengan harapan publik.

Pemerintah daerah diharapkan segera memberikan klarifikasi dan penjelasan resmi guna menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang. Dengan keterbukaan informasi dan evaluasi berkelanjutan, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat berjalan optimal serta benar-benar memberikan dampak positif bagi generasi muda di Kota Prabumulih. (tinus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *