Herman Deru Turun Gunung! Tinjau Pabrik Semen hingga Resmikan Jalan di OKU

ist

OKU, bidiksumsel.com – Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru didampingi Ketua DPRD Sumsel Andi Dinialdie melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sabtu (1/12/2025). Sejumlah agenda strategis dilakukan mulai dari sektor industri semen hingga pengecekan proyek infrastruktur yang dikeluhkan masyarakat.

Agenda pertama dimulai dengan peninjauan ke PT Semen Baturaja, yang turut dihadiri Bupati OKU Teddy Meilwansyah, unsur Forkopimda, serta jajaran manajemen perusahaan. Dalam kunjungan ini, Herman Deru menegaskan bahwa PT Semen Baturaja memegang peran sentral dalam memenuhi kebutuhan material pembangunan, terutama untuk mendukung berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) di Sumatera Selatan.

“Sumsel memiliki beberapa proyek besar dan salah satu kebutuhan utamanya tentu semen. Karena kita memiliki pabrik semen di daerah ini, kita berharap PT Semen Baturaja dapat memenuhi kebutuhan pembangunan di Sumsel,” tegas Herman Deru.

Tak hanya meninjau fasilitas produksi, rombongan juga melakukan penanaman pohon sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian lingkungan dan program kawasan industri ramah lingkungan.

Setelah dari kawasan pabrik, rombongan gubernur bergerak menuju lokasi Groundbreaking Peningkatan Jalan Cor Ruas Batu Kuning–Kurup. Proyek ini menjadi sorotan karena telah lama menjadi aspirasi masyarakat setempat yang berharap akses transportasi lebih baik.

“Kita ingin menjawab keinginan masyarakat untuk memperbaiki jalan di Kabupaten OKU, khususnya ruas Batu Kuning–Kurup,” ucap Herman Deru saat melakukan prosesi groundbreaking.

Peningkatan ruas jalan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, memperpendek waktu tempuh, serta mendukung distribusi hasil pertanian dan ekonomi lokal.

Agenda kunker kemudian berlanjut ke Kecamatan Lubuk Batang. Di sini, Gubernur meninjau lokasi rencana pembangunan Jembatan Gantung Penghubung Desa Banuayu dan Desa Talang Sawah. Untuk mencapai titik survei, rombongan menggunakan perahu ketek menyusuri sungai yang selama ini menjadi satu-satunya jalur akses alternatif masyarakat.

Proyek jembatan gantung ini direncanakan dimulai pada tahun 2025. Namun menurut Herman Deru, percepatan pembangunan bisa dilakukan apabila kondisi keuangan daerah mendukung.

“Insya Allah jembatan ini kita bangun tahun 2025. Kalau rekonstruksi bisa dikerjakan lebih cepat, tentu akan kita lakukan sesuai kemampuan keuangan daerah,” ujarnya.

Masyarakat di dua desa tersebut selama ini harus berputar jauh atau menyeberang sungai menggunakan perahu untuk bekerja, bersekolah, maupun mengakses layanan publik.

Kunjungan kerja ini disebut menjadi bukti keseriusan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam memperkuat infrastruktur dasar, khususnya konektivitas antardaerah di Kabupaten OKU. Pemerintah memastikan setiap pembangunan dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan wilayah.

Herman Deru menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya terfokus pada perkotaan, tetapi juga menjangkau kawasan penyangga dan daerah pelosok agar pemerataan pembangunan dapat dirasakan secara menyeluruh. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *