Presiden Prabowo Hadiri KTT Perdamaian di Mesir, Bahas Penghentian Perang Gaza
Mesir, bidiksumsel.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Bandar Udara Internasional Sharm El-Sheikh, Republik Arab Mesir, pada Senin pagi waktu setempat, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El-Sheikh.
Pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Kepala Negara beserta rombongan terbatas mendarat sekitar pukul 07.00 waktu setempat, disambut hangat oleh pejabat tinggi Mesir dan perwakilan diplomatik Indonesia.
Tampak menyambut langsung kedatangan Presiden Prabowo yakni Chamberlain Kepresidenan Mesir Mohammed Mokhtar, Duta Besar RI untuk Mesir Lutfi Rauf, serta Atase Pertahanan KBRI Kairo Kolonel Laut (P) Dafris D. Syahruddin.
Sebelumnya, Kepala Negara beserta rombongan berangkat dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma pada pukul 00.20 WIB dini hari.
Selama berada di Mesir, Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri KTT Perdamaian Sharm El-Sheikh, forum internasional yang akan menandai penandatanganan perjanjian perdamaian dan penghentian perang di Gaza.
Pertemuan tersebut menjadi salah satu agenda diplomatik terpenting di kawasan Timur Tengah dalam dekade terakhir, mengingat eskalasi konflik yang telah menimbulkan krisis kemanusiaan berkepanjangan.
Kehadiran Presiden Prabowo mendapat perhatian besar karena Indonesia dikenal konsisten dalam menyuarakan kemerdekaan Palestina dan menolak segala bentuk penjajahan, sesuai amanat Pembukaan UUD 1945.
“Diundangnya Presiden Prabowo ke forum ini menunjukkan peran penting Indonesia dalam mendorong perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah,” ujar sumber diplomatik dari KBRI Kairo.
KTT Dihadiri Pemimpin Dunia
KTT yang digelar di kota pesisir Laut Merah itu juga dihadiri oleh sejumlah pemimpin besar dunia, di antaranya :
- Presiden Amerika Serikat Donald Trump,
- Raja Yordania Abdullah II,
- Emir Qatar Syekh Thamim bin Hamad Al Thani,
- Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan,
- Presiden Prancis Emmanuel Macron,
- Perdana Menteri Arab Saudi Muhammad bin Salman Al Saud, serta
- Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.
Pertemuan tersebut diperkirakan akan menghasilkan Deklarasi Sharm El-Sheikh, sebuah kesepakatan bersama untuk mengakhiri agresi di Gaza dan membuka jalur kemanusiaan permanen bagi warga sipil.
Indonesia Dorong Peran Aktif Dunia Islam
Selain menjadi saksi penandatanganan perjanjian perdamaian, Presiden Prabowo juga dijadwalkan mengadakan pertemuan bilateral dengan beberapa kepala negara, termasuk Raja Yordania dan Presiden Turkiye, untuk memperkuat solidaritas dunia Islam dalam menjaga perdamaian di kawasan.
Menurut sumber dari Kementerian Luar Negeri, Indonesia akan mendorong terbentuknya koalisi kemanusiaan lintas negara Muslim untuk membantu rekonstruksi Gaza pascaperdamaian.
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan dari Jakarta antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Delegasi ini mewakili komitmen Indonesia dalam memastikan diplomasi luar negeri berjalan aktif, berdaulat, dan berorientasi pada kepentingan global yang adil.
Indonesia Diakui Dunia
Kehadiran Indonesia dalam forum penting ini menjadi penegasan kembali posisi strategis negara dalam percaturan diplomasi global.
Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, Indonesia terus memperkuat citra sebagai penjaga perdamaian dunia melalui pendekatan diplomatik yang tegas namun terbuka terhadap dialog.
Dengan langkah ini, Indonesia bukan hanya berperan sebagai penonton, melainkan aktor aktif dalam proses perdamaian internasional, khususnya di kawasan konflik yang selama ini menjadi perhatian dunia Islam dan komunitas global. (rd)













