Meriah dan Penuh Haru! Polda Sumsel Gelar Baksos dan Bazar UMKM Sambut Hari Bhayangkara ke-79

fhoto : ist

Palembang, bidiksumsel.com – Suasana pagi di Lapangan Wira Bakti, Komplek Pakri Palembang, Senin (16/6/2025), terasa berbeda. Sejak matahari baru menyembul dari ufuk timur, ratusan warga sudah memadati lokasi acara. Mereka datang dengan antusiasme tinggi, bukan sekadar untuk menyaksikan kemeriahan, tapi juga untuk merasakan langsung manfaat dari bakti sosial dan bazar UMKM yang digelar oleh Polda Sumatera Selatan (Polda Sumsel).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79 dan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-73, yang digelar serentak di seluruh Indonesia. Pusat kegiatan nasional berlangsung di Bekasi dan dihadiri langsung oleh Kapolri beserta jajaran Mabes Polri, sementara di Palembang, acara dipimpin oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi, didampingi oleh Wakapolda Brigjen Pol M Zulkarnain serta pejabat utama Polda Sumsel.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi itu mencakup berbagai agenda, mulai dari donor darah, pelayanan kesehatan gratis, penyerahan bantuan sosial, hingga bazar UMKM yang melibatkan pelaku usaha lokal. Di tengah hiruk-pikuk acara, satu hal terasa begitu kuat: semangat kebersamaan dan empati antara aparat kepolisian dan masyarakat.

Kapolda Sumsel, yang hadir langsung dan turut serta dalam zoom meeting nasional bersama Kapolri, menyampaikan pesan penuh makna dalam sambutannya.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tapi cerminan nyata dari semangat Polri untuk selalu dekat dengan masyarakat. Kami ingin menjadi mitra yang tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga hadir di tengah warga yang membutuhkan,” ujar Irjen Andi Rian.

Usai sambutan, Kapolda bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sumsel ikut dalam pembagian sembako bagi warga kurang mampu, serta menyerahkan alat bantu kesehatan kepada siswa penyandang disabilitas. Beberapa anak terlihat menahan haru saat menerima bantuan tersebut, didampingi orang tua mereka yang menyeka air mata bahagia.

Di sudut lain lapangan, puluhan warga tampak mengantre rapi untuk mengikuti kegiatan donor darah yang diselenggarakan bekerja sama dengan PMI. Tidak sedikit anggota kepolisian yang juga ikut menyumbangkan darah mereka, menandakan komitmen kolektif untuk berbagi kehidupan.

Sementara itu, di area bazar UMKM, semangat ekonomi kerakyatan begitu terasa. Produk lokal dari makanan ringan, batik Palembang, hingga tanaman hias dipamerkan dan dijual langsung oleh pelaku usaha. Kegiatan ini menjadi angin segar bagi UMKM yang tengah bangkit pasca pandemi.

“Alhamdulillah, kami bisa ikut bazar dan produk kami laku keras hari ini. Terima kasih Polda Sumsel, semoga acara seperti ini bisa rutin digelar,” ujar Rani, salah satu pelaku UMKM dari Plaju.

Kejutan paling dinanti adalah pengundian grand prize umroh gratis, yang diumumkan langsung oleh Kapolda Sumsel. Sontak, lapangan bergemuruh ketika nama pemenang disebutkan. Suasana penuh haru menyelimuti momen itu, terutama saat pemenang, seorang petugas kebersihan, mengangkat tangan ke langit sambil meneteskan air mata bahagia.

Tak ketinggalan, ratusan door prize menarik, mulai dari alat elektronik hingga paket sembako tambahan, turut dibagikan kepada warga yang hadir. Suasana menjadi penuh tawa dan tepuk tangan, membuktikan bahwa kebahagiaan memang bisa tumbuh dari rasa saling peduli.

Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari komunitas driver online, pemandi jenazah, penggali kubur, hingga para ibu rumah tangga dari kawasan ekonomi rentan. Bagi mereka, bukan hanya sembako atau hadiah yang berarti, tapi juga perasaan dianggap dan dilibatkan dalam kegiatan besar seperti ini.

“Biasanya kita cuma jadi penonton, tapi hari ini kami diundang, diberi bantuan, bahkan bisa ikut bazar. Ini luar biasa,” ujar Anton, penggali kubur dari kawasan Kertapati.

Kapolda Sumsel menutup rangkaian kegiatan dengan harapan besar: agar Polri terus meningkatkan kualitas pelayanan dan komunikasi dengan masyarakat, sesuai dengan tema Hari Bhayangkara ke-79, yaitu “Polri untuk Masyarakat”.

“Polri bukan menara gading. Kami adalah bagian dari rakyat, dan tugas kami adalah melayani sebaik-baiknya,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga siang itu pun ditutup dengan penuh suka cita. Tertib, lancar, dan meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir. (Bd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *