OKI  

Meriah! Ribuan Warga OKI Tumpah Ruah di Midang Morge Siwe dan Wisata Air Cakat Stempel

fhoto : ist

OKI, bidiksumsel.com – Libur Lebaran di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tahun ini berlangsung dengan penuh kemeriahan. Ribuan warga berbondong-bondong menuju pinggiran Sungai Komering untuk menyaksikan dua acara besar yang telah menjadi tradisi: karnaval budaya Midang Morge Siwe dan wisata air speedboat Cakat Stempel. Tak ingin melewatkan momen istimewa ini, Pj Bupati OKI Asmar Wijaya bersama Pj Ketua TP PKK OKI, Forkopimda, serta istri turut serta menikmati keseruan wisata air speedboat di sela-sela menyaksikan pagelaran Midang.

Dalam suasana penuh sukacita, Pj Bupati OKI, Asmar Wijaya, mengungkapkan harapannya agar seluruh masyarakat OKI dapat merayakan hari libur Lebaran Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan. “Kita ingin seluruh masyarakat OKI bergembira merayakan hari libur lebaran Idul Fitri. Momen ini menjadikan kita semua bersuka cita menyambut hari kemenangan setelah satu bulan penuh berpuasa menahan diri dari haus dan lapar serta hawa nafsu,” ujarnya usai mencoba wisata air Cakat Stempel di Sungai Komering, Sabtu (13/4/24).

Saat mengelilingi Sungai Komering dengan speedboat, Pj Bupati OKI bersama Forkopimda menyempatkan diri menyapa masyarakat yang tumpah ruah di sepanjang aliran sungai. Mulai dari Kelurahan Kedaton hingga Kelurahan Sukadana, terlihat antusiasme warga yang begitu tinggi. “Kita lihat masyarakat sangat antusias menyaksikan Karnaval Budaya Midang yang melewati pinggiran Sungai Komering dan juga menyaksikan wisata air Cakat Stempel. Bahkan banyak masyarakat yang mencoba langsung wisata air Cakat Stempel, kita harapkan momen ini membawa kita ke dalam kegembiraan bersama keluarga,” lanjut Asmar.

Asmar Wijaya mengimbau masyarakat untuk tetap tertib dan mengutamakan keamanan selama menyaksikan Midang dan mencoba wisata air Cakat Stempel. “Kita himbau agar masyarakat tetap mengutamakan keamanan, mematuhi peraturan, jangan lupa gunakan life jacket dan tidak melebihi muatan di dalam speedboat Stempel, serta hari ini adalah hari terakhir adanya Cakat Stempel,” tegasnya.

Pelaksanaan Midang pada hari kedua menampilkan lima kelurahan, setelah sebelumnya pada hari Jumat (12/4) telah tampil enam kelurahan. Acara ini juga menjadi momen pengumuman pemenang lomba cang incang, sebuah lomba bertutur menggunakan bahasa Kayuagung yang merupakan bagian dari upaya melestarikan tradisi lokal.

“Jadi untuk tahun ini seluruh kelurahan menjadi pemenang bersama dalam pelaksanaan midang. Semuanya kita apresiasi. Untuk lomba cang incang tadi sudah kita umumkan para pemenang, kita ucapkan selamat. Mari kita terus lestarikan budaya asli di Kabupaten Ogan Komering Ilir,” pungkas Pj Bupati Asmar.

Kelurahan Jua-jua berhasil menjadi juara pertama dalam lomba cang incang tahun ini, diikuti oleh Kelurahan Kuta Raya sebagai juara kedua, dan Kelurahan Sukadana sebagai juara ketiga. Harapan pertama diraih oleh Kelurahan Paku, harapan kedua oleh Kelurahan Tanjung Rancing, dan harapan ketiga oleh Kelurahan Cinta Raja.

Seluruh kelurahan peserta mendapatkan apresiasi sebesar 1 juta rupiah ditambah 500 ribu dari Pj Bupati OKI serta goodybag dari Bank Sumsel Babel. Juara pertama lomba cang incang mendapat hadiah 500 ribu rupiah, juara kedua 400 ribu rupiah, juara ketiga 300 ribu rupiah, dan harapan pertama, kedua, serta ketiga masing-masing mendapat 300 ribu rupiah.

Perayaan libur Lebaran tahun ini di OKI menciptakan kenangan manis bagi seluruh warga dan pemudik. Dukungan penuh dari masyarakat serta kesigapan petugas dari berbagai unsur, termasuk TNI/Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan petugas kebersihan, turut memastikan kelancaran dan keamanan acara. Kemeriahan ini tak hanya memperkuat kebersamaan, tetapi juga menegaskan pentingnya melestarikan warisan budaya lokal yang kaya dan beragam. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *