Pagar Alam, bidiksumsel.com – Kopi merupakan salah satu komoditas utama pertanian yang ada di Pagar Alam, karena itu harga yang tinggi selalu di tunggu-tunggu oleh para petani, setelah harga kopi turun akibat pandemi covid-19 melanda beberapa tahun terakhir.
Menurut salah satu agen kopi yang ada di desa bandar, Kelurahan kance Diwe, Kecamatan Dempo Selatan, Lis mengatakan, sejak minggu terakhir harga kopi mengalami peningkatan. harga minggu lalu berkisaran Rp19.000,- sekarang naik ke harga Rp20.000, harga ini untuk kualitas kopi yang terbaik.
Ia menambahkan, untuk harga kopi tergantung dari kualitasnya, baik dari jenis ataupun dari segi fisik kopi tersebut, karena hal itu yang nantinya akan menentukan harga kopi tersebut.
“Untuk harga kopi, ada kenaikan dibandingkan minggu-minggu sebelumnya. Ada rupa, ada harga,” jelasnya. Jumat, (17/09/2021).
Sementara itu, petani kopi, Sunarsih mengungkapkan, harga kopi yang naik sekarang memang selalu ditunggu-tunggu oleh para petani, namun sedikit disayangkan harga yang naik bertepatan di penghujung musim panen, yang dimana para petani sudah sebagian besar telah selesai melakukan panen.
“Saya selaku petani mengharapkan untuk harga kopi tetap stabil dan kalau bisa akan naik lagi untuk musim-musim selanjutnya yang akan datang,” singkatnya. (ronal)











