Palembang, bidiksumsel.com – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menghadiri kegiatan Yatim Fest 2026 yang diselenggarakan oleh Yayasan Abulyatama Indonesia di Rambang Semesta Ballroom, Palembang, Minggu (8/3/2026). Kegiatan sosial yang berlangsung penuh kehangatan dan kekhidmatan ini diikuti oleh sekitar 1.200 anak yatim dan dhuafa yang juga merupakan penghafal Al-Qur’an.
Kehadiran Gubernur Herman Deru dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap berbagai program sosial dan keagamaan yang memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yatim serta generasi muda penghafal Al-Qur’an.
Dalam sambutannya, Herman Deru mengapresiasi penyelenggaraan Yatim Fest yang dinilainya sebagai kegiatan positif dan penuh makna bagi anak-anak yatim. Ia menilai kegiatan seperti ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial terhadap generasi muda yang membutuhkan perhatian serta dukungan dari berbagai pihak.
“Ini adalah sebuah ide luar biasa. Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini sebagai bentuk perhatian nyata kepada anak-anak yang kita cintai. Terima kasih kepada seluruh pengasuh dan keluarga yang bersedia mencurahkan perhatiannya,” ujar Herman Deru mengawali sambutannya.
Menurutnya, anak-anak yatim merupakan bagian penting dari masa depan bangsa yang harus mendapatkan dukungan, perhatian, dan pembinaan yang baik agar mampu tumbuh menjadi generasi yang kuat secara mental, spiritual, maupun intelektual.
Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru juga menyinggung tantangan besar yang akan dihadapi Indonesia di masa depan, yakni momentum bonus demografi yang diperkirakan mencapai puncaknya sekitar 20 tahun mendatang.
Ia menjelaskan bahwa pada masa tersebut, sekitar 67 persen penduduk Indonesia akan berada pada usia produktif. Kondisi ini dapat menjadi peluang besar bagi kemajuan bangsa apabila generasi muda dipersiapkan dengan baik sejak sekarang.
“Tugas kita sebagai orang tua adalah mempersiapkan mereka. Anak-anakku, persiapkan diri kalian bukan hanya dari segi kecerdasan dan fisik semata, tapi yang terpenting adalah kesehatan mental dan jiwa,” tegasnya.
Gubernur Herman Deru juga memberikan pesan khusus kepada para anak yatim yang hadir agar tidak hanya mengejar kecerdasan akademik semata, tetapi juga membangun karakter serta jiwa yang kuat dan penuh kepedulian terhadap sesama.
Menurutnya, kecerdasan tanpa diimbangi dengan kekuatan mental dan nilai-nilai kemanusiaan tidak akan membawa seseorang pada keberhasilan yang sejati.
“Banyak orang pintar namun tidak menjadi apa-apa karena jiwanya kosong. Pak Gubernur berpesan kepada anak-anakku, tumbuhlah menjadi anak-anak yang gemar memberi. Besarkan alam pikir dan jiwa kalian dengan semangat berbagi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Yatim Fest 2026, Robi Sahbar, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan yang ke-6 kalinya digelar di Kota Palembang. Dari enam penyelenggaraan tersebut, kegiatan Yatim Fest telah empat kali dilaksanakan di Ballroom Rambang Semesta.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan Yatim Fest tahun ini mengusung tema “Dari Luka Menjadi Pembawa Cahaya”, yang memiliki makna bahwa setiap anak yatim memiliki potensi besar untuk tumbuh menjadi pribadi yang kuat serta membawa manfaat bagi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan para donatur dan kolaborasi berbagai pihak. Khususnya kepada sekitar 160 relawan yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini,” ungkap Robi.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian bantuan secara simbolis kepada anak-anak yatim dan dhuafa yang hadir. Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan moral dan materiil agar mereka tetap semangat dalam menempuh pendidikan serta menghafal Al-Qur’an.
Turut hadir dalam acara tersebut Anggota DPD RI Ratu Tenny Leriva atau yang dikenal dengan Leriva HD, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Melalui kegiatan Yatim Fest 2026 ini diharapkan semangat kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berjuang meraih masa depan yang lebih baik. (rd)













