Prabumulih, bidiksumsel.com – Komitmen membangun keluarga berkualitas kembali ditegaskan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Prabumulih, Linda Apriana Arlan. Didampingi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Hj. Reni Indayani, S.KM., M.Si., ia menghadiri kegiatan Promosi dan Sosialisasi Program Prioritas Pembangunan Keluarga (PRASARA dan VISTARA) di Gedung Halim 1 Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Jakarta Timur, Kamis (26/02/2026).
Kegiatan berskala nasional tersebut merupakan bagian dari penguatan peran Tim Penggerak PKK Pusat dan Daerah se-Indonesia dalam mendukung program prioritas pembangunan keluarga. Agenda ini menegaskan bahwa pembangunan keluarga bukan sekadar isu domestik, melainkan fondasi utama pembangunan bangsa.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, serta Wakil Menteri Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka. Turut hadir Staf Ahli Bidang Penguatan Ketahanan Pangan Dr. Yane Ardian Bima Arya, Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Nopian Andusti, serta sejumlah Ketua TP PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota dari berbagai daerah di Indonesia.
Program PRASARA dan VISTARA sendiri mencakup berbagai aspek strategis, mulai dari pembinaan balita dan anak, penguatan ketahanan remaja, pembinaan keluarga lansia dan rentan, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga. Salah satu fokus utama yang turut menjadi perhatian adalah Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), sebagai bagian dari percepatan penurunan angka stunting nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Linda Apriana Arlan menyampaikan komitmen kuat TP PKK Kota Prabumulih untuk terus mendukung dan mengimplementasikan program prioritas pembangunan keluarga di daerah.
“Kami siap bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah dalam mengoptimalkan peran TP PKK sebagai mitra strategis pembangunan keluarga,” ujarnya.
Menurutnya, TP PKK memiliki jaringan hingga tingkat dasawisma yang sangat potensial dalam menjangkau keluarga secara langsung. Dengan pendekatan yang tepat, program pembinaan keluarga dapat berjalan efektif dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting menjadi salah satu prioritas yang akan terus diperkuat di Kota Prabumulih. Selain itu, penguatan ketahanan keluarga dan pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi langkah strategis dalam menciptakan keluarga mandiri dan sejahtera.
Kehadiran TP PKK Prabumulih dalam forum nasional ini sekaligus menunjukkan kesiapan daerah dalam menyelaraskan program pusat dengan kebijakan lokal. Sinergi lintas sektor diyakini menjadi kunci keberhasilan implementasi program pembangunan keluarga yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh TP PKK di Indonesia semakin solid, terarah, dan memiliki visi yang sama dalam membangun keluarga Indonesia yang berkualitas, sehat, serta sejahtera. Bagi Kota Prabumulih, partisipasi aktif dalam agenda nasional ini menjadi langkah nyata memperkuat peran perempuan dan keluarga sebagai pilar utama pembangunan daerah. (tinus)













