Lahat  

Pemkab Lahat dan BPOM Perkuat Pengawasan Obat dan Pangan, SPPG Program MBG Jadi Sasaran

LAHAT – BidikSumsel.com –

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Lubuklinggau memperkuat sinergi dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap peredaran obat serta keamanan pangan di wilayah Kabupaten Lahat.

Penguatan koordinasi tersebut dibahas dalam rapat yang berlangsung di Ruang Opsroom Pemkab Lahat, Rabu (2/9/2026). Pertemuan itu dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Lahat, M. Ichsan Fadli, SIP, MM, Kepala Balai POM Lubuklinggau Ronny Syafri bersama jajaran, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pukatul Hadi, SP, M.Si, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta tamu undangan lainnya.

Dalam rapat tersebut, Pemkab Lahat dan BPOM menekankan pentingnya pengawasan obat dan makanan yang dilakukan secara terpadu dan melibatkan lintas sektor. Upaya tersebut mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 700/6206/SJ tanggal 22 September 2022 tentang koordinasi pembinaan dan pengawasan obat dan makanan di daerah.

Koordinasi lintas sektor dinilai penting agar pengawasan tidak sebatas pada aspek administratif, tetapi juga mampu menjadi langkah preventif untuk mencegah peredaran produk yang tidak memenuhi ketentuan.

Selain itu, pengawasan terpadu diharapkan dapat memberikan jaminan perlindungan kepada masyarakat, terutama dalam memperoleh obat dan pangan yang aman, bermutu serta memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Pemkab Lahat menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan mutu pangan sebagai bagian dari pelaksanaan berbagai program prioritas nasional di daerah.

Salah satu sasaran yang menjadi perhatian dalam penguatan pengawasan tersebut adalah pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Lahat.

Pengawasan terhadap SPPG menjadi bagian penting untuk memastikan makanan yang disiapkan dan diberikan kepada masyarakat melalui program MBG memenuhi aspek keamanan, mutu, serta ketentuan yang berlaku.
Untuk merealisasikan langkah tersebut, tim koordinasi akan menggelar rapat internal. Pertemuan lanjutan itu akan membahas pembagian tugas, fungsi masing-masing OPD, serta mekanisme pengawasan yang akan diterapkan di lapangan.

Asisten II Pemkab Lahat M. Ichsan Fadli berharap sinergi antara Pemkab Lahat, BPOM Lubuklinggau dan seluruh OPD terkait dapat semakin kuat. Menurutnya, koordinasi yang solid diperlukan agar pelaksanaan pengawasan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan diperkuatnya tim koordinasi tersebut, pengawasan keamanan obat dan pangan di Kabupaten Lahat diharapkan semakin terarah dan menyeluruh. Termasuk di dalamnya memastikan pelaksanaan program MBG berjalan dengan memperhatikan standar keamanan dan mutu pangan.

Langkah ini sekaligus menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat serta memastikan program pemerintah dapat dilaksanakan dengan baik dan memenuhi ketentuan yang berlaku. (Agusman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *