Muba, bidiksumsel.com – Upaya pengendalian harga beras dan menekan laju inflasi di Kabupaten Musi Banyuasin terus digencarkan oleh pemerintah daerah. Melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Musi Banyuasin, kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) kembali digelar sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah masyarakat.
Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (15/4/2026) di halaman kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Musi Banyuasin, dengan melibatkan berbagai pihak strategis seperti Perum Bulog Kantor Wilayah Sumsel Babel, Bank Sumsel Babel, serta PT Muba Energi Maju Berjaya sebagai mitra pendukung.
Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tohet melalui Sekretaris Daerah Syafaruddin menegaskan pentingnya sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dengan seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, menghadapi potensi inflasi tahun 2026 membutuhkan kerja sama lintas sektor, terutama dalam menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi pangan. “Dalam menghadapi inflasi tahun 2026, sinergitas TPID dengan pihak terkait juga sangat diperlukan, khususnya dalam upaya stabilisasi harga, pengelolaan permintaan, menjaga kelancaran distribusi, serta menjamin ketersediaan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu strategi utama pemerintah daerah dalam mengendalikan lonjakan harga komoditas penting, khususnya beras yang mengalami kenaikan di sejumlah wilayah. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 1.200 paket bahan pangan disiapkan untuk masyarakat. Paket tersebut terdiri dari beras SPHP kemasan 5 kilogram serta minyak goreng sebanyak 1 liter.
Jika merujuk pada harga normal dari Perum Bulog, satu paket sebenarnya dijual dengan harga Rp73.000. Namun berkat dukungan subsidi dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang diberikan oleh Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu dan PT Muba Energi Maju Berjaya, masyarakat hanya perlu membayar Rp58.000 per paket.
Selisih harga tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan biaya yang lebih terjangkau, terutama bagi kelompok ekonomi menengah ke bawah.
Sekda Muba Syafaruddin juga menyampaikan apresiasi kepada pihak perusahaan yang telah berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan program pangan murah.
Sepanjang tahun 2026, Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu tercatat mendukung pelaksanaan kegiatan Gerakan Pangan Murah sebanyak 10 kali kegiatan. Sementara itu, PT Muba Energi Maju Berjaya turut memberikan kontribusi dalam empat kegiatan serupa.
Menurutnya, dukungan tersebut merupakan bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. “Kami menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya. Kontribusi ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan dalam mendukung upaya pengendalian inflasi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Musi Banyuasin, Apriadi, dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menjaga ketersediaan bahan pangan, mengendalikan inflasi, serta memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan tetap terjaga di wilayah Musi Banyuasin. “Dengan ini kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini. Semoga kegiatan Gerakan Pangan Murah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua,” ungkapnya.
Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu instrumen penting pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga bahan pokok. Dengan penyediaan sebanyak 6 ton beras SPHP serta 1.200 liter minyak goreng dalam kegiatan kali ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk memenuhi kebutuhan pangan secara efisien dan hemat.
Ke depan, pemerintah daerah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari strategi pengendalian inflasi dan perlindungan ekonomi masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin. (rd)













