Muba  

Haflah Akhirussanah Meriah di Plakat Tinggi, Bupati Muba Tegaskan Pendidikan Agama Jadi Benteng Generasi

ist

Muba, bidiksumsel.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan kembali ditunjukkan melalui kehadiran langsung Bupati H. M. Toha Tohet pada prosesi Haflah Akhirussanah dan Khatmil Qur’an santri Pondok Pesantren Al-Hikmah yang berlangsung di Desa Cinta Karya, Kecamatan Plakat Tinggi, Minggu (12/04/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Bumi Serasan Sekate tersebut menjadi bukti nyata dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan pendidikan berbasis religi, khususnya dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Acara yang berlangsung khidmat itu turut dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, di antaranya Asisten I Setda Muba Ardiansyah, Kabag Kesra Opi Pahlopi, Kabag Prokopim Muhammad Agung, serta Camat Plakat Tinggi Rudi. Selain itu, hadir pula Anggota DPRD Muba Namibul Huda, unsur Forkopimcam dari TNI dan Polri, para kepala desa, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan seperti Muslimat, Aisyiyah, Ansor, Fatayat, dan Banser.

Dalam laporan yang disampaikan oleh pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikmah, Kiai Muhammad Amin, disebutkan bahwa tahun 2026 merupakan angkatan ke-10 bagi santri yang mengikuti prosesi Haflah Akhirussanah. Pada tahun ini, sebanyak 137 santri berhasil menyelesaikan khataman kitab An-Nazhiyyah sebagai bagian dari proses pendidikan di lingkungan pesantren.

“Kami memohon doa agar para lulusan ini menjadi generasi yang saleh dan salehah. Kami juga berharap dukungan berkelanjutan dari Bapak Bupati demi kelancaran sarana prasarana pendidikan, agar proses belajar mengajar di jenjang SMP, SMA, hingga universitas di lingkungan pesantren ini dapat berjalan lebih nyaman,” ujar Kiai Muhammad Amin dalam sambutannya.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan para santri menyelesaikan pendidikan di pesantren merupakan hasil kerja keras bersama antara pengasuh, tenaga pendidik, orang tua, serta dukungan masyarakat sekitar.

Dalam arahannya, Bupati H. M. Toha Tohet menyampaikan apresiasi tinggi kepada pimpinan dan pengajar di Pondok Pesantren Al-Hikmah yang dinilai konsisten mencetak generasi berakhlak mulia.

Menurutnya, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks pada tahun 2026, pendidikan agama menjadi benteng utama dalam menjaga generasi muda dari berbagai ancaman sosial.

“Pendidikan agama merupakan benteng bagi anak-anak kita agar terhindar dari bahaya narkoba, judi online, dan pornografi. Saya berharap Desa Cinta Karya dapat menjadi teladan bagi wilayah lain dalam mencintai nilai-nilai Islam,” tegas Bupati.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus bahu-membahu membangun kesejahteraan Kabupaten Musi Banyuasin secara kolektif, dengan menjadikan pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

Puncak acara diisi dengan pengajian umum yang disampaikan oleh pendakwah muda ternama, Ning Umi Laila. Kehadiran dai muda tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang memadati lokasi acara.

Dengan gaya bahasa yang santun dan komunikatif, serta diselingi humor segar, Ning Umi Laila menyampaikan pesan-pesan spiritual yang menyentuh hati ribuan jemaah. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menjaga sikap istiqomah dalam beribadah serta mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengingatkan tentang keutamaan mendoakan orang lain sebagai salah satu kunci terkabulnya doa, serta pentingnya menjaga silaturahmi dan meluruskan niat dalam menuntut ilmu.

“Majelis ilmu ini adalah taman surga di dunia. Semoga ilmu yang didapat para santri dalam Haflah Akhirussanah ini menjadi berkah yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa,” tuturnya sebelum menutup rangkaian acara dengan doa bersama yang berlangsung khusyuk.

Kegiatan Haflah Akhirussanah ini tidak hanya menjadi momentum kelulusan bagi para santri, tetapi juga menjadi ajang mempererat hubungan antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan keagamaan.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, diharapkan Pondok Pesantren Al-Hikmah dapat terus berkembang dan menjadi pusat pendidikan Islam yang unggul di wilayah Musi Banyuasin.

Ke depan, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam nilai moral dan spiritual, sehingga mampu menghadapi tantangan zaman dengan bekal akhlak yang mulia. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *