Palembang, bidiksumsel.com – Menjelang pelantikan kepengurusan baru, Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah. Salah satunya melalui audiensi dan silaturahmi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Selatan.
Kunjungan tersebut berlangsung di ruang kerja Kepala Kesbangpol Sumsel, Selasa (9/6/2026), sebagai langkah awal kepengurusan baru JMSI Sumsel dalam membangun komunikasi yang harmonis dengan pemerintah daerah.
Rombongan JMSI Sumsel dipimpin langsung Ketua JMSI Sumsel, Dr. H. Firdaus Komar, didampingi Sekretaris Umum Edi Triono, S.T. Dalam pertemuan tersebut, JMSI memperkenalkan kepengurusan baru sekaligus menyampaikan sejumlah agenda strategis organisasi ke depan.
Firdaus Komar yang akrab disapa Firko menyampaikan bahwa audiensi ini bertujuan mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun kolaborasi yang konstruktif antara organisasi perusahaan media siber dan pemerintah daerah.
“Pertemuan ini merupakan bagian dari silaturahmi kepengurusan baru JMSI Sumsel. Kami ingin memperkenalkan diri sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan Kesbangpol sebagai mitra strategis dalam mendukung program organisasi ke depan,” ujarnya.
Ia menegaskan, media memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah melalui penyebaran informasi yang akurat, edukatif, dan bertanggung jawab. Karena itu, sinergi antara media dan pemerintah perlu terus diperkuat untuk menciptakan ekosistem informasi yang sehat.
Pelantikan Digelar di Griya Agung
Dalam kesempatan tersebut, JMSI Sumsel juga melaporkan rencana pelantikan kepengurusan yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Juli 2026 di Griya Agung Palembang.
Firko mengungkapkan, pihaknya telah menyampaikan surat permohonan audiensi kepada Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, terkait agenda pelantikan tersebut.
“Kami telah menyampaikan rencana pelantikan kepada pemerintah provinsi. Harapannya kegiatan ini dapat menjadi momentum memperkuat peran JMSI sebagai organisasi perusahaan media siber yang profesional dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah,” katanya.
Menurutnya, pelantikan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga akan dirangkaikan dengan agenda yang bersifat edukatif dan strategis.
Seminar Nasional Bahas HAM dan Peran Media
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, JMSI Sumsel juga akan menggelar seminar nasional bertema hak asasi manusia (HAM) dan peran media dalam kehidupan demokrasi.
Kegiatan tersebut rencananya menghadirkan Menteri HAM, Natalius Pigai, sebagai narasumber utama.
“Selain pelantikan, kami juga menyiapkan seminar nasional yang membahas isu HAM dan media. Kami berencana mengundang Menteri HAM untuk berbagi perspektif mengenai pentingnya peran media dalam menjaga demokrasi dan kebebasan berekspresi,” jelas Firko.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang diskusi produktif bagi insan pers, akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan media di era digital.
Dengan berkembangnya ekosistem media digital, JMSI Sumsel berkomitmen untuk terus mendorong profesionalisme perusahaan media siber di daerah.
Upaya tersebut mencakup peningkatan kualitas jurnalistik, penguatan kompetensi pengelola media, serta menjaga keberlanjutan industri media yang sehat dan bertanggung jawab.
Melalui pelantikan dan rangkaian kegiatan yang akan digelar, JMSI Sumsel berharap dapat memperkuat eksistensi organisasi sekaligus berkontribusi dalam menciptakan ruang informasi yang kredibel bagi masyarakat Sumatera Selatan. (red)












