Palembang, bidiksumsel.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Rencana Kerja Anggaran Perubahan (RKAP) Tahun 2025 PT Muba Energi Maju Berjaya (Perseroda) yang digelar di Kantor Perwakilan Pemerintah Kabupaten Muba, Palembang, Sabtu (8/11/2025).
Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Muba, Kyai Abdur Rohman Husen, selaku Kuasa Pemegang Saham (KPS). Turut hadir sejumlah pejabat penting, antara lain Plh Sekda Drs. Syafaruddin, M.Si, Asisten Bidang Pembangunan Alva Elan SST MPSDA, Kepala Bappeda Mursalin SE MM, Kepala DPPKAD Riky Junaidi AP MSi, Kepala Disnakertrans Herryandi Sinulingga AP, serta jajaran komisaris dan direksi PT Muba Energi Maju Berjaya.
RUPS kali ini membahas tiga agenda utama, yakni :
- Persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perubahan (RKAP) Tahun 2025,
- Penetapan gaji direksi dan komisaris, serta
- Pembahasan tunjangan kendaraan operasional perusahaan.
Wabup Kyai Abdur Rohman dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja positif PT Muba Energi Maju Berjaya sepanjang tahun 2025. Ia menilai, langkah manajemen dalam menjaga stabilitas dan peningkatan kinerja keuangan menjadi sinyal baik bagi masa depan BUMD energi di Muba.
“Terima kasih kepada jajaran direksi dan komisaris PT Muba Energi Maju Berjaya yang telah melaksanakan RUPS dengan baik. Harapan kami, hasil telaah dan keputusan yang diambil dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan sesuai aturan agar tidak menabrak hukum,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa BUMD harus menjadi instrumen nyata dalam memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mempercepat pemerataan ekonomi.
“BUMD tidak boleh hanya menjadi simbol. Ia harus bergerak, berinovasi, dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Wabup dengan tegas.
Sementara itu, Direktur Utama PT Muba Energi Maju Berjaya, H. Doni Meilano, dalam laporannya menyampaikan bahwa perusahaan berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang menggembirakan. Tahun 2025, Muba Energi menargetkan laba bersih mencapai sekitar Rp15 miliar, dengan kontribusi dividen sebesar 5 persen dari Blok Rimau.
Selain itu, perusahaan juga mencatat progres signifikan dalam penjajakan kerja sama di sejumlah blok migas lainnya.
“Alhamdulillah, saat ini PT Muba Energi Maju Berjaya terus menunjukkan progres positif. Kami telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait di Blok Jambi-Merang dan Blok South Sumatera, dan hasilnya cukup menjanjikan,” ungkap Doni.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihaknya menargetkan Participating Interest (PI) tahun 2026 mencapai Rp240 miliar, yang diharapkan menjadi kontributor besar terhadap peningkatan PAD Muba.
“Capaian ini diharapkan mampu mendukung program Bupati dan Wakil Bupati Muba menuju pembangunan yang lebih cepat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Kepala Bappeda Muba, Mursalin, SE, MM, yang juga menjadi pembina PT Muba Energi Maju Berjaya, menyampaikan bahwa hasil kinerja perusahaan telah masuk dalam rencana pendapatan daerah tahun 2026.
“Bappeda telah memasukkan rencana pendapatan dari Participating Interest PT Muba Energi Maju Berjaya ke dalam APBD Kabupaten Muba Tahun Anggaran 2026,” jelasnya.
Menurut Mursalin, capaian tersebut bukan hanya bukti keberhasilan manajerial, tetapi juga refleksi dari konsistensi pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi berbasis sumber daya energi yang dikelola secara profesional dan transparan.
Wabup Kyai Abdur Rohman menambahkan, Pemkab Muba akan terus memperkuat sinergi antar-BUMD agar dapat berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan daerah.
“Selama dijalankan dengan prinsip kehati-hatian, profesionalisme, dan kepatuhan terhadap hukum, pemerintah akan selalu memberi dukungan,” tegasnya. (ari)













