Cabai dan Beras Melonjak, BI Sumsel Gelar Operasi Pasar Murah di Palembang!

ist

Bank Indonesia Sumsel Gelar Operasi Pasar Murah, Warga Bisa Borong Beras hingga Cabai Lebih Murah

Palembang, bidiksumsel.com – Lonjakan harga bahan pokok seperti cabai dan beras dalam beberapa minggu terakhir membuat keresahan di masyarakat semakin meningkat. Menjawab kondisi tersebut, Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumsel kembali turun tangan dengan menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) di Terminal Perumnas, Kecamatan Sako, Palembang, Kamis (18/09/2025).

Acara yang dibuka resmi oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, ini berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB dan langsung diserbu oleh masyarakat. Pasalnya, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Sejumlah komoditas yang tersedia dalam pasar murah ini antara lain beras SPHP, minyak goreng Minyakita, gula pasir, telur ayam, daging ayam, cabai, bawang merah, bawang putih, hingga ikan segar. Bahkan, produk olahan lokal seperti pempek buatan UMKM Palembang pun turut dijajakan dengan harga bersubsidi.

“Ini sangat membantu sekali, apalagi harga cabai sekarang sudah sangat mahal. Bisa beli lebih murah di sini rasanya lega,” ungkap Siti, warga Sako yang rela datang sejak pagi untuk ikut antre.

Antusiasme warga terlihat jelas sejak pintu pembukaan, di mana ratusan orang berbondong-bondong menyerbu stand sembako untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih murah.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur H. Cik Ujang menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia, Bulog, BUMD, OPD, serta distributor yang telah mendukung terlaksananya OPM ini. Menurutnya, operasi pasar murah merupakan bukti nyata sinergi antarinstansi dalam menjaga stabilitas harga pangan.

“Kegiatan ini bukan hanya untuk menekan harga, tetapi juga menjaga daya beli masyarakat. Dengan harga yang terkendali, inflasi di Sumsel diharapkan tetap stabil,” ujar Cik Ujang.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Sumsel, Aries Permadi, menjelaskan bahwa operasi pasar murah ini merupakan langkah cepat dalam memastikan keterjangkauan harga sekaligus ketersediaan pasokan di tengah gejolak harga cabai dan beras.

“Inflasi Sumsel sangat dipengaruhi oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Dengan OPM, kita ingin memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga wajar,” tegasnya.

Selain berbelanja kebutuhan pokok, masyarakat juga mendapatkan edukasi langsung terkait QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) serta program Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah di booth Bank Indonesia.

Program ini bertujuan mendorong masyarakat lebih melek terhadap pembayaran digital sekaligus meningkatkan kesadaran dalam merawat Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.

TPID Sumsel memastikan kegiatan serupa tidak berhenti di sini. Operasi Pasar Murah berikutnya akan digelar pada 23 September 2025 di UPTD Pengelolaan Terminal dan UPTD Penyelenggaraan Angkutan Sungai Danau, serta pada 24 September 2025 di halaman Kantor DKPP Sumsel.

Langkah ini melengkapi strategi pengendalian inflasi lainnya, seperti monitoring harga dan pasokan, sidak pasar, subsidi ongkos angkut (SOA), hingga penguatan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP).

Meski OPM bukan solusi permanen, langkah ini diharapkan mampu menahan laju inflasi dan meringankan beban masyarakat. Dengan komoditas pangan yang terkendali, masyarakat bisa berbelanja dengan lebih tenang tanpa khawatir harga semakin melambung.

“Harapan kita, masyarakat tetap berbelanja bijak. Jangan panic buying. Dengan bersama-sama, inflasi di Sumsel bisa terkendali,” pungkas Aries Permadi.

Dengan gelaran OPM ini, Bank Indonesia dan TPID Sumsel kembali menunjukkan komitmennya menjaga keseimbangan antara ketersediaan pangan dan daya beli masyarakat. Operasi pasar murah bukan sekadar transaksi jual beli, melainkan strategi penting agar stabilitas harga tetap terjaga, daya beli masyarakat meningkat, dan inflasi daerah bisa dikendalikan dengan baik. (dkd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *