Palembang, bidiksumsel.com – SMA Negeri 8 Palembang kembali mengukuhkan diri sebagai tuan rumah ajang tahunan bergengsi Unbeatable in Diversity (UNITY) Part V 2025. Perhelatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini menghadirkan 20 cabang lomba yang mencakup bidang akademik, seni, hingga olahraga. Ratusan pelajar dari 60 sekolah SMA/SMK/MA se-Sumatera Selatan turut berpartisipasi, menciptakan suasana penuh semangat kompetisi dan persaudaraan, Rabu (3/9/2025).
Kegiatan UNITY bukan hanya sekadar ajang unjuk bakat, melainkan juga ruang silaturahmi antar pelajar lintas daerah. Para peserta datang dari berbagai kabupaten/kota, termasuk Palembang, Ogan Komering Ilir, Muara Enim, Prabumulih, hingga Banyuasin.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Zulkarnain, SE., MM., turut hadir dalam pembukaan acara. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada SMA Negeri 8 Palembang yang secara konsisten menyelenggarakan UNITY sebagai wadah bagi pelajar menyalurkan bakat dan keterampilan.
“Ajang seperti ini sangat penting karena memberikan ruang bagi siswa untuk menyalurkan bakat, baik dalam pidato, seni, maupun olahraga. Dengan adanya kompetisi ini, anak-anak semakin termotivasi untuk berlatih, menjaga sportivitas, dan membangun mental yang kuat. Kalau kalah jangan berkecil hati, kalau menang jangan berlebihan,” ujar Zulkarnain.
Menurutnya, kegiatan seperti UNITY berperan penting dalam membentuk karakter pelajar yang berintegritas, sportif, dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Kepala SMA Negeri 8 Palembang, Hj. Maryati, S.Pd., MM., menjelaskan bahwa UNITY telah menjadi agenda rutin sekolah sejak 2018. Meski sempat terhenti selama pandemi, kegiatan ini kembali bergulir dengan antusiasme yang lebih besar dari para peserta.
“Tahun ini tercatat sekitar 60 sekolah ikut serta. Tidak hanya dari Palembang, tetapi juga dari daerah lain seperti OKI, Muara Enim, Prabumulih, hingga Banyuasin. Pesertanya pun beragam, ada SMA, SMK, hingga Madrasah Aliyah,” ungkap Maryati.
Ia menegaskan, tujuan utama UNITY bukan hanya kompetisi, melainkan membangun silaturahmi antar pelajar. “Kami ingin anak-anak berkompetisi sehat, menjaga sportivitas, dan jangan sampai ada gesekan. Dengan wadah positif seperti ini, kami yakin semuanya bisa berjalan kondusif,” tambahnya.
Tahun ini UNITY Part V menyajikan 20 cabang lomba. Di bidang akademik, ada lomba debat dan pidato; di bidang seni, peserta bisa unjuk kebolehan dalam tari tradisional, musik, hingga lukis; sementara di bidang olahraga, sejumlah cabang bergengsi seperti futsal, basket, dan bulutangkis siap dipertandingkan.
Ragam lomba tersebut diharapkan mampu mengakomodasi minat dan bakat beragam pelajar. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perebutan piala, tetapi juga sarana pengembangan diri dan penumbuhan rasa percaya diri.
“Melalui UNITY, kami ingin menumbuhkan rasa kebersamaan dan persaudaraan antar siswa. Harapannya, mereka tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga membawa pulang pengalaman berharga untuk masa depan,” ujar salah satu panitia.
Dengan semangat “Unbeatable in Diversity”, UNITY Part V di SMA Negeri 8 Palembang kembali menegaskan pentingnya keberagaman sebagai kekuatan. Ratusan pelajar yang hadir bukan hanya bersaing, tetapi juga belajar menghargai perbedaan dan memperkuat ikatan persaudaraan lintas sekolah.
Ajang ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Sumatera Selatan untuk terus menciptakan kegiatan positif yang mampu menumbuhkan generasi muda berkarakter, berprestasi, sekaligus menjunjung tinggi nilai sportivitas. (dkd)













