Desa Jungai Gelar Bimtek, Kades Iskandar Janji APBDes Transparan dan Tepat Sasaran

fhoto : Pemerintah Desa Jungai, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT), menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) serta Pengelolaan Keuangan Desa/(bidiksumsel.com/tinus)

Desa Jungai Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan, Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas

Prabumulih, bidiksumsel.com – Pemerintah Desa Jungai, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT), menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) serta Pengelolaan Keuangan Desa pada Senin (11/8/2025) di Aula Kantor Desa Jungai.

Acara dibuka resmi oleh Kepala Desa Jungai, Iskandar Z, yang menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas aparatur desa dalam mengelola keuangan secara transparan, akuntabel, dan sesuai peraturan perundang-undangan.

“Kita ingin APBDes tersusun dengan baik dan pengelolaan keuangan berjalan sesuai aturan, sehingga program pembangunan bisa tepat sasaran,” tegas Iskandar dalam sambutannya.

DPMD : Pengelolaan Keuangan Jadi Pondasi Pembangunan Desa

Bimtek ini menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Prabumulih), yakni Kepala DPMD A. Fauzan Akmal, SSTP, MM, didampingi Kepala Seksi Keuangan dan Aset Desa, serta Kasi Penataan Pemerintahan Desa dan BPD.

Menurut Fauzan, pengelolaan keuangan desa yang baik menjadi pondasi keberhasilan pembangunan di tingkat desa.
“Dengan pemahaman yang tepat, kita bisa meminimalisir kesalahan administrasi dan memastikan anggaran benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Peserta Dapat Materi Lengkap Pengelolaan APBDes

Peserta Bimtek terdiri dari perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan perwakilan lembaga desa lainnya. Mereka mendapat materi teknis terkait :

  • Prosedur penyusunan APBDes
  • Penatausahaan keuangan
  • Pelaporan keuangan
  • Pertanggungjawaban anggaran

Dengan bekal ini, diharapkan aparatur Desa Jungai semakin profesional dalam mengelola dana desa dan mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang bersih serta berorientasi pada pelayanan publik.

Iskandar menambahkan, Pemdes Jungai akan terus mengupayakan pelatihan berkelanjutan bagi perangkat desa agar kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan meningkat dari tahun ke tahun.

“Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaat dari setiap rupiah yang dikelola oleh desa,” tutupnya. (tinus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *