Polda Sumsel Menuju Penghargaan Bergengsi, Tim Setmilpres Lakukan Verifikasi Langsung!

fhoto : ist

Polda Sumsel Dinilai untuk Tanda Kehormatan Samkaryanugraha Nugraha Sakanti 2025 : Inovasi Digital dan Komitmen Layanan Jadi Sorotan

Palembang, bidiksumsel.com – Di balik kokohnya gedung Presisi Polda Sumatera Selatan, semangat pelayanan dan inovasi berbasis teknologi ternyata sedang diuji oleh negara. Rabu pagi, Polda Sumsel menerima kunjungan istimewa dari Tim Verifikasi Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres) Republik Indonesia, dalam rangka verifikasi dan peninjauan lapangan atas usulan Tanda Kehormatan Samkaryanugraha Nugraha Sakanti Tahun 2025.

Kegiatan bergengsi yang berlangsung di Auditorium Lantai 7 Mapolda Sumsel ini dimulai pukul 08.30 WIB dengan suasana formal dan penuh khidmat. Lagu kebangsaan Indonesia Raya menggema sebagai pembuka acara, disusul doa dan sambutan-sambutan dari para pejabat tinggi institusi.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi, S.I.K., M.H., menyambut hangat kehadiran Tim Verifikasi Setmilpres. Mantan Kapolda Sulawesi Selatan itu menegaskan bahwa verifikasi ini bukan hanya soal kelengkapan dokumen, melainkan bentuk evaluasi substantif dan sekaligus bentuk pengakuan negara atas dedikasi dan transformasi pelayanan publik yang dilakukan institusinya.

“Kegiatan ini bukan semata-mata evaluasi administratif, melainkan juga sebagai legitimasi dan pengakuan negara atas inovasi pelayanan publik yang telah kami hadirkan,” tegas Irjen Andi Rian.

Dalam forum tersebut, Kapolda juga secara langsung memaparkan berbagai inovasi berbasis digital yang telah diinisiasi Polda Sumsel, yang dinilai menjadi nilai tambah signifikan dalam penilaian tanda kehormatan tersebut.

Inovasi pertama yang menjadi sorotan adalah Aplikasi Stop Karhutla, sebuah platform digital berbasis pelaporan masyarakat dan monitoring berbasis satelit yang ditujukan untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumsel. Aplikasi ini telah menjadi alat bantu penting dalam penanganan bencana ekologis yang kerap mengancam provinsi tersebut.

Yang kedua adalah Aplikasi BRAVO (BPKB Registration of Vehicle Online), sistem pelayanan administrasi kendaraan bermotor berbasis daring yang dikelola Ditlantas Polda Sumsel. Inovasi ini mempercepat dan mempermudah proses pendaftaran dan pengurusan BPKB, serta menekan praktik percaloan yang selama ini menjadi momok dalam layanan publik.

Acara berlanjut dengan paparan dari Kombes Pol Muhammad Arif Sugiarto, S.I.K., M.P.P., M.H., Kepala Bagian YanHak Rowatpers SSDM Polri yang juga bertindak sebagai Tim Pengusul. Turut hadir pula dari pihak Setmilpres Laksma TNI I Bayu Trikuncoro, S.E., M.M., CPHR, Kepala Biro Gelar, Tanda Jasa, dan Kehormatan, yang memimpin langsung tim verifikasi lapangan.

Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso, S.I.K., M.Si., selaku Karoops Polda Sumsel, turut menyampaikan paparan teknis mengenai penerapan inovasi dan capaian pelayanan publik selama dua tahun terakhir.

Setelah paparan, kegiatan berlanjut pada sesi diskusi dan pendalaman materi, di mana tim verifikasi menanyakan secara detail proses kerja, implementasi kebijakan, hingga bagaimana dampaknya terhadap masyarakat sebagai pengguna layanan.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain AKBP Yukhti Inami, S.Ag., M.H., Gian Martika Kuswandi, S.E., M.M., Malik Budiharto, dan Serka Nav Aulia Frediyanto, S.H. dari tim Setmilpres. Mereka turut berinteraksi langsung dengan operator aplikasi BRAVO dan Stop Karhutla di lapangan.

Menariknya, Polda Sumsel menjadi salah satu dari hanya dua institusi di Indonesia yang mengajukan usulan untuk mendapatkan Tanda Kehormatan Samkaryanugraha Nugraha Sakanti tahun ini. Artinya, Polda Sumsel bukan hanya mewakili Sumatera Selatan, tetapi juga menjadi simbol institusi kepolisian daerah yang progresif dan inovatif di tingkat nasional.

Tanda kehormatan ini sendiri merupakan bentuk apresiasi negara terhadap institusi atau individu yang memberikan jasa besar dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan kontribusi sosial.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara, foto bersama seluruh peserta, dan doa penutup yang menjadi simbol harapan bahwa proses verifikasi ini akan berujung pada hasil terbaik bagi Polda Sumsel.

Dalam suasana penuh optimisme, semangat transparansi, dan inovasi digital, Polda Sumsel menunjukkan bahwa institusi kepolisian mampu bertransformasi menjadi entitas pelayanan publik modern yang adaptif, berintegritas, dan selalu berpihak pada masyarakat. (dkd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *