Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi Resmi Dilantik Sebagai Kapolda Sumsel : Irjen Pol A. Rachmad Wibowo Jabat Wakil Kepala BSSN
Palembang, bidiksumsel.com – Dalam perombakan besar-besaran yang dilakukan oleh Kepolisian Republik Indonesia, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menunjuk Irjen Pol Andi Rian R Djajadi sebagai Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), menggantikan Irjen Pol A. Rachmad Wibowo yang dipromosikan menjadi Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Penunjukan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2098/IX/Kep/2024 yang diterbitkan pada 20 September 2024. Surat tersebut ditandatangani atas nama Kapolri oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia.
Pergantian ini menandai babak baru bagi kedua perwira tinggi tersebut. Irjen Pol Andi Rian, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Selatan, kini dipercaya untuk memimpin kepolisian daerah Sumatera Selatan.
Sementara itu, Irjen Pol A. Rachmad Wibowo, yang selama ini dikenal berprestasi di bidang siber dan tindak pidana siber, dilantik sebagai Wakil Kepala BSSN oleh Kepala BSSN RI, Hinsa Siburian, pada hari Jumat, 20 September 2024 di Kantor BSSN di Sawangan, Depok, Jawa Barat.
BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) adalah lembaga pemerintah yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden Indonesia, dengan tugas utama menjaga keamanan siber nasional. Dalam menjalankan tugasnya, BSSN memiliki struktur organisasi yang terdiri dari Kepala, Wakil Kepala, Sekretariat Utama, dan Deputi Bidang Strategi dan Kebijakan Keamanan Siber dan Sandi.
Keamanan siber menjadi isu yang semakin krusial di era digital saat ini. Ancaman dari serangan siber, kebocoran data, hingga spionase siber menjadi tantangan utama yang harus dihadapi oleh BSSN. Oleh karena itu, pengangkatan Irjen Pol A. Rachmad Wibowo sebagai Wakil Kepala BSSN diharapkan mampu memperkuat kemampuan institusi ini dalam menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks.
Dengan pengalaman panjang di dunia kepolisian, terutama di bidang reserse dan siber, Irjen Pol A. Rachmad Wibowo dipandang sebagai sosok yang tepat untuk menduduki jabatan tersebut. Ia pernah terlibat dalam berbagai operasi penting selama bertugas di Densus 88 Antiteror, serta menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Siber di Bareskrim Polri. Pengalaman ini memberikan modal yang kuat baginya dalam memahami lanskap ancaman siber, baik di tingkat domestik maupun internasional.
Irjen Pol A. Rachmad Wibowo bukanlah nama baru dalam dunia penegakan hukum siber di Indonesia. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1993 ini telah menorehkan berbagai prestasi selama karirnya.
Salah satu tonggak karir yang menonjol adalah keterlibatannya dalam satuan elite Densus 88, di mana ia terlibat dalam penanganan berbagai kasus terorisme, yang kerap kali melibatkan penggunaan teknologi modern oleh kelompok-kelompok teroris.
Kepiawaiannya dalam memimpin operasi reserse, khususnya di bidang siber, membuatnya semakin dikenal. Sebagai Direktur Tindak Pidana Siber di Bareskrim Polri, Irjen Pol Rachmad Wibowo telah berhasil menangani berbagai kasus kejahatan siber yang kompleks, mulai dari peretasan hingga kejahatan finansial berbasis teknologi. Tidak heran, jika karirnya terus melesat hingga akhirnya dipercaya untuk menempati posisi strategis sebagai Wakil Kepala BSSN.
Dalam perannya yang baru, Irjen Pol Rachmad Wibowo diharapkan dapat memberikan angin segar bagi BSSN, terutama dalam memperkuat upaya pengamanan infrastruktur siber nasional.
Sebagai figur yang dikenal pekerja keras dan berdedikasi tinggi, ia juga diyakini akan mampu mendorong terobosan-terobosan baru dalam strategi keamanan siber yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika ancaman global.
BSSN sebagai lembaga yang dibentuk untuk menangani ancaman siber memiliki peran yang semakin penting, mengingat eskalasi serangan siber yang terjadi baik di dalam maupun luar negeri. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, tantangan dalam menjaga kedaulatan siber Indonesia juga semakin berat.
Selain menghadapi ancaman peretasan oleh kelompok-kelompok kriminal, BSSN juga harus siap mengantisipasi kemungkinan serangan dari aktor negara lain yang memiliki motif spionase atau sabotase terhadap infrastruktur penting Indonesia. Bukan hanya pemerintah, tetapi juga sektor swasta dan individu menjadi target dari serangan siber yang semakin canggih dan terorganisir.
Dalam menjalankan tugasnya, BSSN tidak bekerja sendiri. Lembaga ini berkolaborasi dengan berbagai instansi pemerintah lainnya, termasuk Polri, TNI, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), untuk memperkuat benteng pertahanan siber nasional.
Oleh karena itu, sosok seperti Irjen Pol A. Rachmad Wibowo, dengan latar belakang yang kuat di bidang reserse siber, diharapkan dapat menjadi penghubung penting antara berbagai institusi ini dalam menangani ancaman yang datang dari dunia maya.
Sementara itu, di Sumatera Selatan, tongkat komando kepemimpinan kepolisian daerah kini berada di tangan Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi. Sebagai perwira tinggi yang sebelumnya memimpin Polda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Andi Rian membawa pengalaman dan keahlian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah yang cukup dinamis.
Penunjukan Irjen Pol Andi Rian sebagai Kapolda Sumsel menjadi langkah strategis untuk melanjutkan kepemimpinan yang sudah dibangun oleh pendahulunya, Irjen Pol A. Rachmad Wibowo. Dengan pengalaman di Sulawesi Selatan, Irjen Pol Andi Rian diharapkan dapat membawa pendekatan yang efektif dalam menjaga stabilitas keamanan di Sumatera Selatan, terutama dalam mengantisipasi tantangan keamanan yang mungkin muncul di masa depan.
Setelah resmi dilantik sebagai Wakil Kepala BSSN, Irjen Pol A. Rachmad Wibowo menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan negara kepadanya. Ia berjanji untuk menjalankan tugas ini dengan penuh dedikasi, serta berharap dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi keamanan siber Indonesia.
“Ini adalah amanah besar yang diberikan kepada saya. Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk menjalankan tugas ini demi keamanan siber dan kedaulatan negara,” ujar Rachmad Wibowo saat ditemui oleh awak media usai pelantikan.
Pernyataan ini mencerminkan komitmen kuatnya untuk menghadapi tantangan keamanan siber yang semakin berkembang pesat. Sebagai salah satu perwira tinggi Polri yang berpengalaman, Rachmad Wibowo diyakini akan mampu membawa BSSN ke arah yang lebih maju, dengan tetap mengedepankan kolaborasi antarlembaga dalam menghadapi berbagai ancaman yang muncul di dunia siber. (dkd)












