Palembang, bidiksumsel.com – Terkait viral berita antrean nomor pasien diganti dengan helm, botol dan batu di Poli Rehabilitasi Medic Rumah Sakit Moehammad Hoesin (RSMH) Palembang beberapa hari yang lalu, dr. Marta Hendry SpU, Subsp Ped, MARS, Direktur Medis, Perawatan dan Penunjang RSMH Palembang mengklasifikasi hal tersebut.
Ia menjelaskan, bahwa pelayanan di Poli Rehabilitasi Medic untuk pendaftaran di buka mulai dari jam 7.00 pagi.
“Kejadian tersebut memang ada, dan terjadi di luar jam operasional sekitar pukul 02.00, di saat jam tersebut pagar pun masih ditutup. Jika dibuka pun hanya untuk pasien kritis saja dan harus seizin pihak keamanan,” ungkap dr. Marta saat konferensi pers. Sabtu, (21/01/2023).
Ditambahkan, ia menduga kemungkinan ada beberapa oknum calo yang memanfaatkan situasi dan memperebutkan nomor antrean yang akan memperjualbelikan kepada pasien. mereka mewakili nya dengan helm, batu, dan botol yang dititipkan ke salah satu perwakilan mereka.
“Kami akui setelah kasus Covid-19 menurun, yang berobat di Poli Rehabilitasi Medic mengalami lonjakan pasien, di sebabkan masih banyak kendala dan satu satu nya pendaftaran yang belum beralih ke antrian online hanya di poli Rehabilitasi Medic,” paparnya.
Namun lanjutnya, di tanggal 24 Januari 2023 nanti tidak terjadi lagi antrian yang heboh di medsos seperti ini, pihaknya akan memberlakukan pendaftaran secara online.
“Tidak perlu mengantri lagi, cukup mendaftarkan secara online melalui ponsel dari rumah. sehingga ini mempermudah pasien, karena pendaftaran online kan harus daftar masing masing sehingga para calo tidak mempunyai ruangan lagi untuk memanfaatkan pasien,” terangnya.
Agar pelayanan semakin baik, ia menuturkan, pihak nya akan melakukan pembenahan pelayanan pasien.
“Kami terus melakukan pembenahan termasuk mempercepat pelayanan sehingga pelayanan akan semakin baik,” pungkasnya. (dkd)













