Ogan Ilir, bidiksumsel.com – Sinergi antara legislatif dan aparat keamanan menjadi perhatian penting dalam pertemuan yang berlangsung di Polres Ogan Ilir pada Rabu (28/4/2026). Dalam forum tersebut, anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir hadir memenuhi undangan Kapolres Ogan Ilir guna memberikan masukan strategis dalam rangkaian penelitian Sespim Lemdiklat Polri.
Pertemuan yang berlangsung di Mapolres Ogan Ilir itu dihadiri langsung oleh AKBP Bagus Suryo Wibowo bersama sejumlah unsur legislatif daerah. Dari pihak DPRD Ogan Ilir, hadir Ketua Fraksi PKS, Eko Satria Asnan, serta Royatuddin dari Fraksi Partai Gerindra.
Kehadiran para legislator tersebut membawa misi penting untuk memastikan kebijakan keamanan di tingkat daerah tetap sejalan dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung stabilitas pembangunan di Kabupaten Ogan Ilir. Dalam forum diskusi tersebut, Eko Satria Asnan menyoroti pentingnya kepemimpinan dan manajemen organisasi di tubuh Polri, khususnya dalam membangun kolaborasi lintas sektor.
Menurutnya, kondisi keamanan dan ketertiban di daerah tidak hanya bergantung pada kekuatan aparat penegak hukum semata, tetapi juga pada soliditas hubungan antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRD, hingga unsur masyarakat. “Harapan kami, pemimpin Polri ke depan makin mempererat kolaborasi dalam wadah Forkopimda. Hubungan yang nyambung antara polisi, pemerintah daerah, dan DPRD itu sangat krusial,” tegas Eko di sela-sela diskusi.
DPRD Ogan Ilir memandang stabilitas wilayah sebagai faktor utama yang menentukan keberhasilan berbagai program pembangunan daerah maupun kebijakan strategis dari pemerintah pusat. Legislatif menilai harmonisasi antara aparat keamanan dan unsur pemerintahan daerah akan menciptakan suasana kondusif yang mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Dengan situasi daerah yang aman dan stabil, berbagai agenda pembangunan diyakini dapat berjalan lebih optimal tanpa gangguan sosial maupun potensi konflik di tengah masyarakat. Selain itu, DPRD Ogan Ilir juga menilai koordinasi yang kuat antarinstansi akan mempermudah penyelesaian berbagai persoalan di lapangan, termasuk isu keamanan sosial, ketertiban masyarakat, hingga penanganan potensi gangguan kamtibmas.
Masukan yang disampaikan para legislator dalam forum penelitian tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi dan pengembangan bagi institusi Polri dalam mencetak pemimpin yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan daerah. Eko Satria Asnan menambahkan bahwa komunikasi yang baik hingga ke tingkat masyarakat bawah menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas daerah.
Menurutnya, sinergi yang terbangun antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat akan menjadi fondasi kuat dalam mendukung kemajuan Kabupaten Ogan Ilir ke depan. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan itu juga menjadi bukti bahwa komunikasi lintas sektoral di Ogan Ilir terus dijaga secara aktif.
Forum tersebut sekaligus memperlihatkan keterlibatan DPRD dalam mendukung penguatan kapasitas kepemimpinan aparat penegak hukum sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas daerah. Bagi DPRD Ogan Ilir, penguatan sinergi antara Forkopimda dan aparat keamanan bukan hanya kebutuhan birokrasi, tetapi bagian penting dari strategi menjaga ketahanan daerah di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Melalui forum penelitian Sespim Lemdiklat Polri tersebut, DPRD berharap lahir berbagai rekomendasi yang mampu memperkuat kualitas kepemimpinan Polri sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan keamanan kepada masyarakat.
Dengan koordinasi yang semakin solid antara legislatif, pemerintah daerah, dan kepolisian, Ogan Ilir diharapkan mampu mempertahankan iklim daerah yang aman, kondusif, serta mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor. (rd)












