Proses Identifikasi Forensik Selesai, Polda Sumsel Kawal Pemulangan Jenazah Korban ALS

ist

Palembang, bidiksumsel.com – Polda Sumsel menggelar konferensi pers terkait penyerahan empat jenazah korban kecelakaan lalu lintas bus Antar Lintas Sumatera (ALS) di Rumah Sakit Bhayangkara M Hasan Palembang, Sabtu (23/5/2026).

Penyerahan jenazah kepada pihak keluarga dilakukan setelah seluruh proses identifikasi forensik dinyatakan selesai secara sah dan akurat oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

Langkah cepat dan terukur tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kemanusiaan yang profesional, transparan, dan presisi kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan korban kecelakaan massal.

Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, menjelaskan bahwa proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh menggunakan metode ilmiah berbasis data ante-mortem dan post-mortem.

Selain itu, proses identifikasi juga diperkuat melalui pemeriksaan DNA oleh Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri guna memastikan keakuratan identitas korban.

Sejak Sabtu pagi sekitar pukul 08.00 WIB, Tim DVI bersama Biddokkes Polda Sumsel melaksanakan sidang rekonsiliasi dengan mencocokkan seluruh data pembanding dari pihak keluarga korban terhadap hasil pemeriksaan forensik jenazah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium DNA Pusdokkes Polri yang tertuang dalam Nota Dinas tertanggal 22 Mei 2026, keempat jenazah korban akhirnya berhasil diidentifikasi secara resmi.

Korban berinisial S teridentifikasi melalui kecocokan separuh profil DNA dengan ibu kandungnya.

Sementara korban berinisial SG dan SBSN dikenali melalui kesesuaian data genetik dari garis biologis keluarga masing-masing.

Sedangkan satu korban lainnya berinisial KS berhasil diidentifikasi melalui kecocokan sampel pembanding langsung berupa properti pribadi milik korban, yakni peci yang biasa digunakan sehari-hari.

Setelah seluruh administrasi medis dan kepolisian dinyatakan lengkap, Polda Sumsel langsung memfasilitasi proses pemulangan seluruh jenazah menuju daerah asal keluarga masing-masing.

Dua jenazah diberangkatkan menuju Kota Medan, satu jenazah dipulangkan ke Kota Padang, dan satu korban lainnya diberangkatkan menuju Kota Semarang menggunakan armada ambulans.

Untuk memastikan keamanan serta kelancaran perjalanan, Direktorat Lalu Lintas melalui unit Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Sumsel memberikan pengawalan khusus terhadap iring-iringan ambulans hingga keluar wilayah Sumatera Selatan.

Proses penyerahan dan pemulangan jenazah juga disaksikan langsung oleh perwakilan Jasa Raharja Sumatera Selatan yang turut memastikan pemenuhan hak santunan bagi keluarga korban.

Kehadiran berbagai pihak dalam proses tersebut menjadi bagian dari bentuk pelayanan negara terhadap masyarakat yang tengah mengalami musibah.

“Kami memastikan proses penanganan korban dilakukan secara profesional, cepat, dan transparan. Kehadiran kepolisian sejak proses identifikasi hingga pengawalan pemulangan jenazah merupakan bentuk nyata pelayanan responsif dan empati institusi Polri terhadap masyarakat yang sedang berduka,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Dalam kesempatan itu, Polda Sumsel juga mengimbau seluruh operator angkutan umum dan pengguna jalan agar selalu mengutamakan faktor keselamatan dalam berlalu lintas.

Pihak kepolisian menekankan pentingnya memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum digunakan beroperasi guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.

Sementara itu, proses penyelidikan terkait penyebab kecelakaan bus ALS tersebut masih terus berjalan.

Penyidik akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai faktor yang diduga menjadi penyebab kecelakaan, mulai dari aspek teknis kendaraan, faktor manusia, hingga sistem operasional angkutan umum.

Polda Sumsel memastikan seluruh proses penanganan korban maupun tahapan penegakan hukum dilakukan secara objektif, humanis, dan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku demi memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi masyarakat. (helmi/heri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *