2.671 Personel Disiagakan, Kapolda Sumsel Tinjau Pengamanan Paskah di Gereja Santo Yoseph

ist

Palembang, bidiksumsel.com – Kapolda Sumatera Selatan melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan pengamanan rangkaian ibadah Hari Paskah Tahun 2026 di Gereja Santo Yoseph Palembang, yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Minggu (5/4/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Sumatera Selatan untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan Paskah berlangsung aman, tertib, dan damai. Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan kehadiran aparat kepolisian dalam menjaga kehidupan beragama yang harmonis di tengah masyarakat.

Kapolda Sumsel, Sandi Nugroho, hadir didampingi sejumlah pejabat utama, di antaranya Karo Ops Anies, Dir Intelkam Tony Budhi Susetyo, Kabid Humas Nandang Mu’min Wijaya, PKKM Yusantiyo Sandhy, serta Kapolrestabes Palembang, Sonny Mahar Budi Adityawan.

Kehadiran rombongan kepolisian tersebut disambut hangat oleh pengurus Gereja Paroki Santo Yoseph Palembang, yang berada di bawah yurisdiksi Keuskupan Agung Palembang. Imam Kepala gereja, Hyginus Gobo Pratowo, bersama Pastor Stefanus Surawan, turut menyambut kedatangan Kapolda beserta jajaran.

Dalam pelaksanaan pengamanan perayaan Hari Paskah tahun ini, Polda Sumatera Selatan mengerahkan sekitar 2.671 personel gabungan yang terdiri dari 2.425 personel Polri dan 246 personel TNI.

Personel tersebut ditempatkan di 404 titik gereja yang tersebar di seluruh wilayah Sumatera Selatan. Penempatan personel dilakukan secara strategis untuk memastikan jemaat dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman sejak awal hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Pengamanan dilakukan tidak hanya melalui penjagaan fisik, tetapi juga melalui pengawasan situasi keamanan secara berkelanjutan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama berlangsungnya perayaan keagamaan.

Kapolda Sumsel menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian ibadah Paskah yang berlangsung dengan aman dan kondusif. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Keberhasilan pengamanan ini merupakan hasil dari perencanaan yang matang, sinergi lintas sektor, serta dukungan masyarakat. Polri tidak dapat bekerja sendiri tanpa kerja sama dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat,” ujar Sandi Nugroho.

Selain memastikan keamanan, Kapolda Sumsel juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Paskah kepada seluruh jemaat yang merayakan. Ia berharap momentum perayaan ini membawa kedamaian dan harapan baru bagi masyarakat.

Menurutnya, kebersamaan dalam menjaga keamanan menjadi modal penting dalam merawat persatuan dan keharmonisan sosial di wilayah Sumatera Selatan.

Ia menekankan bahwa toleransi antarumat beragama harus terus dijaga sebagai fondasi kehidupan masyarakat yang harmonis. Sinergi antara aparat keamanan, tokoh agama, serta masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, sehingga stabilitas kamtibmas di wilayah yang dikenal sebagai Bumi Sriwijaya tetap terpelihara dengan baik.

Apresiasi atas pengamanan yang dilakukan juga disampaikan oleh Imam Kepala Gereja Paroki Santo Yoseph Palembang, Hyginus Gobo Pratowo.

Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada Kapolda Sumsel beserta jajaran Polri, TNI, serta seluruh unsur pengamanan yang telah memberikan perhatian penuh terhadap keamanan rangkaian ibadah sejak Minggu Palma hingga Hari Paskah.

“Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian, dukungan, dan jaminan keamanan yang diberikan sejak rangkaian ibadah Minggu Palma hingga Hari Raya Paskah. Berkat sinergi yang baik antara aparat keamanan, pengurus gereja, panitia, dan seluruh elemen masyarakat, seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan dengan aman, lancar, dan penuh khidmat,” ujar Hyginus Gobo Pratowo.

Pernyataan tersebut mencerminkan hubungan harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga situasi tetap kondusif selama perayaan keagamaan berlangsung.

Dengan adanya peninjauan langsung ke lokasi ibadah, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Kehadiran aparat tidak hanya bertujuan memberikan rasa aman, tetapi juga untuk merawat nilai toleransi dan memperkuat kerukunan antarumat beragama.

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa keamanan dan keharmonisan sosial merupakan tanggung jawab bersama antara aparat dan masyarakat.

Melalui sinergi yang terjalin dengan baik, diharapkan wilayah Sumatera Selatan tetap menjadi daerah yang aman, tertib, dan harmonis bagi seluruh warga, sekaligus menjadi contoh dalam menjaga toleransi dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat. (dkd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *