Ramadhan Penuh Berkah, Herman Deru dan Askolani Pererat Silaturahmi di Talang Kelapa

ist

Banyuasin, bidiksumsel.com – Suasana religius menyelimuti Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Minggu (1/3/2026), saat Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menghadiri Pengajian Ramadhan 1447 Hijriah bersama Bupati Banyuasin dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Kehadiran orang nomor satu di Sumatera Selatan itu disambut antusias masyarakat yang telah memadati lokasi pengajian sejak sore hari. Momentum Ramadhan menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah provinsi dan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah keberagaman.

Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi di bulan suci. Satu per satu anak yatim maju menerima santunan, disertai doa dan harapan agar kelak tumbuh menjadi generasi yang kuat dan berakhlak mulia.

“Ramadhan adalah bulan penuh rahmat. Momentum ini harus kita manfaatkan untuk memperbanyak amal kebaikan dan mempererat persaudaraan,” ujar Herman Deru di hadapan jamaah.

Ia menegaskan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian penting dari pembangunan. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menyangkut perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Bupati Banyuasin, Askolani, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Banyuasin. Dalam sambutannya, Askolani menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Sumsel yang dinilainya sebagai bentuk perhatian dan kedekatan pemerintah provinsi dengan masyarakat Banyuasin.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Gubernur yang telah menyempatkan diri bersilaturahmi bersama masyarakat Banyuasin,” ujar Askolani.

Ia juga mengungkapkan rasa syukur karena Kabupaten Banyuasin tetap dalam kondisi kondusif meskipun dihuni masyarakat yang majemuk dari berbagai latar belakang suku, agama, dan budaya. Menurutnya, harmoni tersebut merupakan modal sosial yang sangat berharga dalam mendukung pembangunan daerah.

Pengajian Ramadhan ini tidak hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga ruang dialog dan kebersamaan antara pemimpin dan masyarakat. Dalam suasana khidmat, lantunan ayat suci Al-Qur’an dan tausiah yang disampaikan menambah kekhusyukan malam Ramadhan.

Herman Deru pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat nilai toleransi. Ia menilai, stabilitas daerah menjadi kunci utama dalam menciptakan iklim pembangunan yang berkelanjutan.

Di akhir kegiatan, doa bersama dipanjatkan untuk keselamatan dan kemajuan Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten Banyuasin. Semangat berbagi yang tercermin dalam santunan anak yatim menjadi pesan kuat bahwa Ramadhan adalah bulan untuk menumbuhkan empati dan solidaritas sosial.

Melalui momentum ini, diharapkan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten semakin erat, sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal demi kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *