Palembang, bidiksumsel.com – Suasana khidmat menyelimuti kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang digelar di Masjid Raudhatul Ulum, Makodam II Sriwijaya, Palembang, Rabu (25/2/2026). Dalam momentum spiritual tersebut, Gubernur Sumsel Herman Deru bersama jajaran Forkopimda melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah dengan penuh kekhusyukan.
Namun, Safari Ramadan kali ini terasa berbeda. Dalam sambutannya, Herman Deru secara khusus menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Gubernur Sumsel periode 2008–2018, Alex Noerdin. Dengan suara bergetar, ia mengenang almarhum sebagai sosok pemimpin yang telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan di Bumi Sriwijaya.
“Kita semua merasakan duka yang mendalam atas kepulangan beliau. Mari kita kirimkan doa terbaik, Alfatihah,” ujar Herman Deru, mengajak seluruh jamaah menundukkan kepala dan memanjatkan doa.
Momen tersebut menghadirkan suasana haru di tengah lantunan ayat suci Al-Qur’an dan gema takbir. Safari Ramadan yang biasanya identik dengan silaturahmi dan penguatan program keagamaan, malam itu juga menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang kepemimpinan di Sumatera Selatan.
Selain menyampaikan belasungkawa, Herman Deru juga memberikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk aparat keamanan, yang selama ini menjaga kondusivitas wilayah Sumsel. Ia menegaskan bahwa stabilitas keamanan menjadi fondasi utama agar pembangunan dapat berjalan optimal.
“Terima kasih atas kebersamaan kita selama ini. Hubungan harmonis ini harus tetap kita jaga agar terus menghasilkan hal-hal positif bagi kemajuan daerah,” tambahnya.
Kegiatan Safari Ramadan di lingkungan Kodam II/Sriwijaya ini dinilai strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan jajaran TNI dan Polri. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu memastikan seluruh rangkaian ibadah di bulan suci berlangsung aman, tertib, dan penuh kedamaian.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Pangdam II Sriwijaya Ujang Darwis, Walikota Palembang Ratu Dewa, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Kehadiran mereka memperlihatkan soliditas Forkopimda dalam menjaga harmoni pemerintahan.
Safari Ramadan sendiri merupakan agenda rutin tahunan Pemprov Sumsel yang bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus mendekatkan pemimpin dengan masyarakat dan institusi strategis daerah. Tahun ini, rangkaian kegiatan tidak hanya menjadi momentum penguatan spiritual, tetapi juga simbol kebersamaan di tengah suasana duka.
Di bawah cahaya lampu masjid yang temaram dan lantunan doa yang menggema, Safari Ramadan di Makodam II Sriwijaya menjadi penegasan bahwa persatuan dan kebersamaan adalah kekuatan utama Sumatera Selatan. Di tengah duka atas kepergian salah satu tokoh terbaiknya, Sumsel tetap melangkah dengan semangat solidaritas dan doa yang menguatkan. (rd)













