Akses Sulit Tak Halangi Prestasi, Desa Bukit Makmur Wakili Jambi di 15 Desa Terbaik BRILiaN Village 2025!

ist

Muaro Jambi, bidiksumsel.com – Di tengah jalan berlumpur dan akses yang masih sulit, Desa Bukit Makmur di Kecamatan Sungai Bahar Unit 15, Kabupaten Muaro Jambi, justru melangkah lebih jauh dari sekadar bertahan. Desa ini berhasil menorehkan prestasi nasional sebagai salah satu dari 15 Desa Terbaik dalam Program BRILiaN Village 2025 Batch 3, yang digagas oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI). Selasa, 11 November 2025.

Prestasi itu bukan datang tiba-tiba. Ia lahir dari semangat, kolaborasi, dan inovasi warga yang tak kenal lelah membangun desanya di tengah keterbatasan infrastruktur. Di tempat di mana sinyal kadang hilang dan jalan menuju kota memakan waktu berjam-jam, masyarakat Bukit Makmur justru menunjukkan wajah baru desa modern : desa digital berbasis gotong royong dan kearifan lokal.

Bukit Makmur tidak sekadar menjadi nama di peta Jambi. Desa ini kini menjadi ikon kemajuan desa dengan penerapan tata kelola keuangan yang transparan dan digital, pelayanan publik yang makin cepat, serta pengelolaan potensi ekonomi lokal yang inklusif.

Kepala Desa Bukit Makmur, bersama para perangkatnya, berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang mudah diakses warga. Salah satu langkah penting adalah penerapan sistem administrasi dan keuangan desa berbasis digital, sejalan dengan semangat program BRILiaN Village.

“Kami percaya, desa kecil sekalipun bisa maju kalau punya niat dan kerja sama yang kuat,” ujar salah satu perangkat desa dengan bangga.

Yang menarik, kemajuan Desa Bukit Makmur tidak membuat mereka kehilangan identitas lokal. Warga berhasil menyatukan teknologi dengan budaya dan kearifan lokal. Di sisi ekonomi, desa ini memanfaatkan potensi sektor perkebunan sawit, ketahanan pangan, hingga pariwisata berbasis komunitas.

Sementara kelompok ibu rumah tangga mengembangkan berbagai produk olahan pangan bernilai jual tinggi seperti keripik singkong, madu hutan, hingga minuman herbal khas desa. Produk-produk tersebut kini mulai dipasarkan secara digital dengan dukungan program literasi keuangan dari BRI.

“Kami tidak lagi sekadar menjual hasil bumi, tapi sudah tahu bagaimana mengemas, memasarkan, dan mencatat transaksi secara online,” ungkap seorang ibu pelaku UMKM dengan senyum bangga.

Program BRILiaN Village sendiri merupakan inisiatif BRI untuk membangun ekosistem desa tangguh, inovatif, dan berkelanjutan melalui pelatihan, pendampingan, serta akses ke layanan keuangan digital.

BRI menilai bahwa kemajuan desa tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari kemampuan masyarakat mengelola potensi lokal dengan cara-cara baru yang kreatif dan bertanggung jawab.

“Program BRILiaN bukan hanya kompetisi, melainkan wadah bagi desa-desa untuk belajar bersama, berinovasi, dan tumbuh menuju kemandirian ekonomi digital,” ujar perwakilan BRI dalam keterangan resminya.

Kini, Desa Bukit Makmur bukan sekadar titik di peta Jambi, tetapi simbol perubahan dan harapan bagi ribuan desa lain di Indonesia. Masyarakatnya telah membuktikan bahwa kemajuan tidak ditentukan oleh lokasi, melainkan oleh tekad dan semangat untuk berinovasi.

Pencapaian mereka dalam Program BRILiaN Village 2025 menjadi bukti bahwa keterbatasan bisa diubah menjadi kekuatan ketika desa dan masyarakat bergerak bersama.

“Semoga Bukit Makmur bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan,” demikian harapan yang disampaikan dalam penutupan kegiatan tersebut. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *