Palembang, bidiksumsel.com – Malam itu, Ballroom Hotel Novotel Palembang berubah menjadi ruang penuh semangat dan tekad. Ratusan kepala desa se-Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) berkumpul, bukan untuk membicarakan proyek pembangunan atau administrasi desa, tetapi untuk satu misi yang jauh lebih mendesak menyelamatkan generasi muda dari jerat narkoba.
Pemerintah Kabupaten Muba melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), bekerja sama dengan Sumatera Ekspres, menggelar Seminar Desa Bersih Narkoba se-Kabupaten Muba. Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi sebuah gerakan moral dan sosial untuk memastikan desa menjadi benteng pertama dalam perang melawan penyalahgunaan narkoba.
Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang, Bupati Muba H. M. Toha Tohet, SH, Kepala BNN Provinsi Sumsel Brigjen Pol Hisar Siallagan, SIK, serta Ketua Komisi I DPRD Muba Indra Kusuma Jaya, SH, MSi.
Tampak pula jajaran pejabat Pemkab Muba seperti Kadis PMD Ali Badri ST, MT, Kaban Kesbangpol H. M. Thabrani Rizki, Kasat Pol PP Erdian Syahri, SSos, MSi, dan Plt Kadis Kominfo Daud Amri, SH. Mereka hadir bersama seluruh camat dan perwakilan perangkat desa dari 15 kecamatan di Muba menandakan bahwa perang melawan narkoba ini benar-benar dimulai dari akar.
Dalam sambutannya, Bupati Muba H. M. Toha Tohet, SH menegaskan bahwa posisi strategis Muba sebagai kabupaten dengan wilayah luas dan sumber daya alam melimpah menjadikannya rentan terhadap peredaran gelap narkoba. Karena itu, desa harus menjadi garda terdepan.
“Muba adalah kabupaten besar dan kaya potensi. Tapi kita juga harus sadar, ancaman narkoba bisa masuk dari mana saja. Maka pencegahan harus dimulai dari desa. Pemerintah daerah mendukung penuh jika dana desa digunakan untuk program pencegahan dan pemberantasan narkoba,” tegas Toha disambut tepuk tangan hadirin.
Menurutnya, melalui tema “Desa Tangguh Tanpa Narkoba, Muba Maju Lebih Cepat,” seluruh kepala desa diharapkan menanamkan semangat kolektif menjaga generasi muda agar tidak terjerumus dalam lingkaran narkotika.
“Kita ingin desa menjadi kekuatan utama. Jika masyarakat desa tangguh, Muba akan maju dan sejahtera. Ini bukan hanya tugas aparat, tapi gerakan bersama masyarakat,” tambahnya.
Membuka acara secara resmi, Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang memberikan apresiasi tinggi kepada Pemkab Muba dan Sumatera Ekspres atas inisiatif luar biasa ini. Ia menilai, langkah Muba sejalan dengan komitmen pemerintah provinsi dalam menekan penyalahgunaan narkoba yang kini telah menyentuh lapisan pedesaan.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya. Ini langkah strategis, karena narkoba bukan lagi masalah kota besar. Sudah masuk desa. Jadi gerakan seperti ini harus terus berlanjut, jangan berhenti di Muba saja,” kata Cik Ujang.
Ia menegaskan, semangat melawan narkoba harus menjadi gerakan sosial yang menular, bukan hanya kegiatan tahunan.
“Kompak, bersatu, dan bergerak bersama. Kalau Muba bisa, saya yakin kabupaten lain juga bisa mengikuti. Mari kita jadikan Muba contoh daerah tangguh tanpa narkoba di Sumatera Selatan,” ujarnya penuh optimisme.
Sementara itu, General Manager Sumatera Ekspres H. Iwan Irawan, S.Hum, yang juga Ketua Pelaksana kegiatan, menekankan bahwa seminar ini merupakan bentuk nyata dukungan media terhadap program prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam isu penanganan narkoba.
“Sumatera Selatan kini menempati posisi kedua tertinggi pengguna narkoba setelah Sumatera Utara. Ini alarm serius. Karena itu, kami dari media berkomitmen menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar pelapor masalah,” ungkap Iwan.
Ia berharap, Muba dapat menjadi contoh inspiratif bagi kabupaten lain.
“Ini kali kedua kami menggelar kegiatan ini setelah tahun 2024. Harapan kami, semangat perang melawan narkoba bisa meluas ke seluruh penjuru Sumsel,” pungkasnya.
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan komitmen dalam upaya pemberantasan narkoba, Kepala BNN Provinsi Sumsel Brigjen Pol Hisar Siallagan menyerahkan piagam penghargaan kepada Bupati Muba H. M. Toha Tohet, SH.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Toha juga memberikan penghargaan kepada Desa Lais sebagai desa aktif dalam pemberantasan narkoba, serta Desa Tebing Bulang Kecamatan Sungai Keruh yang dinilai berhasil memperkuat ketahanan pangan sebagai bagian dari pembangunan desa berkelanjutan. (ari)













