Sariansyah Ismail Resmi Pimpin Dishub Palembang, Empat Persoalan Ini Jadi Prioritas

Palembang,bidiksumsel.com,—

Sariansyah Ismail, S.STP., M.Si., resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang setelah dilantik bersama 81 pejabat lainnya oleh Pemerintah Kota Palembang, Senin (24/8/2026).

Pelantikan berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Jalan Tasik. Penunjukan Sariansyah sebagai orang nomor satu di lingkungan Dishub Palembang menjadi perhatian karena instansi tersebut memiliki tugas strategis dalam mengelola persoalan transportasi, kelancaran mobilitas masyarakat, serta ketertiban lalu lintas di Kota Palembang.

Usai dilantik, Sariansyah langsung memaparkan sejumlah agenda yang akan menjadi fokus awal kepemimpinannya. Sesuai arahan Wali Kota Palembang Ratu Dewa, terdapat empat persoalan utama yang menjadi prioritas Dishub, yakni lampu jalan, kemacetan, parkir liar, dan zona aman sekolah.

“Memang pekerjaan rumahnya lumayan banyak. Sesuai arahan Bapak Wali Kota Palembang, ada empat yang menjadi fokus kita, yaitu lampu jalan, kemacetan, parkir liar, dan zona aman sekolah,” kata Sariansyah seusai pelantikan.

Keempat persoalan tersebut dinilai bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat sehari-hari. Persoalan lampu jalan, misalnya, berkaitan dengan aspek penerangan dan kenyamanan masyarakat ketika beraktivitas pada malam hari.

Sementara kemacetan menjadi salah satu tantangan yang membutuhkan penanganan dan koordinasi secara berkelanjutan.

Di sisi lain, keberadaan parkir liar juga menjadi persoalan yang dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Sedangkan zona aman sekolah menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan keselamatan pelajar saat berada di sekitar lingkungan sekolah.

Sariansyah menyadari penanganan persoalan tersebut tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah. Dukungan dan partisipasi masyarakat dinilai sangat dibutuhkan untuk memberikan informasi mengenai kondisi aktual di lapangan.

Warga nantinya dapat menyampaikan informasi mengenai titik-titik kemacetan, lokasi lampu jalan yang membutuhkan perbaikan, maupun berbagai persoalan transportasi lainnya kepada jajaran Dishub.

Pemerintah juga akan menyiapkan layanan yang memudahkan masyarakat dalam menyampaikan laporan terkait persoalan transportasi dan ketertiban lalu lintas.

“Kami mohon dukungan. Mari kita sama-sama menjaga Kota Palembang supaya lebih tertib, lebih aman, dan lebih indah,” ujarnya.

Target Penanganan dalam Tiga Bulan
Sariansyah mengakui bahwa pembenahan persoalan transportasi dan lalu lintas tidak dapat dilakukan secara instan. Karena itu, penanganan akan dilakukan secara bertahap dengan menetapkan target yang terukur.

Ia menyebut terdapat target penanganan sejumlah persoalan dalam kurun waktu tiga bulan. Namun, sebelum bergerak lebih jauh ke lapangan, langkah awal yang akan dilakukan adalah melakukan pembenahan internal di tubuh Dishub Palembang.

Pembenahan tersebut terutama menyangkut sumber daya manusia (SDM) serta penguatan koordinasi antarjajaran.

“Kita perlahan-lahan dulu. Ada target mungkin enam per tiga bulan seperti yang disampaikan Bapak Wali Kota,” katanya.

Menurut Sariansyah, pembenahan internal merupakan fondasi penting agar jajaran Dishub dapat menjalankan tugas secara lebih tertib, efektif, dan memiliki koordinasi yang kuat.

“Arahan Bapak Wali Kota, kita tata dulu SDM-nya supaya lebih tertib. Kemudian koordinasi di bawah,” ujarnya.

Tantangan Awal Kepemimpinan Baru
Dengan amanah baru sebagai Kepala Dishub Kota Palembang, Sariansyah kini menghadapi sejumlah pekerjaan rumah yang langsung berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

Kemacetan, parkir liar, lampu jalan, dan zona aman sekolah menjadi empat fokus awal yang harus diterjemahkan ke dalam program dan tindakan nyata.

Target bertahap dalam tiga bulan juga menjadi tantangan tersendiri bagi kepemimpinan Sariansyah. Selain dituntut mampu membangun koordinasi internal, Dishub juga perlu memastikan aspirasi dan laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara efektif.

Keberhasilan menangani empat persoalan tersebut nantinya akan menjadi salah satu indikator awal bagaimana Dishub Palembang bergerak di bawah kepemimpinan baru.

Masyarakat pun kini menanti langkah konkret Sariansyah dan jajarannya dalam menjawab persoalan transportasi yang selama ini menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari warga Kota Palembang. (dkd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *