Tiga DPC PKB di Sumsel Mulai Konsolidasi, Target Tambah Kursi hingga Bidik Pimpinan DPRD

Palembang, bidiksumsel.com, —

Mesin organisasi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Sumatera Selatan mulai digenjot. Konsolidasi dilakukan melalui pengukuhan orientasi politik sekaligus Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) yang melibatkan tiga Dewan Pimpinan Cabang (DPC), yakni DPC PKB Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten Ogan Ilir.

Kegiatan tersebut digelar di Hotel Rids Palembang, Sabtu (3/10/2026), dan dihadiri Wakil Bendahara DPP PKB sekaligus anggota Komisi XI DPR RI, Bertu Merlas, bersama jajaran pengurus serta kader PKB dari tiga daerah.
Pengukuhan dan Muskercab tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur serta konsolidasi internal partai menjelang agenda politik mendatang.

Dalam kesempatan itu, Bertu Merlas mengatakan, pengukuhan kepengurusan diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan soliditas organisasi sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap PKB.

“Yang kita harapkan, pengukuhan hari ini menjadi tonggak baru bagi perjuangan kami di Partai Kebangkitan Bangsa untuk meningkatkan jumlah kursi maupun jumlah masyarakat yang percaya kepada PKB,” ujar Bertu.

Menurut Bertu, perkembangan PKB di Sumatera Selatan menunjukkan tren peningkatan dalam sejumlah pemilu sebelumnya. Kondisi tersebut, kata dia, tidak terlepas dari upaya pembenahan dan penguatan struktur organisasi yang terus dilakukan.

“PKB Sumatera Selatan grafiknya cukup bagus. Setiap Pemilu ada peningkatan. Artinya, struktur PKB di Sumatera Selatan menjadi lebih baik dari hari ke hari,” katanya.

Ia menegaskan, penguatan struktur akan terus dilakukan hingga tingkat paling bawah. Struktur tersebut mencakup RT, kelurahan atau desa, kecamatan hingga kabupaten/kota.

Bertu menilai keberadaan struktur yang lengkap dan bekerja secara terorganisir menjadi penting agar perjuangan politik partai tidak berjalan sendiri-sendiri atau sporadis.

“Semua akan kami lengkapi, mulai dari tingkat RT, kelurahan atau desa, kecamatan sampai kabupaten. Sehingga perjuangan kami tidak dilakukan secara sporadis, tetapi secara struktural,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengukuhan pengurus juga memiliki makna lebih luas daripada sekadar penetapan jabatan di tubuh partai. Menurutnya, pengukuhan merupakan bentuk komitmen kader untuk bersama-sama menjalankan perjuangan dan agenda organisasi PKB.

“Ini bukan sekadar tentang jabatan di partai. Pengukuhan hari ini adalah bentuk mengikatkan diri bagi perjuangan Partai Kebangkitan Bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Palembang, Hermanto Syayuti, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas amanah serta kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin DPC PKB Kota Palembang periode tersebut.

Hermanto mengakui, amanah tersebut tidak mungkin dijalankan seorang diri. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran pengurus yang baru dikukuhkan membangun kerja sama dan soliditas organisasi.

“Saya sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin DPC PKB Kota Palembang periode ini. Saya menyadari sepenuhnya bahwa amanah ini tidak akan bisa saya jalankan sendiri tanpa kerja sama yang solid dari seluruh jajaran pengurus yang hari ini dikukuhkan,” katanya.

Menurut Hermanto, pengukuhan kepengurusan bukan sekadar seremoni pelantikan, melainkan momentum penting untuk memperkuat tata kelola organisasi sekaligus menjadi langkah awal dalam menjalankan kerja-kerja politik dan pelayanan kepada masyarakat.

“Hari ini, pengukuhan yang baru saja dilaksanakan bukanlah sekadar seremoni pelantikan biasa. Ini adalah momentum sakral sekaligus langkah awal yang kokoh bagi kita untuk memperkuat tata kelola organisasi,” ujarnya.

Ia menyadari tantangan politik ke depan tidak semakin ringan. Namun, Hermanto optimistis berbagai tantangan dapat dihadapi apabila seluruh jajaran membangun komunikasi yang harmonis, memperkuat sinergi dan menjaga kekompakan tim.

“Ke depan, tantangan politik kita tidak semakin ringan. Namun, saya percaya, dengan membangun komunikasi yang harmonis, sinergi yang kuat, serta kerja tim yang solid, tidak ada rintangan yang tidak bisa kita taklukkan,” katanya.

Hermanto juga mengajak seluruh kader menjadikan kepengurusan baru sebagai penggerak aspirasi masyarakat di Kota Palembang. Ia meminta kader turun dan membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat serta mendengarkan persoalan yang dihadapi warga.

“Mari kita jadikan kepengurusan baru ini sebagai motor penggerak aspirasi rakyat di Kota Palembang. Rangkul seluruh elemen masyarakat, dengarkan keluh kesah mereka, dan buktikan bahwa PKB selalu hadir sebagai solusi untuk membela kepentingan masyarakat,” tambahnya.

PKB Banyuasin Bidik Kursi Pimpinan DPRD
Dari Kabupaten Banyuasin, Ketua DPC PKB Banyuasin Dedi Marus, SE, menyampaikan target politik partainya untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang.

Dedi mengatakan, target tersebut bukan hanya diarahkan pada penambahan jumlah kursi DPRD, tetapi juga membuka peluang bagi kader PKB untuk menduduki posisi pimpinan DPRD Kabupaten Banyuasin.

“Target kursi jelas kita targetkan. Insya Allah, di atas kertas kita mungkin bisa mendapatkan posisi pimpinan. Tetapi target terbesar kita adalah bisa menjadi ketua DPRD,” kata Dedi.

Selain meningkatkan perolehan kursi legislatif, Dedi menyebut PKB Banyuasin juga memiliki agenda jangka panjang untuk mendorong kader-kader terbaiknya maju dalam kontestasi kepala daerah.

Untuk mencapai target tersebut, konsolidasi organisasi akan terus dilakukan hingga tingkat desa bahkan RT. Ia meminta seluruh kader menjaga soliditas sekaligus nama baik dan marwah partai di tengah masyarakat.

“Pesan untuk kader kita, tetap solid dan terus jaga nama serta marwah PKB di setiap desa, bahkan sampai tingkat RT masing-masing,” ujarnya.

Dedi mengatakan, Kabupaten Banyuasin memiliki enam daerah pemilihan (dapil) yang menjadi fokus konsolidasi PKB. Dari enam dapil tersebut, pihaknya menargetkan adanya penambahan kursi legislatif.

“Dari enam dapil, kita ingin menambah kursi. Untuk suara, saat ini kurang lebih sekitar 60 ribu pemilih PKB di Kabupaten Banyuasin,” ungkapnya.

Kegiatan orientasi politik dan Muskercab tersebut menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi organisasi PKB di Sumatera Selatan, khususnya di tiga daerah, yakni Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten Ogan Ilir.

Sebelumnya, DPW PKB Sumatera Selatan telah menjadwalkan pelaksanaan orientasi politik, Muskercab dan konsolidasi di sejumlah DPC mulai 3 Oktober 2026.
Konsolidasi tersebut menjadi langkah PKB untuk memperkuat struktur organisasi hingga tingkat akar rumput sekaligus mempersiapkan kader menghadapi agenda politik mendatang. (dkd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *