Lahat  

MTQ XXXI Sumsel Resmi Dibuka di Lahat, Diikuti 695 Peserta dari 17 Kabupaten/Kota

ist

MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sumsel Resmi Dibuka di Lahat, Diikuti 695 Peserta dari 17 Kabupaten/Kota

Lahat, bidiksumsel.com – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sumatera Selatan resmi dibuka di Lapangan Seganti Setungguan, Kabupaten Lahat, Selasa malam (23/6/2026). Ajang keagamaan terbesar di tingkat provinsi tersebut diikuti sebanyak 695 peserta yang berasal dari 17 kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan.

Pembukaan MTQ dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Sumatera Selatan Hj. Febby Herman Deru. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Lahat Bursah Zarnubi, Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih, Tenaga Ahli Kementerian Agama Republik Indonesia, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumsel, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumsel, serta para bupati dan wali kota dari seluruh wilayah Sumatera Selatan.

Pelaksanaan MTQ XXXI menjadi momentum penting dalam memperkuat syiar Islam sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an melalui berbagai cabang perlombaan yang diikuti para qari, qariah, hafiz, hafizah, dan peserta terbaik dari masing-masing daerah.

Ketua Pelaksana MTQ XXXI Sumsel, Drs. H. Sunarto, M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan berlangsung mulai 23 hingga 30 Juni 2026 dengan sejumlah lokasi perlombaan yang tersebar di berbagai venue di Kabupaten Lahat.

“Pelaksanaan MTQ berlangsung pada 23 hingga 30 Juni 2026. Venue perlombaan tersebar di sejumlah lokasi di Kabupaten Lahat dengan berbagai cabang yang diperlombakan, seperti tilawah anak, tartil Al-Qur’an, tahfiz, tafsir bahasa Arab, syarhil Quran, dan cabang-cabang lainnya,” ujar Sunarto.

Ia menjelaskan, untuk menjamin kualitas dan objektivitas penilaian, dewan hakim yang bertugas berasal dari unsur dewan hakim nasional, LPTQ Provinsi Sumatera Selatan, LPTQ kabupaten dan kota, Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan, serta kalangan akademisi yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing.

Sebagai tuan rumah penyelenggara, Bupati Lahat Bursah Zarnubi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan serta LPTQ yang telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Lahat untuk menjadi lokasi pelaksanaan MTQ tingkat provinsi tahun ini.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lahat, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Apabila dalam penyambutan maupun pelayanan terdapat kekurangan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” kata Bursah.

Menurutnya, pelaksanaan MTQ tidak boleh dimaknai sekadar sebagai ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi harus menjadi sarana membangun kembali masyarakat yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap MTQ ini menjadi tonggak kebangkitan masyarakat Qurani. Bukan hanya sekadar perlombaan tilawah atau mencari qari dan qariah terbaik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Bursah juga mengingatkan bahwa sejarah peradaban Islam telah melahirkan banyak ilmuwan besar yang memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan dunia. Karena itu, menurutnya, semangat yang terkandung dalam Al-Qur’an harus mampu mendorong kemajuan umat Islam di berbagai bidang kehidupan.

“MTQ bukan sekadar melombakan keindahan suara dalam melantunkan ayat suci Al-Qur’an. Lebih dari itu, MTQ merupakan media dakwah dan syiar Islam agar nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar melekat dalam kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru berharap seluruh rangkaian MTQ XXXI dapat berlangsung dengan lancar serta menghasilkan peserta-peserta terbaik yang nantinya akan mewakili Sumatera Selatan pada ajang MTQ tingkat nasional.

Ia menekankan pentingnya profesionalisme dan independensi dewan hakim dalam menjalankan tugas sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan terbaik para peserta.

“Insya Allah pelaksanaan MTQ ini berjalan dengan baik. Dewan hakim dapat menjalankan tugas secara independen sehingga menghasilkan peserta terbaik yang siap bersaing di tingkat nasional dengan mental yang kuat dan kemampuan yang mumpuni,” ujar Herman Deru.

Gubernur juga menyampaikan optimismenya bahwa Sumatera Selatan mampu mempertahankan prestasi yang telah diraih selama ini dan menembus posisi lima besar nasional pada MTQ mendatang.

“Insya Allah kita akan terus berupaya membawa Sumsel masuk dalam jajaran lima besar nasional,” katanya.

Pembukaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sumatera Selatan berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Berbagai pertunjukan budaya dan hiburan turut memeriahkan acara, mulai dari penampilan marching band, tari tradisional Erai-Erai yang dibawakan para pelajar, hingga penampilan spesial penyanyi religi nasional Opick yang berhasil menghibur ribuan masyarakat yang memadati lokasi acara.

Selain menjadi ajang kompetisi, MTQ XXXI Sumsel juga diharapkan menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat silaturahmi antardaerah, serta meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berharap nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya dipahami dalam bentuk bacaan dan hafalan, tetapi juga mampu diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara guna mewujudkan masyarakat yang religius, berakhlak, dan berdaya saing. (agusman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *